News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Lirik-lirik, Tiga Terduga Pelaku Keroyok Remaja Asal Pujon Malang

Setelah memeriksa tujuh saksi terkait tewasnya remaja Danar Anendra Putra (17), warga Desa Dadapan Kulon Malang, polisi berhasil meringkus tiga terduga pelaku.
Rabu, 10 Januari 2024 - 13:14 WIB
Pelaku pengeroyokan di Malang
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Setelah memeriksa tujuh saksi terkait tewasnya remaja yang diketahui bernama Danar Anendra Putra (17), warga Desa Dadapan Kulon RT 3 RW 4 Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, polisi berhasil meringkus tiga terduga pelaku.

Ketiga terduga pelaku yakni Edo (14) warga Dusun Sebaluh, Desa Pandesari, Raka (18) warga Dusun Persil, Desa Madiredo dan Agung (19) warga Dusun Sobo, Desa Madiredo. Kemungkinan, masih akan ada tersangka baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Rudi Kiswoyo membenarkan, bahwa remaja pengeroyok itu ditangkap pada Senin (8/1/2024) malam di rumahnya masing-masing. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi pengeroyokan ini terjadi akibat saling pandang.

Awalnya, korban bersama rekannya, Galih Wisnu (18) pergi hendak menonton kesenian bantengan di Dusun Tretes, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Malang pada Sabtu (6/1/2024) sekitar pukul 23.00 WIB.

Keduanya berangkat mengendarai motor lewat jalur pintas mengingat situasi di jalan utama sedang padat. Hingga di tengah jalan desa saat kondisi sepi, korban mendengar dipanggil oleh sekelompok orang tak dikenal yang sedang duduk-duduk di tepi jalan.

“Korban mengira itu teman mereka. Karena gelap, mereka turun dari motor untuk melihat dari dekat. Namun ternyata tak satupun dari mereka dikenal oleh korban,” terang Rudi, Selasa (9/1/2023).

Hingga kemudian teman korban mengatakan ‘Lapo mas? (ada apa mas?)’ dan dijawab salah satu pelaku ‘Matamu! lek liwat kini ojok plirak-plirik (Kalau lewat sini jangan lirik-lirik!’).

Belakangan diketahui, para pelaku sudah mengincar korban sejak terjadi adu pandang di acara kesenian bantengan. Hingga kemudian, antara korban dan pelaku kebetulan bertemu di lokasi kejadian.

Hingga tiba-tiba salah satu dari pelaku memukul bagian mata kanan Galih. Begitu juga pelaku lainnya ikut mengeroyok teman korban. Sementara, korban tewas bermaksud melerai, namun ia dirangkul salah satu pelaku untuk menjauh entah dibawa ke mana.

”Si teman korban (Galih) ini berhasil kabur. Ia tidak tahu korban dibawa kemana. Ia berhasil bersembunyi dan menghubungi keluarganya,” tegasnya. 

Lebih lanjut, Galih bersama keluarganya mencari keberadaan Danar di lokasi awal, namun sudah tidak ada. Lalu, pada sekitar pukul 01.00 WIB dini hari mereka menerima informasi korban ada di jembatan Dusun Mbiyan, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Namun saat ke sana, mereka hanya mendapati sejumlah barang milik korban seperti sandal, kacamata dan bahkan ponsel milik Danar. Sementara untuk motor korban, ditemukan tak jauh dari lokasi awal diduga akan dibuang untuk menghilangkan jejak.

Hingga pada Minggu (7/1/2024) pagi sekira pukul 07.00, jenazah korban ditemukan tewas terapung dengan sejumlah luka di kepala dan tangan.

Hasil pemeriksaan sementara mengungkapkan, bahwa korban dianiaya tiga orang secara bersama-bersama. Para pelaku memukuli korban baik dengan tangan kosong, sebilah bambu hingga sebongkah batu dan menusuk korban menggunakan pisau dapur.

”Ada luka tusukan di tangan dan luka pukulan di kepala belakang. Tapi untuk hasil autopsinya masih belum keluar,” ujarnya.

Sementara untuk dugaan meminum minuman keras sebelum aksi pengeroyokan, masih dilakukan penyelidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Untuk detail dan lebih lanjut akan kita sampaikan lagi. Kami masih pendalaman dan tahap pengembangan tersangka,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku akan dijerat Pasal 80 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 yang telah dirubah kedua UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 338 KUHP atau Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (eco/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebanyak 18 Anggota DPR RI Diduga Terlibat dalam Kasus Suap DJKA Kemenhub, Ini Nama-namanya

Sebanyak 18 Anggota DPR RI Diduga Terlibat dalam Kasus Suap DJKA Kemenhub, Ini Nama-namanya

Sebanyak 18 anggota DPR RI periode 2019–2024 diduga terlibat dalam kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kementerian Perhubungan.
9-10 Hari Lagi Puasa, Berikut Doa Menyambut Ramadhan 2026 Dianjurkan Ustaz Adi Hidayat

9-10 Hari Lagi Puasa, Berikut Doa Menyambut Ramadhan 2026 Dianjurkan Ustaz Adi Hidayat

Berikut doa menyambut Ramadhan 2026, semoga semakin sempurna ibadah kita dibulan suci ini.
Pernyataan Berani Hector Souto: PFL Indonesia Harus Menyamai Liga Spanyol

Pernyataan Berani Hector Souto: PFL Indonesia Harus Menyamai Liga Spanyol

Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, memiliki mimpi besar untuk membawa Pro Futsal League (PFL) berkembang hingga setara dengan kompetisi futsal terbaik dunia, termasuk liga futsal Spanyol.
Bertemu Persib di Babak 16 Besar ACL Two, Ratchaburi FC Remehkan Lapangan di Stadion Indonesia

Bertemu Persib di Babak 16 Besar ACL Two, Ratchaburi FC Remehkan Lapangan di Stadion Indonesia

Jaroensak Wonggorn menjalani persiapan akhir jelang pertandingan antara Ratchaburi FC dengan Persib Bandung di Stadion Ratchaburi FC, Na Muang, pada Rabu (11/2/2026). 
Tatap MotoGP 2026, Pembalap Debutan Honda Belajar dari Marc Marquez untuk Jinakkan RC213V

Tatap MotoGP 2026, Pembalap Debutan Honda Belajar dari Marc Marquez untuk Jinakkan RC213V

Diogo Moreira yang merupakamn pembalap debutan Honda mengaku banyak belajar dari Marc Marquez untuk taklukkan motor RC213V.
Masa Depan di Ducati Masih Gantung, Francesco Bagnaia Tak Ingin Gegabah soal Tim Baru di MotoGP 2027

Masa Depan di Ducati Masih Gantung, Francesco Bagnaia Tak Ingin Gegabah soal Tim Baru di MotoGP 2027

Francesco Bagnaia memberikan sinyal kalau dirinya tak menutup kemungkinan tinggalkan Ducati di MotoGP 2027.

Trending

Profil Mohan Hazian, Pemilik Brand yang Viral Gara-Gara Tuduhan Kekerasan Seksual ke Sejumlah Modelnya, Image 'Sayang Istri' Jadi Sorotan

Profil Mohan Hazian, Pemilik Brand yang Viral Gara-Gara Tuduhan Kekerasan Seksual ke Sejumlah Modelnya, Image 'Sayang Istri' Jadi Sorotan

Ini profil lengkap Mohan Haizan, pemilik merek lokal Thanksinsomnia yang mendadak viral gara-gara diduga melakukan kekerasan seksual terhadap beberapa modelnya.
4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

John Herdman bisa memanggil nama-nama baru ini ke Timnas Indonesia setelah memantau laga Super League antara Persija Jakarta vs Arema FC di Stadion GBK (8/2).
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 pekan ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru termasuk big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri di Seri Bojonegoro.
Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa:  Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa: Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar gembira datang untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang agenda internasional ke depan. Pratama Arhan, Sandy Walsh, Dean James unjuk gigi.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi di mancanegara pada akhir pekan kemarin. Jay Idzes menerima hantaman bertubi-tubi saat Sassuolo berhadapan dengan Inter Milan.
Duduk Perkara Mohan Hazian Viral, Diduga Lakukan Pelecehan Seksual hingga Tuduhan Pedofilia

Duduk Perkara Mohan Hazian Viral, Diduga Lakukan Pelecehan Seksual hingga Tuduhan Pedofilia

Terungkap duduk perkara kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh pemilik merek Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Mulanya dari kesaksian seorang korban.
Perkuat Pasokan Energi, Kerja Sama Biomassa PLTU Paiton Terus Berlanjut

Perkuat Pasokan Energi, Kerja Sama Biomassa PLTU Paiton Terus Berlanjut

PT Raja Muda Gemilang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemasok bahan bakar biomassa bagi PT PLN Nusantara Power PLTU Paiton, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT