News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Penembakan Relawan Prabowo-Gibran di Sampang Dapat Sorotan Pengamat Hukum Pidana, Begini Katanya

Korban penembakan orang tak dikenal di Sampang, Madura, yang merupakan relawan Capres Cawapres Prabowo-Gibran, sampai saat ini masih dalam perawatan intensif di RSU dr Soetomo, Surabaya, Selasa (26/12).
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 26 Desember 2023 - 11:58 WIB
Pakar Hukum Pidana Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Profesor Soenarno Edy Wibowo SH MH
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com – Korban penembakan orang tak dikenal di Sampang, Madura, yang merupakan relawan Capres Cawapres Prabowo-Gibran, sampai saat ini masih dalam perawatan intensif di RSU dr Soetomo, Surabaya, Selasa (26/12).  

Kasus penembakan relawan tersebut mendapati sorotan dari sejumlah pihak, diantaranya pengamat hukum pidana di Kota Surabaya. Kasus ini mesti mendapat penanganan serius dan diusut tuntas oleh aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi Muarah relawan Prabowo-Gibran, korban penembakan orang tak dikenal di Sampang Madura mulai stabil pasca menjalani pengangkatan dua butir peluru yang bersarang di tubuhnya yang dilakukan oleh tim medis RSU dr Soetomo.

Meski begitu, lelaki berusia 49 tahun, tokoh masyarakat asal kecamatan Banyuates, Sampang ini masih menjalani perawatan intensi di rumah sakit milik Pemprov Jawa Timur tersebut.

Kasus penembakan relawan Prabowo Gibran, yang terjadi pada Jumat (22/12) lalu ini menjadi perhatian sejumlah kalangan. Termasuk dari pakar hukum pidana Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Profesor Soenarno Edy Wibowo SH MH, yang merasa prihatin dengan kejadian penembakan yang nyaris merenggut nyawa korban.

Prof Soenarno Edy Wibowo menyebutkan, kasus kekerasan dalam Pemilu ini sudah kesekian kali terjadi, dari waktu ke waktu menjelang Pemilu maupun Pilres. Hal ini mestinya tidak perlu terjadi karena ada undang undang yang mengaturnya.

“Sehingga kekerasan atau intimidasi dalam pemilu, apa pun alasannya tidak bisa dibenarkan demi hukum,” tukas Prof Sunarno Edy Wibowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dosen Hukum yang juga mengajar di ASEAN University Internasional, Malysia ini menyesalkan peristiwa penembakan relawan Prabowo tersebut. Menurutnya, saat ini dalam pesta demokrasi bukan kekerasan yang ditonjolkan, melainkan adu gagasan, visi misi dan program-program terbaik untuk membangun bangsa.

“Jadi sudah bukan zamannya lagi pake kekerasan dan intimidasi untuk menakut-nakuti orang atau relawan dalam pemilu. Itu tidak dibenarkan dalam hukum. Di sini ada undang-undang pemilu yang mengatur semuanya. Jadi, semuanya harus menghormati dan menggunakan cara-cara yang elegan, bukan cara yang bar-bar. Kita dilindungi hukum di negeri ini,” jelas lelaki yang akrab disapa Prof Bowo ini, dengan nada agak geram.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT