GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dukung Pesantren Tangguh Pangan, Wamentan Resmikan Teaching Farm dan Santripreneur di Blitar

Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi mencanangkan Pesantren Tangguh Pangan di Pondok Pesantren Al Khusyu Tugurejo Wates Blitar, Jawa Timur.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 27 November 2023 - 14:10 WIB
Wamentan Resmikan Teaching Farm dan Santripreneur di Blitar
Sumber :
  • tvOne - muhammad imron

Blitar, tvOnenews.com - Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi mencanangkan Pesantren Tangguh Pangan di Pondok Pesantren Al Khusyu Tugurejo Wates Blitar, Jawa Timur, Minggu (26/11).

Dalam sambutannya dihadapan ratusan pengasuh dan santriwan dari sepuluh pondok pesantren di Jawa Timur, dan tiga gereja kristen serta katolik di wilayah Kecamatan Wates Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa, sudah menjadi kewajiban pemerintah khususnya Kementerian Pertanian untuk membantu Pondok Pesantren kembali menjadi lumbung pangan baru di lingkungannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Krisis pangan adalah keniscayaan. Maka harus ada food belt baru, lumbung pangan baru yang mampu menopang pangan masyarakat. Pesantren penting dibangunkan kembali sebagai lumbung pangan seperti pesantren-pesantren masa lalu, meski lokasinya terpencil tapi mampu memproduksi hasil pangannya secara mandiri. Apalagi saat ini pesantren rata-rata memiliki jumlah santri dan pengajarnya bisa mencapai ratusan hingga ribuan orang,” jelasnya.

Oleh karenanya, tambahnya, Kementan membantu sangat serius secara teknis untuk mewujudkan pesantren yang tidak hanya kokoh dalam pengajaran agama, namun juga mahir berbudidaya baik pertanian, peternakan maupun perkebunan.

Usai peletakan batu pertama pembangunan Teaching Farm, Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi mengatakan, akan kita mulai dari Pondok Pesantren Al Khusyu di Tugurejo Wates Kabupaten Blitar. Kementan membantu bibit tanaman pangan, hortikultura, peralatan alsintan dan peternakan.

Di tempat yang sama, Profesor Ali Masyuri, Pengasuh Ponpes Al Khusyu menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Wamentan mengunjungi Ponpesnya yang lokasinya di desa terluar dan marginal yang berbatasan antara Kabupaten Malang dan Blitar.

“Wamentan tadi sungguh membuat para pengajar, santri dan masyarakat termotivasi bahwa meski mereka semua sekolah dan tinggal di desa terluar dan marginal namun masih diperhatikan oleh pemerintan pusat,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Tony Setiawan Chairman Mydesa Institute sebuah Lembaga Inkubator Pembangunan Masyarakat Desa yang menggagas Pesantren Tangguh Pangan menjelaskan bahwa dipilihnya Al Khusyu bukanlah kebetulan.

“Kami telah meriset terlebih dahulu dan memang Ponpes Al Khusyu sepantasnya mendapatkan kunjungan kerja Wamentan karena konsistensinya membangun Pesantren Agribisnis dan berbaur dengan masyarakat lintas agama. Harapan kami, pencanangan Pesantren Tangguh Pangan ini nantinya akan melahirkan ratusan bahkan ribuan pesantren gurem di daerah terpencil yang kokoh di bidang pangan,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.
Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur. 

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT