GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panen Raya, Harga Bawang Merah di Magetan Petani Pilih Tunda Panen dan Simpan Panenan 

Sejak satu bulan terakhir, harga bawang merah di sejumlah pasar di Magetan terus mengalami penurunan, dari Rp40 ribu anjlok menjadi Rp20 ribu per kilogram. 
Selasa, 29 Agustus 2023 - 14:50 WIB
Petani bawang di Magetan
Sumber :
  • miftakhul erfan

Magetan, tvOnenews.com - Sejak satu bulan terakhir, harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Magetan terus mengalami penurunan, dari harga Rp40 ribu anjlok hingga harga Rp20 ribu per kilogram. 

Budiono (43) pedagang sembako di Pasar Sayur Magetan mengaku harga bawang merah saat ini, Selasa (29/8) hanya berkisar Rp20 ribu. Turunnya harga bumbu dapur ini lantaran adanya panen raya di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat ini harganya terus turun hingga Rp20 ribu dari biasanya Rp35 hingga Rp40 ribu per kilo. Saat ini kan bawang merah sedang panen raya,” ujarnya. 

Terpisah, Jumirin (45) salah satu petani bawang merah di Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, mengaku, harga jual bawang di lahan (sawah) anjlok hanya Rp8 ribu saja per kilonya. 

“Laku dijual ya memang laku, tapi harga jualnya itu lo sekarang sangat parah mas, hanya 8 ribu saja jual di lahan,” ungkap Jumirin sambil tunjukkan hasil panenan bawang di sawahnya. 

Jumirin mengaku, harga jual idealnya bagi petani itu minimal Rp15 ribu per kilogram. Harga tersebut sudah bisa menutup biaya produksi termasuk pupuk, biaya angkut, dan juga pekerja di samping sedikit mendapat untung. 

“Seharusnya itu ya Rp15 ribu di lahan mas, segitu baru kita dapat untung,” imbuhnya. 

Dengan harga jual Rp8 ribu per kilogram, Jumirin mengaku sudah merugi. Karena masih harus menanggung biaya pekerja mulai tenaga memanen, angkut panenan ke rumah, serta tenaga penyortir bawang merah dengan daunnya. 

Belum lagi biaya produksi, obat hama, serta pupuk yang harganya semakin mahal. Kondisi ini memaksa para petani untuk menunda panen hingga beberapa minggu ke depan meski saat ini sudah waktunya dipanen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, untuk menghindari kerugian yang lebih banyak lagi, mereka terpaksa menimbun hasil panenan bawang merah di rumah hingga menunggu harga jual bawang merah kembali stabil. 

Anjloknya harga bawang merah ini diprediksi akibat panen raya bawang merah yang saat ini terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Nganjuk, Ponorogo, Madiun dan Ngawi, sehingga pasokan melimpah sedangkan permintaan stabil. (men/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Tabir gelap di balik kasus narkoba yang menjerat Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro, semakin terkuak. 
Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Polres Metro Tangerang Kota memilih mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith yang telah berstatus sebagai tersangka dugaan penganiayaan.
Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Bojan Hodak akui mental Persib terdampak usai kalah telak dari Ratchaburi di ACL 2. Namun ia optimistis Maung Bandung bangkit dan membalas di leg kedua demi tiket lolos.
Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya kecelakaan di jalan membuat Prof. Martha Leni Siregar memaparkan konsep Visi Nol Fatalitas sebagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan.
Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik penonaktifan peserta BPJS Kesehatan pada sektor Penerima Bantuan Iuran masih bergulir.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT