GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tingginya Angka Kasus Perceraian di Banyuwangi, Ini Penyebabnya…

Tim riset asal UNAIR baru saja menggelar penelitian di Kabupaten Banyuwangi, untuk menggali penyebab tingginya perceraian di wilayah Sunrise of Java itu.
Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:24 WIB
Riset mahasiswa Unair bersama dengan dosen pembimbing
Sumber :
  • sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com – Tim riset asal Universitas Airlangga (UNAIR) baru saja menggelar penelitian di Kabupaten Banyuwangi. Kelompok yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tersebut, berusaha menggali penyebab tingginya perceraian di wilayah Sunrise of Java itu.

Ketua tim sekaligus Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Firrial Eksa Maulidania Putri telah membenarkan hal itu. Ia mengatakan jika tingginya angka perceraian yang merata di wilayah perdesaan dan perkotaan Banyuwangi, melatarbelakanginya untuk melaksanakan riset tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami ingin melihat apakah terdapat konstruksi sosial masyarakat yang berbeda antara kedua wilayah tersebut karena memiliki angka perceraian yang tinggi,” terang Firrial.

Dalam riset itu, Firrial menerangkan jika timnya mengambil dua wilayah yang menjadi sampel penelitian. Wilayah pertama ialah Kecamatan Genteng sebagai representasi perkotaan dan yang kedua adalah Kecamatan Muncar sebagai representasi perdesaan.

Hasil Riset

Menurut Firrial, riset tentang konstruksi sosial masyarakat perdesaan dengan perkotaan terkait perceraian masih belum ada. Akhirnya, di bawah bimbingan Syifa’ul Lailiyah M.Kes, tim tersebut melakukan penelitian dasar itu dengan mengkhususkannya pada Kabupaten Banyuwangi.

Firrial bersama anggota timnya, yakni Ghani Armando, Dimas Ahmad Nurullah Subekti, dan Mohamad Devan Tri Oktavadhan selanjutnya melakukan riset lapangan. Hasilnya, tim tersebut menemukan perbedaan konstruksi sosial masyarakat perdesaan dan perkotaan Banyuwangi mengenai keluarga berencana terhadap perceraian.

“Di mana stigma masyarakat perdesaan mengenai perceraian cenderung karena adanya praktik patriarki dan pernikahan sebagai fungsi reproduksi. Pada wilayah perkotaan stigma perceraian erat kaitannya dengan masalah finansial,” ungkap Firrial.

Rencana Lanjutan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari risetnya, satu luaran yang mereka bangun dan dapat berdampak positif bagi masyarakat adalah policy brief atau ringkasan kebijakan. Meskipun masyarakat tidak langsung merasakannya, ringkasan tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi pemangku kebijakan dalam mengambil tindakan penyelesaian permasalahan.

“Secara tidak langsung, luaran tambahan berupa policy brief akan memberikan pandangan baru mengenai perceraian. Menerapkan policy brief berpotensi menekan angka kasus perceraian serta dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan keluarga,” lanjut Firrial.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Perbedaan Tipe EV Charger, Sesuaikan Setiap Kapasitas Baterai Kendaraan saat Pengisian

4 Perbedaan Tipe EV Charger, Sesuaikan Setiap Kapasitas Baterai Kendaraan saat Pengisian

Pemilik kendaraan listrik wajib tahu bahwa secara umum, ada empat jenis charging station yang dapat digunakan oleh kendaraan listrik sesuai dengan kapasitas daya dan kebutuhan pengisian baterai.
Respons Berkelas Michael Carrick Usai Kena Kritik Pedas dari Legenda MU Paul Scholes

Respons Berkelas Michael Carrick Usai Kena Kritik Pedas dari Legenda MU Paul Scholes

Michael Carrick menanggapi santai sindiran Paul Scholes usai MU kalah dari Newcastle. Ia menegaskan tak tersinggung dan menyebut kritik adalah hal biasa.
Kompolnas Setuju Bongkar Dalang Dibalik Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras: Ini Bukan Kejahatan Biasa

Kompolnas Setuju Bongkar Dalang Dibalik Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras: Ini Bukan Kejahatan Biasa

Kompolnas setuju dengan desakan dari masyarakat terkait pembongkaran dalang intelektual dari insiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Blak-blakan Eks Orang Dalam Timnas Indonesia soal 41 Nama Garuda Calling John Herdman: Timnas Gak Pernah Kayak Gini

Blak-blakan Eks Orang Dalam Timnas Indonesia soal 41 Nama Garuda Calling John Herdman: Timnas Gak Pernah Kayak Gini

Keputusan pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, yang merilis daftar panjang berisi 41 pemain dalam program Garuda Calling memicu beragam komentar publik.
Persib Jangan Senang Dulu, Bhayangkara FC Berpotensi Gagalkan Mimpi Maung Bandung Hattrick Juara Super League Musim Ini

Persib Jangan Senang Dulu, Bhayangkara FC Berpotensi Gagalkan Mimpi Maung Bandung Hattrick Juara Super League Musim Ini

Bhayangkara FC berpotensi memainkan peran penting dalam perebutan gelar Super League 2025/2026 yang bakal diperebutkan Persib hingga Persija pada musim ini.
Pemudik Mobil Listrik Tak Perlu Khawatir, PLN Siapkan SPKLU dan Posko 24 Jam

Pemudik Mobil Listrik Tak Perlu Khawatir, PLN Siapkan SPKLU dan Posko 24 Jam

PT PLN (Persero) memastikan kesiapan Posko Siaga PLN dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur strategis mudik Jawa menuju Bali.

Trending

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menjelaskan alasan pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil hingga 41 pemain untuk persiapan meng...
Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

3 berita Timnas Indonesia populer: PSSI siapkan pemain naturalisasi baru, John Herdman bakal coret 18 pemain, hingga Ole Romeny klarifikasi rumor patah kaki.
Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Pemain muda Rafa Raditya Abdurahman tengah menikmati momen penting dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia U-20. Bek berusia 18 tahun itu bersyukur.
Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Tim kuasa hukum para korban ungkap siasat licik Ustaz SAM, pendakwah ternama di stasiun televisi saat melakukan pelecehan seksual kepada santri sesama jenis.
PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

Sejumlah kabar menarik mewarnai perkembangan terbaru Timnas Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ini rangkuman 3 berita terpopuler yang paling banyak dibaca.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Marselino Ferdinan Tetap Dicoret, dan Arsenal Siap Tumbalkan Pemain

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Marselino Ferdinan Tetap Dicoret, dan Arsenal Siap Tumbalkan Pemain

Top 3 bola terpopuler: Emil Audero tembus 200 laga Serie A, Marselino Ferdinan belum dipanggil John Herdman, hingga Arsenal disebut memburu bek Rp1,3 triliun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT