News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggul Sungai Irigasi Jebol, Ratusan Hektar Sawah di Balongbendo Sidoarjo Gagal Tanam

Ratusan hektare lahan sawah milik petani warga Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, tidak mendapatkan pasokan air irigasi.
Rabu, 3 Januari 2024 - 18:54 WIB
Tanggul Sungai Irigasi Jebol, Ratusan Hektar Sawah di Balongbendo Sidoarjo Gagal Tanam
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Ratusan hektare lahan sawah milik petani warga Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, tidak mendapatkan pasokan air irigasi.

Kejadian itu disebabkan tanggul sungai atau saluran irigasi yang berada di Dusun Kanigoro, Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, mengalami jebol di sejumlah titik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya di Kanigoro, tanggul sungai irigasi tersebut juga jebol di area persawahan Desa Mlirip Rowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, sehingga dampak dari jebolnya tanggul tersebut, air sungai yang seharusnya mengairi sawah milik petani warga Bakungtemenggungan, Balongbendo itu, airnya meluber ke area persawahan milik petani warga Tarik.

Akibatnya ratusan hektar sawah petani di Bakungtemenggungan hingga saat ini alami kekeringan dan tidak bisa cocok tanam.

Ketua kelompok tani Desa Bakungtemenggungan, Nasukan mengatakan, kurang lebih sekitar 150 hektar sawah petani di Desa Bakungtemenggungan, hanya separuhnya yang bisa dikelolah. Sisanya tidak bisa dilakukan cocok tanam lantaran tidak mendapatkan pasokan air sama sekali.

"Bukannya kurang air, tapi tidak ada. Airnya itu tidak sampai mengalir ke sawah," ujar Nasukan, usai hearing dengan Komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo dan dinas terkait, di Balai Desa Bakungtumenggungan.

Menurut Nasukan, minimnya pasokan air terindikasi dari banyaknya titik tanggul yang jebol. Setiap kali dilakukan perbaikan tanggul secara swadaya oleh para petani, tanggul mengalami jebol lagi dan perpinda ke lokasi titik lain. Sebab, tanah penahan tanggul irigasi menipis dan tidak mampu lagi menahan debit air yang mengalir ke area persawahan warga Bakungtemengunggan.

"Setiap kali dilakukan perbaikan, akan jebol lagi di lokasi lainnya. Karena tanah penahannya ini tipis," terang Nasukan.

Para petani hanya bisa berharap, tanggul penahan saluran irigasi tersebut bisa secepatnya diperbaiki oleh pihak terkait. Agar para petani bisa segera melakukan cocok tanam dan saluran air kembali lancar.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo, Suyarno mengatakan, untuk mengatasi tanggul saluran irigasi yang jebol itu harus dilakukan pengurukan tanggul yang saat ini kondisinya menipis. Sebab, jika tidak dilakukan pengurukan, saat dilakukan perbaikan pelengsengan yang jebol, tidak akan bisa bertahan lama, lantaran tanah penahannya tipis.

"Tanggulnya harus kita uruk lagi, seperti yang kita injak ini, jadi kalau dibangun pelengsengan bisa kuat," kata Suyarno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya juga sudah mendorong dinas terkait untuk segera melakukan normalisasi sungai dan segera melakukan perbaikan pelengsengan tanggul yang jebol, agar para petani warga Bakungtemenggungan bisa segera bercocok tanam lagi dan sawahnya tidak mengalami kekeringan. (khu/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT