GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memprihatinkan, Bayi yang Dibuang Ortunya di Banyuwangi Kondisinya Kritis 

Bayi yang dibuang orang tuanya usai dilahirkan di Desa Sumberberas, Muncar, Banyuwangi, kondisinya memprihatinkan dan kini kondisinya kritis di RSUD Genteng
Selasa, 9 Januari 2024 - 12:21 WIB
Petugas medis memeriksa kondisi bayi yang dibuang di Muncar, Banyuwangi.
Sumber :
  • happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Bayi yang dibuang orang tuanya usai dilahirkan di Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, kondisinya memprihatinkan. Bayi laki-laki ini dalam kondisi kritis di RSUD Genteng, Banyuwangi. 

Ternyata, bayi tersebut lahir dengan berat badan minim, hanya 1,2 kilogram. Saat dibawa ke rumah sakit, badannya dalam keadaan hipotermia alias menggigil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini kondisi bayi masih kritis. Sudah dirawat di ruang NICU. Harus pakai ventilator," kata Direktur RSUD Genteng, dr. Siti Asiah Anggraeni, M.MRS, Selasa (9/1/2024). 

Pihaknya menerjunkan tim khusus untuk menangani bayi malang itu. Harapannya, kondisi bayi bisa terus membaik. 

"Perawatannya intensif dengan tim terbaik," tegasnya. 

Sebelumnya, warga Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, geger. Seorang bayi laki-laki dalam kardus ditemukan di depan sebuah toko, Minggu (7/1/2024) malam. Bayi mungil itu diduga sengaja dibuang orang tuanya. 

Bayi itu diletakkan di pinggir jalan tak jauh dari Pondok Pesantren Minhajut Thullab. Kondisi bayi tanpa pakaian, hanya ditutupi selembar selimut putih. 

"Yang menemukan pertama seorang bocah yang sedang di pinggir warung," kata Ahmad Syifa Nailul Wafar, salah satu warga. 

Ketika ditemukan, bayi malang itu dalam kondisi menangis. Awalnya, bocah itu mengira suara kucing. Setelah dilihat bersama sang ibu ternyata seorang bayi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Temuan ini langsung dilaporkan bidan setempat. Bayi kemudian dievakuasi ke RSUD Genteng. Dari kejadian ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Salah satunya, surat wasiat yang ditulis ibu bayi. Pelaku diketahui berinisial ZK (14), siswa salah satu SMP Negeri di Tegaldlimo, Banyuwangi. Pelaku membuang bayinya usai melahirkan. Dia melakukan aksi nekat tersebut lantaran dilanda ketakutan dan panik.

Polisi juga mengamankan ayah dari bayi tersebut. Remaja berinisial RS (16) ini masih berstatus siswa SMK di Tegaldlimo, Banyuwangi. Selain ortu bayi, polisi mengamankan satu remaja yang membantu pembuangan bayi. (hoa/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persipura Disanksi PSSI, Arungi Musim Tanpa Penonton serta Denda Rp240 Juta Imbas Insiden di Championship

Persipura Disanksi PSSI, Arungi Musim Tanpa Penonton serta Denda Rp240 Juta Imbas Insiden di Championship

Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berat kepada klub peserta kompetisi nasional. Kali ini, Persipura harus menerima sanksi larangan menggelar pertandingan kandang.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Peran Suami Cari Nafkah dan Istri Urus Rumah Digugat ke MK, Dinilai Melanggar Kesetaraan dalam Pernikahan

Peran Suami Cari Nafkah dan Istri Urus Rumah Digugat ke MK, Dinilai Melanggar Kesetaraan dalam Pernikahan

Ia menilai pengaturan demikian bertentangan dengan konsep hubungan setara dalam perkawinan modern yang seharusnya dibangun atas prinsip kemitraan.
Guru SMAN 1 Pontianak Rupanya Dapat Perlakuan Begini dari Juri Saat Bela Siswinya di LCC Empat Pilar MPR RI

Guru SMAN 1 Pontianak Rupanya Dapat Perlakuan Begini dari Juri Saat Bela Siswinya di LCC Empat Pilar MPR RI

Guru pendamping LCC 4 Pilar MPR asal SMAN 1 Pontianak rupanya sempat melakukan protes lantaran jawaban siswinya dianggap salah.
Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Persaingan Super League Indonesia menghadirkan sejumlah partai menarik pada Sabtu, 16 Mei 2026. Tiga laga penting akan tersaji sejak sore hingga malam hari.
Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Koreksi harga tersebut membuat pelaku pasar kembali mencermati pergerakan emas domestik di tengah dinamika harga emas global dan nilai tukar rupiah.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT