News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Resah Uang Palsu Beredar di Pasar Jaddih Bangkalan, Polisi Diminta Segera Bertindak

ejumlah pedagang di pasar tradisional Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura dihantui dengan maraknya peredaran uang palsu.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 6 Januari 2024 - 14:16 WIB
Uang Palsu Beredar di Pasar Jaddih Bangkalan
Sumber :
  • tvOne - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Sejumlah pedagang di pasar tradisional Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura dihantui dengan maraknya peredaran uang palsu. Beberapa pedagang kecil yang biasa menjual sejumlah kebutuhan bahan pokok menjadi korban transaksi uang palsu disana.

Besarnya uang palsu yang beredar dari seratus ribu rupiah, lima puluh ribu rupiah hingga sepuluh ribu rupiah. Korban tak hanya pedagang di dalam pasar saja, sejumlah penjual di luar pasar pun banyak yang menjadi korban uang palsu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maimunah, penjual rujak lontong mengaku dagangannya sempat dibeli oleh seorang perempuan dengan dibayar uang sebesar dua belas ribu rupiah. Namun setelah uang tersebut akan dipakai untuk belanja kebutuhan jualannya ternyata oleh pihak toko uang kertas tersebut dinyatakan palsu

"Waktu itu ada orang beli rusak lontong saya pak, beli dua bungkus, satu bungkus harganya enam ribu rupiah, mereka beli dua bungkus rusak jadi uangnya dua belas ribu rupiah. Terus uang hasil rusak saya mau belanjakan ke sebuah toko di seberang jalan, katanya pihak toko uangnya palsu," tuturnya Sabtu (6/1).

Maimunah melanjutkan, yang membeli rujak waktu itu seorang perempuan dengan ciri - ciri mata sipit, bertubuh pendek dan berkulit hitam.

"Perempuan itu beli rusak ke saya, habis itu bayar dengan total uang dua belas ribu rupiah. Uang yang dua ribu ditempel di atas. Untuk uang pasu sepuluh ribu rupiah, ada di bawah uang dua ribu," terangnya

Keluhan para pedagang ini pun ditindak lanjuti oleh pihak pengelola pasar Jeddih dengan memasang selebaran berisi himbauan agar mereka waspada terhadap peredaran uang palsu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang ada laporan dari pedagang di pasar Jaddih Bangkalan, dalam beberapa minggu ini ada  peredaran yang palsu. Untuk mengantisipasi peredaran uang palsu ini kami berupaya mengingkatkan kepada warga untuk berhati - hati dan waspada diri," ujar Iwan Paku Alam, Petugas pasar tradisional Jaddih, Bangkalan.

Ia mengatakan, Uang palsu yang beredar tersebut diketahui berupa seratus ribu rupiah, pecahan lima puluh ribu rupiah, dan ada juga sepulu ribu rupiah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT