News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Civitas Akademika Unesa Bersuara untuk Jaga Demokrasi, Ini 6 Pernyataan Sikapnya

Pernyataan Sikap Guru Besar dan Civitas Akademika Universitas Negeri Surabaya mengambil tema "Mengawal Demokrasi Menjaga NKRI" dengan diikuti 100 peserta dosen, guru besar, mahasiswa dan alumni.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 5 Februari 2024 - 14:52 WIB
Pernyataan Sikap Guru Besar dan Civitas Akademika Universitas Negeri Surabaya
Sumber :
  • tvOne - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com - Fenomena civitas akademika menanggapi kondisi demokrasi di Indonesia tengah terjadi di sejumlah kampus besar. Berbagai kampus di tanah air telah menyatakan sikap.

Pernyataan sikap ini juga dilakukan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Senin (5/2), begitu pula dengan 39 Universitas di Jawa Timur yang serentak diikuti ratusan peserta dari masing masing perguruan tinggi, guna menyampaikan gerakan moral serupa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bertempat di Laboraturium Merdeka Belajar UNESA Kampus Lidah Wetan, Surabaya, Deklarasi dan Pernyataan Sikap Guru Besar dan Civitas Akademika Universitas Negeri Surabaya mengambil tema "Mengawal Demokrasi Menjaga NKRI" dengan diikuti 100 peserta dosen, guru besar, mahasiswa dan alumni.

Dr Martadi, M.Sn., Dosen Desain Grafis menyampaikan gerakan moral ini merupakan aksi menjaga dinamika yang berkembang, dimana ditemukan potensi memecah persatuan, maka perlu kontribusi akademisi untuk mengingatkan komponen bangsa dalam pemilu.

“Tidak mengarah ke salah satu pasangan, lebih mengarah ke masyarakat untuk mengawal agar pesta demokrasi berjalan lancar sesuai koridor demokrasi,” tuturnya.

Serangkaian gerakan yang muncul tersebut, adalah salah satu upaya civitas akademika dalam meluruskan hal-hal yang tidak sesuai dengan amanat reformasi.

Dr Martadi menilai perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral, tugasnya adalah mengingatkan untuk memberikan pesan moral agar tetap terjaga persaudaraan, dan jangan karena pemilu menimbulkan perpecahan, khususnya netralitas dari segala aspek.

"Pesan moral ini untuk seluruh anak bangsa, agar ikut menjaga netralitas, karena itu menjadi tanggung jawab bersama," tegas Dr Martadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, pesan dalam pesta demokrasi harus dilalui untuk mencapai tujuan bersama dalam menjaga demokrasi seperti yang ada di Pancasila dan UUD 1945, termasuk potensi memanasnya suasana pemilu di masyarakat. Maka, tugas akademik dan civitas harus mengingatkan kepada semua elemen masyarakat agar tidak fokus kepada satu isu tertentu, namun harus dipandang secara umum ke seluruh elemen. (sha/gol) 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT