News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deradikalisasi, 2 Napiter Lapas 1 Madiun Berikrar Setia Kepada NKRI

2 napiter yang kini menjadi warga binaan di Lapas 1 Madiun mengucapkan ikrar dan berjanji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kamis (10/8).
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 11 Agustus 2023 - 20:33 WIB
2 Napiter Lapas 1 Madiun Berikrar Setia Kepada NKRI
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Dua narapidana kasus terorisme (Napiter) yang kini menjadi warga binaan di Lapas Kelas 1 Madiun mengucapkan ikrar dan berjanji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kamis (10/8).

Kedua Napiter tersebut adalah Syahrullah Nur yang sebelumnya divonis karena terafiliasi dengan jaringan teroris Jamaah Ansarut Daulah (JAD), kemudian Fahrurrozi yang terafiliasi dengan jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, kedua Napiter tersebut ditahan di rutan Cikeas dan Rutan Polda Metro Jaya kemudian di pindah ke Lapas Madiun pada bulan Maret 2023 lalu. Pengucapan ikrar dan sumpah setia kepada NKRI ini disaksikan langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Jatim, Teguh Wibowo di aula Sahardjo Lapas I Madiun.

Kadivpas Kanwil Kemenkumham Jatim, Teguh Wibowo mengapresiasi keberhasilan program deradikalisasi warga binaan kasus terorisme di Lapas I Madiun. Teguh berharap dengan pernyataan ikrar setia kepada NKRI ini, warga binaan tersebut terus berbuat baik.

Termasuk mampu menyesuaikan diri, beradaptasi dengan lingkungannya, serta aktif dalam mengikuti semua kegiatan pembinaan. Menurut Teguh, dengan pernyataan ikrar setia kepada NKRI, maka warga binaannya siap untuk mencintai NKRI dan bersama-sama menjaga Pancasila dengan menghargai perbedaan yang ada.

“Mereka itu mau berikrar kembali setia dengan NKRI atas kemauan sendiri dengan tulus dia mengikrarkan diri untuk mencintai NKRI, tanpa ada paksaan. Kita berharap kepada seluruh masyarakat untuk mendukung warga binaan ini setelah dia bebas, tolong dirangkul, dibina, dan dikomunikasikan dengan baik karena pembinaan bukan selesai di lapas, justru di masyarakat ini yang lebih penting,” tuturnya.

Sementara itu, seorang napiter, Fahrurozi mengaku tidak ada paksaan dari pihak mana pun saat dirinya hendak berikrar setia kepada NKRI. Baginya, niat itu muncul murni dari dirinya pribadi, setelah mendapat pembinaan dari petugas Lapas I Madiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini datang dari hati kami, tidak di setting dan kami berterima kasih kepada wali napiter kami yang mendekati kami layaknya keluarga,” katanya.

Dalam sambutannya, Fahrurrozi juga berpesan kepada orang-orang yang masih berideologi keras atau khilafah agar segera mencari literasi dan memperluas wawasan, sehingga bisa lebih terbuka kepada siapa pun dan dalam hal perbedaan apa pun sebelum terjebak dengan ideologi keras tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Lingkungan IV Barung-Barung, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut) digegerkan penemuan seorang ba
Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama lintas lembaga terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Berikut rekapan perjalanan panjang Addie MS, maestro musik Indonesia, mulai dari mengenal musik orkestra hingga membentuk Twilite Orchestra pada 1991 silam.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT