News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kades Sewakan Tanah Kas Sepihak, Puluhan Warga Desa Ketajen, Sidoarjo Gelar Unjuk Rasa

Puluhan warga Desa Ketajen, Gedangan, Sidoarjo unjuk rasa menolak tanah kas desa diperuntukkan sebagai tempat penimbunan untuk jual beli tanah uruk perumahan.
Minggu, 24 September 2023 - 12:30 WIB
Puluhan Warga Desa Ketajen, Sidoarjo Gelar Unjuk Rasa
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Puluhan warga Desa Ketajen, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo unjuk rasa menolak tanah kas desa diperuntukkan sebagai tempat penimbunan untuk jual beli tanah uruk perumahan.

Warga mendatangi lokasi tanah kas desa, menuntut aktivitas penimbunan tanah uruk untuk sementara dihentikan. Karena aktivitas itu sangat mengganggu warga sekitar. Mereka datang ke lokasi dengan membawa pamphlet yang intinya menolak kegiatan di tanah kas desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faisol Ketua RW 6 Desa Ketajen mengatakan bahwa, warga desa tidak mengetahui bahwa tanah kas Desa Ketajen itu akan diperuntukkan apa. Namun sudah tiga hari ini ada aktivitas bongkar buat tanah uruk untuk perumahan.

"Aktivitasnya sangat mengganggu warga, terutama debunya. Warga sempat berusaha mencari informasi ke balai desa. Namun semua perangkat menjawab tidak mengetahui, disarankan menemui Kades. Tapi Kadesnya susah dihubungi," ucapnya.

"Karena warga susah mengetahui keberadaan Pak Kades, ahkirnya warga sepakat menolak aktivitas bongkar muat tanah uruk perumahan tersebut," imbuh Faisol.

Sementara itu Edi Rahmadi warga RT 2, RW 6, Desa Ketajen mengaku bahwa Kades Desa Ketajen Gedangan tidak ada etika baik terhadap warga. Karena sejak setahun yang lalulalu, tanah kas desa diperuntukkan TPST. Padahal warga tidak setuju keberadaan TPST tersebut.

"Kades itu tidak ada etika baik ke warga Desa Ketajen. Terbukti warga pada saat itu tidak setuju dengan keberadaan TPST, namun tetap berdiri. Sementara itu sekarang tanah kas desa disewakan ke orang lain tanpa seizin warga," kata Edi.

Edi menambahkan, dengan adanya kegiatan bongkar muat tanah uruk untuk perumahan ini sangat mengganggu warga sekitar. Sementara itu warga sekitar juga tidak diajak musyawarah apapun tentang aktivitas bongkar muat ini.

"Karena warga tidak dilibatkan bermusyawarah keberadaan bongkar muat, jual beli tanah uruk untuk perumahan ini warga tidak setuju. Aktivitas ini harus dihentikan, karena sangat mengganggu warga sekitar," tandas Edi.

Sementara pihak pengelolaan bongkar muat tanah uruk untuk perumahan, Sam mengaku bahwa pihaknya telah menyewa tanah kas desa ini untuk sementara selama empat bulan. Dan pihaknya juga sudah membayar uang sewa secara lunas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menyewa tanah kas desa ini melalui prosedur yang benar. Untuk sementara sudah membayar selama empat bulan sebesar Rp22 juta," pungkas. (khu/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.
Herri Pras Ungkap Satu Syarat Jika Tantangan Ingin Diterima: Buktikan Kalau Saya Salah!

Herri Pras Ungkap Satu Syarat Jika Tantangan Ingin Diterima: Buktikan Kalau Saya Salah!

YouTuber Herri Pras mengungkap satu syarat yang harus dipenuhi jika tantangan orang-orang yang menantangnya ingin diterima.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT