News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Direkom untuk Kapal Ikan, Pengelola Pelabuhan Perikanan di Banyuwangi Mengadu ke KKP

Tidak bersandarnya kapal ikan di Pelabuhan Perikanan Masami terus berbuntut. Pengelola pelabuhan kemudian mengadu ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kamis, 21 September 2023 - 15:40 WIB
Pengelola Pelabuhan Perikanan Masami bertemu Dirjen Perikanan Tangkap KKP
Sumber :
  • happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Tidak bersandarnya kapal ikan di Pelabuhan Perikanan Masami, Banyuwangi terus berbuntut. Terbaru, pengelola pelabuhan swasta ini mengadu ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Isinya, mengeluhkan kapal ikan yang izin berlabuhnya justru ke Pelabuhan Tanjungwangi yang berstatus pelabuhan umum.

“Jadi, kami sudah mengadukan persoalan bongkar kapal ikan ini ke KKP. Kebetulan ditemui langsung Dirjen Perikanan Tangkap, Agus Suherman. Kami sampaikan semua kronologis di lapangan dan data-data yang ada,” kata Pengelola Pelabuhan Perikanan Masami, Rudi Steven, Kamis (21/9) siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada Dirjen, pihaknya membuka data terkait cuaca yang diklaim kurang bersahabat. Sehingga, kapal ikan yang sebelumnya bongkar di Pelabuhan Perikanan Masami dialihkan ke Pelabuhan Tanjungwangi. 

“Kami sampaikan juga site plan dan jarak Pelabuhan Masami dengan Tanjungwangi. Termasuk, tarif bongkar yang menyumbang cukup besar Pendapatan Nasional Bukan Pajak (PNBP),” jelasnya.

Selain persoalan bongkar muat kapal, pihaknya mengeluhkan hadirnya Kepmen KKP terkait penetapan pelabuhan perikanan yang baru di Banyuwangi. Diantaranya, Pelabuhan Tanjungwangi dan Pelabuhan Perikanan Muncar. Terkait pengaduan ini, Dirjen Perikanan Tangkap berjanji akan segera turun ke Banyuwangi. 

“Beliau (Dirjen) berjanji akan segera ke Banyuwangi untuk melihat langsung kondisi lapangan,” tutupnya.

Polemik kapal ikan yang berlabuh di Banyuwangi mulai muncul empat bulan terakhir. Kapal ikan yang semestinya sandar di pelabuhan perikanan justru memilih antre di Pelabuhan Tanjungwangi yang statusnya untuk kapal barang. Padahal, pelabuhan perikanan tersedia tak jauh dari kawasan ini. Justru, dibiarkan kosong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dipilihnya Pelabuhan Tanjungwangi untuk bersandar kapal ikan ternyata bukan alasan. Muncul rekomendasi dari Syahbandar Pelabuhan Perikanan untuk bongkar di Tanjungwangi. Alasannya, faktor cuaca. Pelabuhan Tanjungwangi dianggap lebih aman untuk bersandar. Kondisi ini membuat Pelabuhan Perikanan Masami berubah sepi. Padahal, pelabuhan ini dibangun dengan modal hingga Rp400 miliar. 

Pelabuhan yang beroperasi mulai awal Januari 2023 ini juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. (hoa/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT