GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selamatkan Daerah Aliran Sungai, PLN Nusantara Power Miliki Program TJSL Berkelanjutan Pedas Besai ​​​​​​​

PLN Nusantara Power melalui UPDK Bandar Lampung menelurkan program TJSL tuk menurunkan laju sedimentasi dan meningkatkan kesadaran dalam menjaga kelestarian DAS
Jumat, 25 Agustus 2023 - 14:36 WIB
PLN Nusantara Power Miliki Program TJSL Berkelanjutan Pedas Besai
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, tvOnenews.com - PLN Nusantara Power melalui UPDK Bandar Lampung menelurkan program TJSL yang bertujuan menurunkan laju sedimentasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Way Besai. Program ini bernama Program Peduli Daerah Aliran Sungai (Pedas) Way Besai yang mampu meningkatkan produktivitas perkebunan kopi dan penurunan sedimentasi sungai. 

Sebagian masyarakat di sekitar aliran Besai bermata pencaharian petani kopi. Pembukaan lahan kopi besar-besaran menyebabkan gundulnya lahan hijau, yang menyebabkan tingkat erosi tanah menjadi tinggi. Konversi tersebut menyebabkan penurunan luasan tutupan hutan dari 58 persen menjadi 15 persen serta menurunnya area tampungan air PLTA Besai. Selain itu tingginya erosi akan menyebabkan tanah menjadi kurang subur karena unsur hara akan ikut terbawa air hujan sehingga produktivitas kopi akan berkurang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peduli Daerah Aliran Sungai (PEDAS) Besai merupakan program PLN Peduli by PLN Nusantara Power dan memiliki rencana jangka panjang dalam upaya menurunkan laju sedimentasi di anak sungai yang pada akhirnya bermuara ke daerah intake PLTA Way Besai. Semakin tinggi tingkat sedimentasi, akan menyebabkan pengaruh terhadap operasi pembangkit.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmanysah menyematkan komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar unit pembangkit. 

"Menjadi perusahaan yang secara kontinyu menghadirkan nyala terang listrik dan manfaat sosial adalah salah satu prinsip kami dalam menjalankan perusahaan. Di seluruh unit pembangkit dan bisnis yang kami kelola, sebisa mungkin kami akan memberikan manfaat kepada lingkungan dan masyarakat sekitar,"  terang Ruly. 

Program Peduli Aliran Sungai (PEDAS) Besai ini sudah berjalan sejak tahun 2009 dan berjalan sampai dengan sekarang. PEDAS Besai I dilaksanakan di Sub DAS Way Ringkih, PEDAS Besai II dilaksanakan di Sub DAS Way Lirikan, PEDAS Besai III dilaksanakan di Sub DAS Way Petai, PEDAS Besai IV dilaksanakan di Sub DAS Way Cengkaan, dan PEDAS Besai V yang dilaksanakan berlokasi di Sub DAS Way Air Hitam dengan melibatkan 100 hektare lahan. Keberlanjutan program ini turut serta menyumbangkan dampak positif pada kualitas, kuantitas dan kontinuitas air yang baik sebagai sumber energi bagi PLTA Way Besai guna memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Lampung.

Hal ini pula yang turut mendorong berbagai instansi untuk melakukan studi banding ke PLTA Way Besai. Seperti pada Senin (21/8) Direktur Utama PT Geo Dipa Energi, Yudistian Yunis; Sosiolog, Dosen FISIP UI sekaligus Staf ahli Menteri Lingkungan Hidup Imam B Prasodjo, serta PLN Indonesia Power UP Mrica melaksanakan studi banding ke PLTA Way Besai. 

Yudistian Yunis menyampaikan bahwa kunjungan ke PLTA ini merupakan salah satu upaya mereplikasi program dari PLTA Way Besai. Menurutnya, PLN Nusantara Power UPDK Bandar Lampung telah sukses dalam menjalankan program TJSL ini sehingga program ini berkelanjutan dalam memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

"PLN Nusantara Power memberikan imbal jasa kepada masyarakat atas jerih payah dalam menurunkan laju erosi. Hasil kebun di tempat Program Pedas Besai menunjukkan produktivitas di atas rata-rata, ini menjadi semacam reward dan ekstra penghasilan bagi masyarakat dan mudah-mudahan program ini menjadi sustainable dan apresiasi tinggi kepada PLN Nusantara Power yang tetap mempertahankan program ini dan mudah-mudahan terus berlanjut dan tetap mempertahankan keandalan dan operasi PLTA Besai ", ujar Yudistian.   

Dalam kesempatan yang sama, Imam B. Prasodjo mengapresiasi Program TJSL Pedas Besai yang dilakukan PLN Nusantara Power UPDK Bandar Lampung selama ini.

”Ada tiga hal yang harus dijaga kesejahteraan manusia diperhatikan, lingkungan diperhatikan dan yang paling penting bahagia, kelompok masyarakat gotong royong terlibat bersama dalam Program TJSL Pedas Besai. PLN Nusantara Power bisa menjadi inspirasi di dalam pembangunan yang berwawasan Human Eco Happiness,” ungkap Imam.

Program ini pun telah bekerja sama dengan instansi pendidikan Politeknik Negeri Lampung, serta kelompok masyarakat Kerja Peduli Das Besai. Manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat pun sangat terasa. Hasil perkebunan kopi meningkat 100 kuintal per tahun dengan nilai ekonomi mencapai 200 juta rupiah per tahun (untuk Pedas 3). Selain itu, masyarakat juga diuntungkan dengan penjualan pasir dari pembendungan sedimen di sekitarnya. 

DAS Besai sendiri terdiri dari 10 sub DAS dengan total luasan tangkapan hujan mencapai 49,75 hektare. Panjang sungai utama mencapai 19,7 kilometer dan melewati lima kecamatan. 

Sekilas tentang PLTA Way Besai

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak berdiri 31 Maret 2001, PLTA Besai merupakan pembangkit dengan tipe run off river yang memiliki daya mampu 2x45 MW berlokasi di Provinsi Lampung memanfaatkan sumber daya alam dari aliran air sungai Way Besai dengan mengubah energi potensial atau energi gravitasi air menjadi energi listrik.

PLTA sebagai pembangkit listrik yang mengandalkan potensi air mempunyai kelebihan-kelebihan dibandingkan pembangkit listrik lainnya.
Kelebihan tersebut salah satunya merupakan energi yang ramah lingkungan, bebas dari karbon emisi dan tidak menyebabkan polusi yang berakibat efek rumah kaca. (far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Betrand Peto Ungkap Kondisi Sang Kekasih Saat Isu Maling Parfum Mencuat

Betrand Peto Ungkap Kondisi Sang Kekasih Saat Isu Maling Parfum Mencuat

​​​​​​​Betrand Peto ungkap kondisi Aqila saat isu maling parfum Sarwendah viral. Aqila tak terima, namun hubungan mereka tetap baik tanpa dampak. Baca beritanya!
Line-up Idaman Timnas Indonesia Terungkap! John Herdman Singgung Bintang Baru Bakal Muncul

Line-up Idaman Timnas Indonesia Terungkap! John Herdman Singgung Bintang Baru Bakal Muncul

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku belum menemukan susunan pemain atau line up ideal sejak menangani skuad Garuda usai kalah lawan Bulgaria.
Bersinar di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia, Dony Tri dan Beckham Putra Bikin John Herdman Terpukau

Bersinar di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia, Dony Tri dan Beckham Putra Bikin John Herdman Terpukau

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyoroti kontribusi positif para pemain muda di balik kekalahan tipis dari Bulgaria 0-1 pada FIFA Series 2026.
'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan alasan di balik kegagalan timnya mencetak gol saat kalah tipis dari Bulgaria 0-1 dalam lanjutan FIFA Series
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.

Trending

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan alasan di balik kegagalan timnya mencetak gol saat kalah tipis dari Bulgaria 0-1 dalam lanjutan FIFA Series
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT