GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lima Gadis Belia yang Disekap dan Dijadikan PSK Berhasil Diselamatkan Aparat Kepolisian

Satuan Reserse Kriminal Polres Situbondo berhasil menyelamatkan 5 gadis belia yang disekap dan dijadikan pekerjas seks komersial (PSK) di lokalisasi pelacuran
Sabtu, 23 Desember 2023 - 10:28 WIB
Lima Gadis Belia yang Disekap dan Dijadikan PSK Berhasil Diselamatkan Aparat Kepolisian
Sumber :
  • hery sampurno

Situbondo, tvOnenews.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Situbondo berhasil menyelamatkan lima gadis belia yang disekap dan dijadikan pekerjas seks komersial (PSK) di lokalisasi pelacuran di Situbondo. Selain berhasil menyelamatkan para korban, petugas juga berhasil mengamakan dua pelaku yang berperan sebagai operator pemesanan ke para hidung belang dan perekrut para korban.

Beginilah proses penyelamatan para korban penyekapan di salah satu rumah di kawasan prostitusi pelacuran Gunung Sampan, Kabupaten Situbondo. Satu per satu barang korban yang sempat disita pelaku di sebuah kamar akhirnya berhasil dikemas oleh korban dan aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan polisi, korban merupakan satu dari lima korban yang disekap dan selanjutnya dijual sebagai pekerja seks komersial. Setelah berhasil diselamatkan, para korban selanjutnya dibawa ke mapolres dan selanjutnya dua pelaku yang sempat hendak kabur juga berhasil diamankan petugas.

Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahdi membenarkan, telah berhasil menyelamatkan korban tindak pidana perdagangan orang di wilayahnya yang korbanya masih  belia, yang berasal dari Bandung, Jawa Barat dan Malang, Jawa Timur, pada Jumat (22/12).

Tidak hanya para korban, pelaku perekrut Nita (NIK) juga berhasil diamankan. Selain mengamankan perekrut, pihaknya juga berhasil mengamankan Hardino (H) yang berperan sebagai operator karaoke dan sekaligus penjaga rumah prostitusi tersebut.

Kasus penyekapaan ini sendiri berawal dari laporan korban melalui media sosial yang mengaku telah menjadi korban penyekapan, laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian dan berhasil menyelamatkan lima orang perempuan yang usianya masih belia, di salah satu rumah prostitusi dengan posisi terkunci dari luar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AKBP Dwi menambahkan, modus para pelaku sendiri, yaitu merayu korban yang berasal dari Kota Malang dan Bandung dengan cara mengiming-imingi dengan menjadi pemandu lagu dan mendapatkan upah sebesar Rp500 ribu per hari. Namun sesampainya di tempat pelaku, para korban dilarang keluar rumah dan dijadikan pekerja seks komersial (PSK).

Sementara salah satu pelaku Nita (NIK) membantah telah melakukan penyekapan, para korban yang telah bekerja di Bali ini sudah tahu ketika direkrut oleh dirinya untuk menjadi pemandu karaoke plus. Namun dirinya tidak mengetahui jika salah satu perempuan yang direkrutnya masih berusia belia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT