GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bangga Nenek Moyang Pelaut, Nelayan di Gresik Utara Sulap Perahu Jadi Naga hingga Ikan Bandeng

Ratusan nelayan di pesisir Utara Ujung Pangkah, Gresik menyulap perahu yang biasanya digunakan untuk mencari ikan, menjadi sosok ular naga raksasa, ikan mujaer hingga ikan bandeng, Senin (28/8).
Senin, 28 Agustus 2023 - 14:49 WIB
Nelayan di Gresik Utara Sulap Perahu Jadi Naga hingga Ikan Bandeng
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Sebagai wujud bangga lantaran nenek moyang mereka dulunya merupakan seorang pelaut, ratusan nelayan di pesisir Utara Ujung Pangkah, Gresik menyulap perahu yang biasanya digunakan untuk mencari ikan, menjadi sosok ular naga raksasa, ikan mujaer hingga ikan bandeng, Senin (28/8).

Dalam kegiatan adu kreatif menghias perahu nelayan di muara Bengawan Solo Desa Pangkahwetan itu sekaligus untuk memeriahkan perayaan HUT ke-78 Republik Indonesia, yang tahun sengaja dirayakan oleh para nelayan dengan menggelar karnaval bukan didaratan melainkan karnaval keliling laut dengan menumpangi perahu nelayan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biar beda dengan tahun-tahun sebelumnya mas. Makannya diadakan karnaval dari atas perahu nelayan," ujar Syaifullah Mahdi, Kades Pangkah Wetan.

Dikatakan Syaifullah, pada karnaval dan kontes perahu hias yang digelar mulai Minggu (27/8) itu diikuti oleh puluhan perahu nelayan, yang sehari-hari menjadi alat transportasi mereka untuk mencari ikan. Perahu disulap menjadi berbagai ikon. Ada naga raksasa, ikan bandeng, ular, kapal tentara, hingga kuda pangeran Diponegoro.

Unik lagi para peserta karnaval yang ikut di atas perahu juga melengkapi diri dengan memakai atribut sesuai tema perahu hias mereka. Acara karnaval itu pun menjadi hiburan tersendiri bagi para warga yang sejak pagi menonton dari bibir sungai.

Ditambahkan Syaifullah, selain sebagai ajang adu kreatif para nelayan, festival ini digelar juga untuk memeriahkan HUT RI ke-78. Nelayan terbagi di berbagai tim menunjukan kreativitas dalam menghias perahu.

"Sengaja kami lombakan, setelah dua tahun vakum karena Covid, kali ini kami gelar kembali dengan meriah," katanya.

Syaifullah menerangkan, karnaval di atas air ini digelar untuk menumbuhkan semangat nelayan serta mengenalkan potensi sebagai wilayah muara sungai terpanjang di Jawa.

"Dan muaranya Bengawan Solo itu ya disini. Acara ini tentunya menumbuhkan ekonomi sekitar juga, serta agar bersama-sama menjaga kelestarian alam," sambungnya.

Untuk diketahui, selain lomba kreasi perahu hias, menurut Syaifullah para nelayan pesisir Pangkahwetan juga mengikuti lomba perahu dayung. Belasan tim dari berbagai kelompok nelayan ikut ambil bagian.

"Hadiah totalnya perahu hias dan dayung ini Rp17 Juta. Harapannya ini bisa menyatukan nelayan, semoga Pemda bisa fasilitasi kegiatan kali ini, jadi tak hanya nelayan lokal tapi khususnya nelayan Pantura Gresik," ujarnya.

Sementara Camat Ujungpangkah, Shofwan Hadi mengapresiasi kegiatan karnaval di atas muara sungai itu. Menurutnya, event tersebut bisa terus dilaksanakan setiap tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kegiatan ini bagus, pesan dari Pak Bupati agar semua masyarakat nelayan di sini rukun. Tentu kami mengapresiasi serta mendukung," pungkasnya. (mhb/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menyebut kondisi tersebut menjadi alarm serius yang mencerminkan rapuhnya fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengolahan sampah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

Caketum BPP HIPMI, Anthony Leong, menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas berbagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri jadi pevoli terakhir yang diumumkan.
Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Komisaris Besar Polisi Budi Susanto, mengatakan bagian tubuh tersebut ditemukan menempel pada bagian ketiak dan diduga milik seorang anak kecil.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT