News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petugas Damkar Bangkalan Evakuasi Dua Ular Piton di Atap Rumah dan Kamar Mandi Sekolah

Dua ekor ular piton ditemukan di atap rumah warga Kelurahan Mlajah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu (3/1).
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 4 Januari 2024 - 14:06 WIB
Petugas Damkar Bangkalan Evakuasi Dua Ular Piton di Atap Rumah dan Kamar Mandi Sekolah
Sumber :
  • tvOne - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Dua ekor ular piton ditemukan di atap rumah warga Kelurahan Mlajah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu (3/1). Ular piton jenis sanca yang berukuran sekitar tiga meter itu diketahui oleh pemilik rumah saat melihat genteng yang merosot. Namun tanpa sengaja, mereka melihat sekor ular piton yang melingkar di atas rumahnya.

Sementara itu, satu ekor piton jenis sanca juga ditemukan warga atau ustad di sebuah kamar mandi sekolah Madrasah di wilayah Martajasah, Kabupaten Bangkalan. Petugas Pemadam Kebakaran yang mendengar informasi tersebut langsung bergerak menuju lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami dalam satu hari ini mengevakusi ular di dua tempat, satu ekor ular piton berada di atap rumah warga, dan satu lagi berada di sebuah sekolah Madrasah Ibtidaiyah," Kata Multazam Adjie, Petugas Pemadam Kebakaran Bangkalan, Rabu (3/1).

Lanjutnya, Multazam Adjie mengatakan, waktu evakuasi ular di atap rumah warga, petugas sempat alami kesulitan, sebab rumah tersebut telah ditutup oleh plafon

"Kami sangat kesulitan saat mengevakuasi ular yang berada di atas kayu genteng. Untuk bisa mengevakuasi ular itu, kami bersama teman - teman dengan terpaksa merusak plafon rumah," tuturnya.

Terkait adanya ular piton di rumah maupun di sekolah Madrasa menurut Multazam, tak lepas dari intensitas hujan akhir-akhir ini. Hal tersebut menyebabkan sarang ular terendam air, hingga mereka kabur guna mencari tempat yang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemungkinan karena saat ini musim penghujan, sarang binatang seperti ular ini terendam air. Lalu ular ini kabur hingga bersembunyi di rumah warga," pungkasnya.

Petugas meminta di musim penghujan, warga sesering mungkin untuk membersihkan pekarangan rumah. Hal itu dilakukan agar pekarangan tersebut tidak mudah untuk di tempati oleh binatang liar. (fds/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT