News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tangkal Aksi Sweeping, Pasca Bentrok Sekelompok Mahasiswa Unitri Malang

Aksi bentrok yang dilakukan sekelompok mahasiswa Unitri (Universitas Tri Buana Tungga Dewi) pada Minggu (26/6) dinihari kemarin di tiga wilayah hukum yaitu Polsekta Lowokwaru, Polsek Dau dan Polsek Karangploso, yang menyebabkan satu mahasiswa tewas di lokasi.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 26 Juni 2023 - 12:04 WIB
Polisi Tangkal Aksi Sweeping, Pasca Bentrok Sekelompok Mahasiswa Unitri Malang
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Aksi bentrok yang dilakukan sekelompok mahasiswa Unitri (Universitas Tri Buana Tungga  Dewi) pada Minggu (26/6) dinihari kemarin di tiga wilayah hukum yaitu Polsekta Lowokwaru, Polsek Dau dan Polsek Karangploso, yang menyebabkan satu mahasiswa tewas di lokasi.

Pantauan wartawan tvOnenews.com tadi malam, disekitar Tlogomas tampak sekelompok mahasiswa akan melakukan lakukan aksi sweeping untuk mencari pelaku yang diduga membunuh salah satu rekannya bernama Krisnael Murri asal Wanno Mada, Desa Tema Tana, Kecamatan Wewena Timur, Kabupaten  Sumba Barat Daya, Provinsi NTT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolresta Malang Kota yang akrab disapa Buher membenarkan adanya aksi sweeping yang dilakukan sekelompok orang yang diduga merupakan mahasiswa dari Universitas Tri Buana Tungga Dewi (Unitri). Hal itu imbas dari kasus mahasiswa Unitri yang tewas ditikam pada Minggu (25/6) dini hari.

"Tadi mereka itu coba sweeping mencari pelaku (penikaman), tetapi sudah dibubarkan. Sekarang mereka dilokalisir di (yayasan) Gotong Royong untuk melihat temannya yang meninggal itu di rumah duka,” kata Kombes Pol Budi Hermanto kepada awak media, Minggu (25/6) malam.

Ditegaskan Buher, lokalisir mahasiswa yang terlibat aksi sweeping ke Yayasan Gotong Royong itu untuk meminimalisir aksi bentrokan dengan warga. Mereka dilokalisir agar dapat melihat temannya yang telah tutup usia akibat ditikam.

“Iya benar (mereka dibawa ke Yayasan Gotong Royong). Mereka mau lihat temannya itu. Kita lokalisir di sana semua. Totalnya ada kurang lebih 150 orang,” tegasnya.

Sekedar informasi, Jalan Raya Tlogomas pada Minggu (25/6) sekitar pukul 18.40 WIB mendadak menjadi mencekam. Sekelompok orang yang diduga mahasiswa Unitri melakukan aksi sweeping di sepanjang jalan.

Akibat peristiwa itu, arus lalu lintas Jalan Raya Tlogomas sedikit tersendat. Beruntung, polisi langsung sigap tiba di lokasi untuk membubarkan massa dan kembali melancarkan arus lalu lintas. Namun, polisi masih melakukan penjagaan ketat disekitar lokasi.

Lanjut tambah Buher, pihaknya telah melakukan antisipasi adanya insiden susulan. Salah satunya meningkatkan patroli bersama personel gabungan TNI dan Satpol PP.

“Pertama kami akan tingkatkan patroli, keamanan di beberapa tempat seperi kampus, asrama, kosan, dan objek vital lainnya,” beber Budi Hermanto.

Untuk itu, Buher meminta warga sekitar Tlogomas agar tidak terprovokasi aksi seperti itu. Karena pihaknya tidak ingin Kota Malang tidak kondusif.

“Kami juga minta tolong warga untuk tidak terlalu membesar-besarkan, kemudian kirim berita yang memicu dan membangkitkan emosi orang. Ini bisa diselesaikan,” tuturnya.

Berita sebelumnya, peristiwa bentrokan kelompok mahasiswa Unitri Kota Malang, pada Minggu (25/6) dini hari yang terjadi di Cafe Kedai Kopi Jl. Karya Wiguna Dusun Gondang, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Bentrokan ini berakibat satu orang meninggal dunia juga berapa kendaraan motor alami kerusakan dan satu mobil yang kacanya pecah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini pihak Polres Malang mengamankan lebih dari 5 orang yang terlibat dalam peristiwa bentrokan untuk dilakukan pemeriksaan. (eco/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT