News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buku Agama Mts dan MA di Sampang, Madura, Diduga Menyimpang, Ini Penjelasan Kakanwil Kemenag Jatim

Kemenag Jatim merespon adanya buku pelajaran agama untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di Sampang, Madura, yang diduga menyimpang. 
Selasa, 8 Agustus 2023 - 15:22 WIB
Kasus buku agama Mts dan MA di Sampang, Madura diduga menyimpang
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com – Kantor wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, langsung merespon adanya buku pelajaran agama untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di Sampang, Madura, yang diduga menyimpang

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur memerintahkan kepada Kepala Kanwil Kemenag Sampang segera turun untuk meneliti dan melakukan investigasi. Hasilnya akan dilaporkan ke kemenag pusat untuk memutuskan buku tersebut ditarik atau tidak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditemui di asrama haji Sukolilo Surabaya saat evaluasi pelaksanaan ibadah haji, Kanwil Kemenag Jawa Timur, Husnul Maram menyebukan, saat ini pihaknya masih meneliti temuan adanya 50 materi buku pelajaran Fiqih dan Aqidah Akhlak pada pelajaran Madrasah Tsanawiyah (Mts) dan Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Sampang, Madura, yang diduga menyimpang dari ajaran AhlusunnahWaljamaah tersebut.

“Kami telah memerintahkan Kemenag Kabupaten Sampang  Madura, segera turun untuk meneliti dan menginvestigasi serta melakukan komunikasi dengan pengarang atau penulis buku tersebut. Karena yang disampaikan itu ranah fiqih yang banyak pendapat dari para ahli dan ulama, sehingga tetap menghargai sebuah penelitian,” ujar Husnul Maram.

Hasil dari penelitian dan investigas tim Kanwil Kemenag Jatim ini akan langsung disampaikan ke Kemenag Pusat di Jakarta. Selanjutnya, pihaknya menunggu keputusan dari Kementerian Agama RI apakah buku tersebut tetap digunakan atau ditarik.

“Apakah buku tersebut tetap diperlakukan atau memang buku itu sudah tidak diperlakukan lagi di Sampang kita masih belum tahu saat ini ya. Jadi kita menunggu hasil kerja tim kami, baik tim kami yang dari Kanwil maupun dari Kanwil Sampang,” ujarnya.

“Jadi bukunya masih belum ditarik ya karena ada beberapa informasi yang masuk ke kami, sesungguhnya ada yang tidak diajarkan dia tidak melalui buku tersebut. Maka kita menunggu tim kerjakan ini. Kalau tim kerja kami Insyaallah hari ini selesai. Begitu selesai akan kami kirim ke pusat dan segera untuk menentukan keputusannya. Kalau diperintah untuk dicabut atau diambil (ditarik) ya diambil semua ya. Tinggal kita satu mengikutilah perintah dari Kemenag Pusat,” tandasnya. (msi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT