GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sentra Terpadu Kartini Kembangkan Terapi Khusus Anak Disabilitas di Magetan

Sentra Terpadu Kartini Kementerian Sosial di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mulai mengembangkan layanan terapi khusus bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Magetan.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 1 November 2023 - 10:14 WIB
Sentra Terpadu Kartini Kembangkan Terapi Khusus Anak Disabilitas di Magetan
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Magetan, tvOnenews.com - Sentra Terpadu Kartini Kementerian Sosial di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mulai mengembangkan layanan terapi khusus bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Magetan.

Bahkan, layanan ini gratis bagi warga masyarakat Penerima Manfaat (kurang mampu) yang sudah diseleksi dan mendapat member dari pengelola Sentra Terpadu Kartini di Magetan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rumah singgah untuk terapi ini pun baru saja dilaunching oleh Kepala Sentra Terpadu Kartini di Temanggung, Iyan Kusmadiana bersama Dinas Sosial Kabupaten Magetan di Jalan Timor, Kelurahan Tawang Anom Kecamatan-Kabupaten Magetan, Selasa (31/10).

Dikesempatan yang sama, Iyan Kusmadiana turut meluncurkan petunjuk teknis (Juknis) Pengelolaan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), berupa Sistem Informasi Pengelolaan Asistensi Rehabilitasi Sosial (SIP Atensi).

“Jadi yang kita launching disini selain juknis juga layanan terapi khusus, seperti fisioterapi, okupasi terapi konsentrasi motorik dan terapi wicara,” terang Iyan.

Juknis tersebut, menurut Iyan berfungsi sebagai upaya optimalisasi pelaksanaan layanan ATENSI yang lebih adaptif untuk mencapai nol kerentanan bagi Penerima Manfaat (PM).

Yang dimaksud nol kerentanan adalah upaya menghilangkan stigma kepada PM sebagai pihak menjadi beban karena tergantung orang lain dan selalu perlu bantuan, menuju kondisi lebih mandiri dan produktif melalui kewirausahaan, layanan terapi, dan bantuan sosial lainnya.

“Untuk juknis berupa layanan residensial, layanan berbasis komunitas, berbasis keluarga, dan layanan terapi khusus," jelas Iyan.

Tidak dipungkiri, memang layanan terapi khusus bagi penyandang disabilitas ini sangat dibutuhkan, bahkan mereka rela melakukan terapi baik di rumah sakit, maupun tempat terapi milik swasta yang perlu biaya banyak, dan tak sedikit mereka akhirnya lari ke dukun dan layanan lainnya.

“Harapan kami tentunya layanan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat yang membutuhkan. Tentu kita juga berkoordinasi dengan dinas sosial setempat agar pengembangannya bisa terus dilakukan,” tandasnya.

Dalam kegiatan launching juknis tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan kewirausahaan untuk para Penerima Manfaat (PM) disabilitas dan kelompok rentan. Bantuan modal usaha tersebut berupa warung sembako, service elektronik, salon, menjahit, dan jualan es dawet.

Selain bantuan kewirausahaan, kepala Sentra Terpadu Kartini Iyan Kusmadiana juga menyerahkan bantuan aksesibilitas berupa  alat ganti tubuh, kursi roda, alat bantu dengar (ABD) dan pemenuhan kebutuhan hidup layak dan tambahan nutrisi, serta sejumlah peralatan terapi untuk unit layanan terapi khusus rumah terapi.

Sementara itu, dikesempatan yang sama, PJ Bupati Magetan Hergunadi yang turun hadir dalam launching rumah singgah terpadu Kartini mengaku sangat senang dengan adanya bantuan tersebut. Pastinya Pemerintah Daerah sangat mendukung dan siap berkolaborasi untuk meningkatkan layanan yang berkesinambungan.

“Layanan ini merupakan yang pertama di Magetan, semoga bisa berkembang, mereka yang disabilitas bisa beraktivitas normal dalam kehidupan sehari-hari seperti masyarakat normal lainnya,” ucap Hergunadi.

Menurut Hergunadi total penyandang disabilitas ada 3000 lebih, sementara di rumah singgah ini hanya bisa menampung kurang lebih 200 orang. Harapannya bisa menampung semua, namun pemerintah daerah akan berusaha mengembangkan lagi.

Terpisah, Siti Nur Khasanah (38) yang membawa anaknya Jihan (5) ke rumah singgah Sentra Terpadu Kartini untuk mendapatkan layanan terapi gratis. Sebelumnya Jihan di diagnosa pembengkakan otak, sehingga oksigen tidak bisa masuk ke otak (mirip Hidrosefalus).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah saya senang sekali, selain gratis tempatnya juga dekat rumah. Kalau sebelumnya saya harus keluar biaya 2 kali mas, selain biaya transportasi juga biaya terapi,” tutup Siti.

Perlu diketahui, Sentra Terpadu Kartini di Temanggung merupakan Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Kementerian Sosial Republik Indonesia, di bawah naungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (Ditjen Rehsos) yang memberikan layanan multi untuk Penerima Manfaat. (men/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah
Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Persoalan lahan PT Raya Sawit Manunggal (RSM) dibawah naungan BGA Group di Kabupaten Ketapang kembali memanas.
Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Dalam kunjungannya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda menaruh perhatian serius pada kondisi kesehatan anak-anak Suku Togutil yang hidup jauh dari peradaban modern.
Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar sementara pemain diaspora Timnas Indonesia mulai terbongkar, tiga nama mencuat setelah John Herdman memantau enam talenta muda dari empat negara.
AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

Foolad Sirjan Iranian berhasil menyegel satu tempat di babak final AVC Champions League 2026 setelah berhasil menaklukan JTEKT Stings Aichi di babak semifinal
Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia menjelang persiapan melakoni agenda krusial FIFA Matchday periode Juni 2026 mendatang. Benteng kokoh sekaligus -

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT