GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sumur Bor Semburkan Api Setinggi 15 Meter di Pamekasan Akhirnya Padam, Polisi Harap Warga Tak Mendekat

Api yang menyembur dari sumur bor di lahan milik Junaidi warga Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura, Selasa (11/1) lalu kini sudah berhasil dipadamkan
Selasa, 16 Januari 2024 - 17:38 WIB
Sumur Bor Semburkan Api Setinggi 15 Meter di Pamekasan
Sumber :
  • tvOne - veros afif

Pamekasan, tvOnenews.com - Api yang menyembur dari sumur bor di lahan milik Junaidi warga Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura, Selasa (11/1) lalu, kini sudah bisa diatasi, setelah petugas gabungan berjibaku memadamkan kobaran api setinggi 15 meter.

Proses pemadaman pun cukup menyulitkan petugas, hingga memakan waktu hampir 8 jam lamanya. Beberapa mobil Damkar hingga tangki penyuplay air milik BPBD diterjunkan, setelah itu semburan api bisa diatasi, setelah petugas gabungan menyemprotkan air kesisi pusat lubang semburan gas dan satunya menyemprotkan air ke pusat kobaran api.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara petugas lain memasang pipa paralon yang sebelumnya mengarah ke samping untuk di pasangin pipa baru untuk mengalirkan gas agar menyembur ke atas.

"Alhamdulillah semburan api bisa diatasi dan padam setelah petugas gabungan mengganti pipa paralon yang mengarah ke samping untuk diarahkan ke atas, agar gas menyebur tinggi dari permukaan," ungkap Akhmad Dhofir Rosidi, Plt Kalaksa BPBD Pamekasan.

Kini kondisi semburan gas dari sumur bor yang cukup besar itu masih membumbung tinggi, namun Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Irawan meminta masyarakat sekitar untuk tidak mendekati lokasi sumur bor dengan radius seratus meter.

"Kami mengimbau warga setempat untuk menjauh dari lokasi semburan api," pesan AKBP Jazuli Dani Irawan, Kapolres Pamekasan.

Saat ini, personel Polsek Kadur telah memasang garis polisi agar warga setempat tidak mendekat ke lokasi sumur bor yang mengeluarkan semburan api tersebut.

"Saat ini anggota Polsek Kadur bersama pihak terkait melakukan pengamanan di lokasi, dan Alhamdulillah api sudah dapat di padamkan," tambahnya.

Disisi lain, Junaidi pemilik sumur bor berharap kepada pemerintah khususnya pihak Pertamina untuk mengecek kandungan gas yang keluar dari dalam sumur miliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena semburan gas ini tidak kecil tapi begitu besar, jadi harap ini ada penanganan dan pengecekan dari beberapa pihak agar bisa diatasi dengan baik," harap Junaidi.

Sebelumnya Junaidi mengebor sumur untuk mencari air bersih yang rencana untuk warga sekitar karena wilayahnya kekurangan air, namun setelah dilakukan pengeboran hasilnya menyemburkan air disertai uap yang cukup kencang selama dua pekan, dan pada Kamis (11/1) pagi menyemburkan api. Meski digaris polisi petugas dati Polsek kadur masih melakukan penjagaan mengantisipasi hal yang serupa terulang kembali. (vaf/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT