GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap... Kronologis Kapal Ikan Karam di Banyuwangi yang Menewaskan 4 Orang

Kronologis karamnya kapal ikan di perairan Grajagan, Purwoharjo, Banyuwangi, mulai terungkap. Kapal dengan 27 Anak Buah Kapal (ABK) ini diduga kelebihan muatan
Jumat, 8 September 2023 - 15:45 WIB
Kronologis Kapal Ikan Karam di Banyuwangi yang Menewaskan 4 Orang
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Kronologis karamnya kapal ikan di perairan Grajagan, Purwoharjo, Banyuwangi, mulai terungkap. Kapal dengan 27 Anak Buah Kapal (ABK) ini diduga kelebihan muatan. Lalu, sejumlah krunya tertidur ketika melintasi perairan Plawangan. Begitu dihantam ombak, sejumlah ABK tak sempat menyelamatkan diri, dan ditemukan tewas.

Terungkapnya kronologis ini setelah polisi melakukan pemeriksaan sejumlah ABK yang selamat. Mereka mengaku kapal nahas itu sedianya sudah mendekati pesisir. Namun, begitu merapat ke perairan Plawangan, ombak besar menerjang. Kapal tak mampu bertahan, lalu terbalik dan karam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hasil pemeriksaan sejumlah ABK yang selamat, kapal ini membawa cukup banyak tangkapan. Lalu, ABK yang meninggal dunia diketahui ada yang tertidur karena kelelahan,” kata Kapolsek Purwoharjo AKP Budi Hermawan, Jumat (8/9).

Ukuran kapal yang karam ini juga tak terlalu besar. Bahkan, jauh di bawah kapal slerek yang umum digunakan.
 
“Jumlah ABK nya memang banyak. Padahal, kapal ini masih di bawah slerek,” tegas Kapolsek.

Pihaknya bersama tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian tiga nelayan yang masih hilang. Pencarian dilakukan dengan menyisir sekitar lokasi kejadian, termasuk di beberapa bibir pantai. Pihaknya juga melibatkan nelayan setempat dalam proses pencarian. Sementara, seluruh ABK yang selamat sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. 

“Setelah diberikan perawatan petugas medis, seluruh kru yang selamat langsung diperbolehkan pulang,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah kapal ikan karam setelah diterjang ombak di perairan Plawangan, Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Rabu (6/9) dini hari. Empat kru kapal tewas, 3 lainnya dinyatakan hilang. Kapal nahas itu bernama lambung Mekar Jaya. Kapal ini membawa sekitar 27 Anak Buah Kapal (ABK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat kejadian, sekitar pukul 00.00 WIB, kapal hendak merapat ke dermaga Grajagan usai berburu ikan. Nahas, ketika melaju di perairan Plawangan, ombak besar menerjang. Akibatnya, kapal tak terkendali, lalu tenggelam. Seluruh ABK ikut hanyut. Empat kru kapal yang meninggal dunia, masing-masing Sukar (60) asal Purwoharjo, Sumarno (60) asal Muncar, Toso (55) asal Srono dan Wakik (35) asal Jember. 

Keempatnya ditemukan tenggelam di sekitar lokasi kejadian. Dari keempat kru yang ditemukan meninggal dunia, satu diantaranya adalah nahkoda kapal bernama Sukar. Pria ini ikut tergulung ombak ketika kapal yang dinahkodainya terbalik. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menginjak Usia 64 Tahun, Menwa Jayakarta Tegaskan Peran Nyata sebagai Wadah Strategis Penghimpun Kekuatan Bela Negara di Perguruan Tinggi

Menginjak Usia 64 Tahun, Menwa Jayakarta Tegaskan Peran Nyata sebagai Wadah Strategis Penghimpun Kekuatan Bela Negara di Perguruan Tinggi

Komando Resimen Mahasiswa Jayakarta menggelar acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 di Aula Lantai 5 Skomen Jayakarta, Pulomas Barat Jumat (15/5/2026).
Haji Tanpa Izin Didenda 20.000 Riyal atau Sekitar Rp93 Juta

Haji Tanpa Izin Didenda 20.000 Riyal atau Sekitar Rp93 Juta

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyatakan bahwa denda hingga 20.000 riyal atau sekitar Rp93 juta akan dikenakan kepada siapa pun yang kedapatan melaksanakan atau mencoba melaksanakan ibadah haji tanpa izin.
Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Cabuli Santriwati, Polres Garut Turun Tangan

Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Cabuli Santriwati, Polres Garut Turun Tangan

Polres Garut melakukan penyelidikan terkait dugaan pencabulan seorang satriwati oleh oknum pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Samarang, Garut, Jawa Barat.
Dedi Mulyadi sampai Terkejut, Ternyata Ada Kesamaan Bahasa Papua dan Sunda, Gubernur Jabar: Oh Sama

Dedi Mulyadi sampai Terkejut, Ternyata Ada Kesamaan Bahasa Papua dan Sunda, Gubernur Jabar: Oh Sama

Dedi Mulyadi sampai terkejut ketika mengetahui ada kesamaan antara bahasa Papua dan Sunda. Momen unik ini terjadi ketika Dedi Mulyadi didatangi wakil dari Papua
Respons Dedi Mulyadi soal Sebutan SMA Maung Dinilai "Aneh" oleh Siswa: Itu Istilah, Bukan Penamaan, Maung Itu Manusia Unggul

Respons Dedi Mulyadi soal Sebutan SMA Maung Dinilai "Aneh" oleh Siswa: Itu Istilah, Bukan Penamaan, Maung Itu Manusia Unggul

Begini respons Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal sebutan SMA Maung yang dinilai “aneh” saat diucapkan oleh siswa. 
Waduh 82 Ribu Warga Jabar Belum Punya Listrik, Dedi Mulyadi Targetkan Secepat-cepatnya..

Waduh 82 Ribu Warga Jabar Belum Punya Listrik, Dedi Mulyadi Targetkan Secepat-cepatnya..

KDM mengatakan sebelum menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, terdapat sekitar 198 ribu lebih warga yang belum memiliki listrik, dan kini tersisa 82 ribu...

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT