GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Tampang Santri yang Setrika Juniornya di Salah Satu Ponpes di Malang, Begini Pengakuannya

Satreskrim Polres Malang menetapkan Ahmad Firdaus (19) warga Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Malang sebagai tersangka atas tindak kekerasan terhadap ST (15).
Kamis, 22 Februari 2024 - 20:46 WIB
Satreskrim Polres Malang menetapkan Ahmad Firdaus (19) warga Dusun Krajan, Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang sebagai tersangka atas tindak kekerasan terhadap ST (15).
Sumber :
  • Edy Cahyono/tvOne

Malang, tvOnenews.com - Pelaku perundungan santri terhadap juniornya di Malang akhirnya menemui titik terang.

Satreskrim Polres Malang menetapkan Ahmad Firdaus (19) warga Dusun Krajan, Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang sebagai tersangka atas tindak kekerasan terhadap ST (15).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tersangka dan korban merupakan seorang santri di salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. 

Hubungan keduanya merupakan adik dan kakak tingkat di sekolah yang berada di Ponpes tersebut. 

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat menerangkan pengakuan pelaku. Menurutnya sebelumnya tersangka telah melakukan tindak kekerasan terhadap korban berupa menyetrika tubuh bagian dada sebelah kiri. 

“Singkatnya korban saat tiba di ruang laundry, menanyakan ke tersangka, kemungkinan nadanya dianggap terlalu keras. Sehingga tersangka tersinggung, korban mengatakan mas, wes mari a laundry-an ku?,” ujar Gandha di hadapan awak media, Kamis (22/2/2024). 

Diduga tersinggung dengan ucapan tersebut, lanjut Gandha, korban kemudian diangkat ke meja setrikaan dengan posisi tengkurap. 

Selanjutnya, tersangka menyodorkan setrika uap ke tubuh korban. 

“Tersangka ini kemudian memiting korban, kemudian merobohkan tubuh korban di atas meja setrikaan dengan posisi tengkurap. Kemudian menunjukkan setrika uap ini ke wajah korban, lalu menyetrika dada korban sebelah kiri,” lanjutnya. 

Dari keterangan sejumlah saksi, hubungan keduanya memang tidak harmonis. 

Artinya, korban sering dibully oleh tersangka dengan dipukul, ditendang dan diejek secara verbal.

“Motifnya jadi ada rasa iri hati dari tersangka, karena korban dirasa dekat dengan pengasuh pondok,” katanya. 

Sejumlah alat bukti dan barang bukti juga turut diamankan, diantaranya yakni strika udan juga kabel strika uap, serta surat Visum et Repertum (VER) dari luka bakar di tubuh korban. 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat 1 Undang-undang dan Pasal 80 Ayat 2 tahun 2012 tentang Perlindungan Anak dengan penjara kurungan selama 3 tahun 6 bulan. 

“Dengan catatan, kami tidak melakukan penahanan. Karena tersangka berstatus pelajar aktif kelas 12 (SMA kelas tiga) yang akan menghadapi Ujian Nasional. Catatan juga, tersangka dan korban ada upaya mediasi namun gagal,” pungkasnya.(eco/muu)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nostalgia Liga Indonesia: Rahmat Rivai, Striker Haus Gol yang Pernah Berseragam Persiter dan Persipura, Kini Bina Talenta Malut

Nostalgia Liga Indonesia: Rahmat Rivai, Striker Haus Gol yang Pernah Berseragam Persiter dan Persipura, Kini Bina Talenta Malut

Rahmat Rivai atau akrab disapa Poci pernah menjadi salah satu striker lokal yang saat itu kiprahnya cukup diperhitungkan di Liga Indonesia pada awal 2000-an.
Susah Payah Naturalisasi Pemain Eropa, Timnas Indonesia Disebut Mustahil Jadi Juara Piala AFF 2026

Susah Payah Naturalisasi Pemain Eropa, Timnas Indonesia Disebut Mustahil Jadi Juara Piala AFF 2026

Kepercayaan diri Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 justru mendapat respons sinis. Media Vietnam sebut Timnas Indonesia tak akan juara Piala AFF 2026.
Ternyata Amalan Sunnah ini Dijalankan Ragnar Oratmangoen, Pemain Timnas Indonesia yang Dikenal Ramah

Ternyata Amalan Sunnah ini Dijalankan Ragnar Oratmangoen, Pemain Timnas Indonesia yang Dikenal Ramah

Jarang diketahui, ada satu amalan sunnah dijalankan pemain timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen. Berikut keistimewaannya
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Emanuel Navarrete vs Eduardo Nunez

Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Emanuel Navarrete vs Eduardo Nunez

Jadwal tinju dunia pekan ini, di mana ada perebutan gelar juara antara Emanuel Navarrete vs Eduardo Nunez.
Cremonese Dihajar AS Roma, Emil Audero Masih Dapat Rating Memukau meski Kebobolan 3 Kali

Cremonese Dihajar AS Roma, Emil Audero Masih Dapat Rating Memukau meski Kebobolan 3 Kali

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, masih mencatatkan rating yang memukau dalam laga kontra AS Roma. Cremonese menderita kekalahan dengan skor telak 0-3 dalam laga itu.
Sinyal Damai Menguat, Pihak Ressa Minta Denada Temui Tiga Orang Ini

Sinyal Damai Menguat, Pihak Ressa Minta Denada Temui Tiga Orang Ini

Sinyal damai menguat, pihak Ressa minta Denada temui tiga orang dan sampaikan maaf langsung. Gugatan perdata siap dicabut jika syarat dipenuhi. Simak beritanya!

Trending

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut siswa tewas dianiaya anggota Brimob, Birpda MS di Tual, Maluku. Ternyata menuai perhatian KemenPPPA. Dalam hal ini, KemenPPPA tengah melakukan koordinasi
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Ahmad Muzani lontarkan respons menohok terkait Ketum NasDem, Surya Paloh yang masih pikir-pikir untuk memberikan dukungan dua periode untuk Presiden Prabowo
Sebut Ketua BEM UGM Penentang HAM Gara-Gara Mau Tiadakan MBG, MenHAM Pigai: Tidak Mungkin UNICEF Bisa Menghentikan

Sebut Ketua BEM UGM Penentang HAM Gara-Gara Mau Tiadakan MBG, MenHAM Pigai: Tidak Mungkin UNICEF Bisa Menghentikan

Natalius Pigai menilai orang yang menentang program MBG sama saja dengan menentang HAM. Hal ini merespons kritik dari Ketua BEM UGM yang kirim surat ke UNICEF.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT