News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fenomena Kemunculan Kerang Simping di Pesisir Pantai Selatan Lumajang saat Kemarau Panjang, Jadi Buruan Warga

Selain memiliki potensi hasil laut yang melimpah berupa ikan dan udang, perairan laut selatan Kabupaten Lumajang, juga memiliki potensi hasil laut lainnya, yakni kerang simping atau penduduk setempat menyebutnya karangan.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 17 Oktober 2023 - 06:47 WIB
Fenomena Kemunculan Kerang Simping di Pesisir Pantai Selatan Lumajang
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Selain memiliki potensi hasil laut yang melimpah berupa ikan dan udang, perairan laut selatan Kabupaten Lumajang, juga memiliki potensi hasil laut lainnya, yakni kerang simping atau penduduk setempat menyebutnya karangan.

Uniknya, kerang berwarna coklat kemerahan ini hanya bisa dijumpai saat memasuki penghujung musim kemarau panjang. Disamping itu, jenis kerang ini juga hanya bisa di jumpai di pesisir pantai Bambang Desa Bagu dan pesisir pantai Watu Pecak di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut warga, fenomena kemunculan kerang simping ini memang sangat ditunggu-tunggu, karena bisa memberikan pendapatan tambahan dan tidak diperlukan keahlian khusus untuk memperolehnya.

“Ini sudah seminggu muncul kerangnya, tapi masih kecil-kecil. Kita nyarinya saat ombak laut mulai surut, biasanya mulai jam 3 sampai jam 5 sore,” kata Husen kepada tvOnenews.com, Senin (16/10).

“Untuk nyarinya tidak perlu keahlian khusus, meskipun gampang-gampang susah. Kita cuma berbekal kantong, sabit atau pisau pipih untuk mengambil kerang-kerang yang menempel pada rumput laut dan bebatuan. Bahkan, bila ingin memperoleh kerang yang besar, kita juga harus agak ke tengah ngambilnya,” imbuhnya.

Husen menyatakan, bahwa selain untuk dikonsumsi sendiri, hasil tangkapan kerang simping ini juga laku dijual. Pembelinya rata-rata para pengunjung pantai.

“Selain kita konsumsi sendiri, selebihnya ya kita jual kepada pengunjung pantai,” jelasnya.

Tidak hanya kaum laki-laki, sejumlah ibu rumah tangga dan remaja juga nampak terlihat antusias mencari kerang simping di antara bebatuan dan karang di sepanjang pesisir pantai Watu Pecak saat ombak semakin surut. Salah satunya Nanis, warga Sumbersuko yang rela datang bersama tetangganya untuk berburu kerang simping.

“Datang bareng-bareng sama tetangga hanya untuk nyari karangan (kerang simping). Hasilnya untuk dimasak sendiri di rumah. Hari ini lumayan, sudah terkumpul hampir satu sak. Nanti dimasak sayur bening,”ujar Nanis.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pengawasan Budidaya Perikanan, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lumajang, Putri Dinayu, menyatakan bahwa kemunculan kerang simping ini membuktikan jika terumbu karang di lokasi berkembangbiaknya kerang simping ini cukup bagus.

“Jadi, jenis kerang ini fenomena munculnya hanya pada saat musim kemarau agak panjang. Kondisi ekosistem di perairan yang menunjukan terumbu karang itu tumbuh sehat dan pada saat gelombang laut ini membawa ekosistem jenis kerang ini menuju pantai, sehingga kerang-kerang ini menempel pada karang-karang. Nah, pada saat kondisi pantai ini surut saat kemarau panjang, nelayan jadi lebih gampang untuk mendapatkanya,” jelas Putri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disamping itu, kandungan protein yang sangat tinggi pada jenis kerang ini, juga menjadi alasan warga dan nelayan untuk menangkapnya, karena juga memiliki nilai jual.

“Kerang ini memiliki kandungan protein yang sangat tinggi, disamping itu juga memiliki nilai jual. Jadi ini juga sebagai sumber pendapatan lain para nelayan selain mencari ikan dan udang. Namun, tidak di semua pesisir pantai selatan lumajang dapat dijumpai kerang ini. Saat ini hanya wilayah Pantai Watu Pecak, sementara Pantai Bambang belum muncul,” pungkasnya. (wso/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT