GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran Surabaya Ricuh, Massa Termohon Sempat Blokir Jalan

Eksekusi gudang di Jalan Kenjeran Surabaya berlangsung ricuh. Massa dari termohon eksekusi melakukan perlawanan, menghadang petugas juru sita dari PN Surabaya
Rabu, 6 Maret 2024 - 22:15 WIB
eksekusi gudang ricuh
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com - Eksekusi sebuah gudang di Jalan Kenjeran Surabaya berlangsung ricuh, Rabu (6/3). Massa dari termohon eksekusi melakukan perlawanan dengan menghadang petugas juru sita dari Pengadilan Negeri Surabaya.Tak hanya itu, mereka juga memblokir jalan raya Kenjeran. Akibatnya, sempat terjadi kemacetan panjang dan ketegangan dengan petugas kepolisian.

Ratusan orang yang dikerahkan untuk menghadang proses eksekusi sebuah gudang di jalan raya Kenjeran, Surabaya, bergerombol dan memblokir jalan di depan lahan objek sengketa. Mereka berupaya untuk menggagalkan eksekusi gudang dengan mencoba menghadang petugas PN Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sempat terjadi ketegangan dan saling dorong dengan petugas kepolisian, tetapi aksi dari pihak termohon ini berhasil dihalau petugas Polrestabes Surabaya, yang berjaga-jaga di sekitar lokasi.

Kedatangan petugas gabungan dari TNI - Polri ini membuat upaya massa yang ingin menggagalkan eksekusi gudang tersebut tak berhasil. Petugas juru sita PN Surabaya akhirnya berhasil melaksanakan eksekusi dengan membuka paksa pintu gerbang gudang dengan cara mencongkel menggunakan linggis.

“Kami berhasil masuk ke dalam usai melinggis pintu besi gerbang gudang. Hal ini terjadi setelah 1 jam kami melakukan negosiasi dengan pihak termohon,” ungkap Ferry, juru sita PN Surabaya.

"Namun termohon eksekusi menolak eksekusi karena merasa telah membeli tanah dan bangunan tersebut secara benar dan sedang ada gugatan perlawanan,” imbuhnya. 

Gagal menghalangi petugas juru sita PN Surabaya, massa meluapkan kekecewaannya dengan memlokir jalan raya Kenjeran. Tak pelak, lalu lintas di jalan kenjeran sempat macet, tak lama berselang blokir jalan ini dibuka.

Satria Ardyrespati Wicaksana, kuasa hukum Enny Widjaja dan Ratna Widjaja selaku pemohon eksekusi mengatakan, eksekusi yang dilakukan telah jelas dasar hukumnya.

“Jadi, kita tidak melakukan eksekusi ini secara ilegal, karena kami melaksanakan eksekusi berdasarkan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum. Karena sudah terbukti di persidangan di tingkat PN , tingkat banding, tingkat kasasi bahwa semua menyatakan obyek ini milik sah klien kami yaitu milik Wijaja,” terangnya.

Jika ada upaya gugatan perlawanan eksekusi dan PK, hal itu tidak menangguhkan proses eksekusi.

“Namun, eksekusi ini bisa tetap dijalankan, terlebih lagi eksekusi ini kan lanjutan setelah adanya eksekusi pertama kemarin,” paparnya.

Satria yang juga kuasa hukum pemohon menambahkan, gugatan perlawanan dan upaya hukum PK merupakan alasan klasik untuk menunda proses eksekusi.

“Justru, kalau eksekusi dihalang-halangi itu adalah tindakan perlawanan hukum. Ada ancaman pidananya. Forumnya sekarang bukan bahas soal materi, materi hanya di pengadilan,” tukas Satria.

Sementara itu, Alexander Arif, kuasa hukum termohon menyesalkan PN Surabaya yang tetap melaksanakan eksekusi karena masih ada upaya perlawanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tadi sudah kami sampaikan ke juru sita bahwa ini masih ada gugatan perlawanan. Tapi kenapa Pengadilan masih ngotot untuk melakukan eksekusi. Ini jelas melanggar ketentuan Mahkamah Agung,” katanya.

Kini Sie Brobo Wahyudi terus mengajukan gugatan perlawanan dengan mendaftarkan Peninjauan Kembali (PK) atas obyek gudang di Jalan Kenjeran ke Pengadilan Negeri Surabaya. (msi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Pastikan Korban Gempa NTT Dapat Penanganan Maksimal, Ini Bantuan yang Dikerahkan Presiden

Prabowo Pastikan Korban Gempa NTT Dapat Penanganan Maksimal, Ini Bantuan yang Dikerahkan Presiden

Presiden telah meminta koordinasi lintas sektor diperkuat agar proses penanganan pascagempa NTT berlangsung cepat dan bantuan segera sampai kepada para seluruh korban.
Kunjungi Manggarai Timur, Mendagri  Pastikan Percepatan Pemulihan Pascagempa NTT

Kunjungi Manggarai Timur, Mendagri  Pastikan Percepatan Pemulihan Pascagempa NTT

Mendagri Tito Karnavian mengunjungi langsung tenda-tenda pengungsi di Kabupaten Manggarai Timur yang merupakan salah satu daerah terdampak gempa cukup parah.
Tanggal 17 Agustus di Jakarta Bisa Liburan Kemana? Catat Lokasi Pesta Rakyat Spesial HUT RI ke-81

Tanggal 17 Agustus di Jakarta Bisa Liburan Kemana? Catat Lokasi Pesta Rakyat Spesial HUT RI ke-81

Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, banyak acara yang telah disiapkan oleh pemerintah DKI Jakarta pada tanggal 17 Agustus 2026.
Mees Hilgers Kembali ke FC Twente, Pengamat Belanda Hubungan Disebut seperti Pernikahan Paksa

Mees Hilgers Kembali ke FC Twente, Pengamat Belanda Hubungan Disebut seperti Pernikahan Paksa

Hubungan Mees Hilgers dengan klub Eredivisie itu bahkan digambarkan sebagai sebuah 'pernikahan paksa' oleh jurnalis sekaligus pengamat FC Twente, Leon ten Voorde.
Ramalan Keuangan Shio Kerbau 17 Agustus 2026, Badai Rezeki Mengintai, tapi Hati-hati Buntung karena Hal Ini!

Ramalan Keuangan Shio Kerbau 17 Agustus 2026, Badai Rezeki Mengintai, tapi Hati-hati Buntung karena Hal Ini!

Apakah tanggal 17 Agustus 2026 jadi titik balik kemakmuran bagi Shio Kerbau, atau justru menjadi momen ujian yang menguras isi tabungan Anda hingga tak tersisa?
Pernah Diusulkan Legislator Kawendra, Presiden Prabowo Dorong Pembentukan Bursa Komoditas Indonesia

Pernah Diusulkan Legislator Kawendra, Presiden Prabowo Dorong Pembentukan Bursa Komoditas Indonesia

Presiden RI, Prabowo Subianto berencana membentuk bursa komoditas sendiri dalam upaya memperkuat posisi Indonesia dalam menentukan harga.

Trending

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series bakal segera bergulir. Tercatat hampir 100 atlet cilik mengikuti seleksi yang berlangsung di Ibis Style Jakarta Sunter, Jakarta Utara, pada Minggu (16/8/2026).
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Langsung Terima Kabar Buruk usai Ramai-Ramai Dihujat Fans Ajax Amsterdam

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Langsung Terima Kabar Buruk usai Ramai-Ramai Dihujat Fans Ajax Amsterdam

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, langsung menerima kabar buruk seusai tampil untuk Ajax Amsterdam. Sang penjaga gawang panen hujatan setelah tampil di Liga Konferensi Eropa.
Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Fortuna Sittard meraih kemenangan perdana di Eredivisie 2026/2027 usai taklukkan SC Cambuur dengan skor 3-1. Dua pemain Timnas Indonesia tampil sebagai starter.
Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Gubernur Dedi Mulyadi memiliki tekad dalam menjaga budaya sunda di wilayahnya. Terlebih pada kawasan industri, simak selengkapnya di bawah ini.
Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Masa depan Rafael Leao di AC Milan kembali menjadi sorotan. Rossoneri kini disebut siap melepas sang winger dengan harga sekitar 40 juta euro.
Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Kabar terbaru dari pemain keturunan Indonesia di Belgia, Luc Marijnissen. Bek tengah itu resmi tinggalkan FCV Dender dan melanjutkan karier bersama KV Mechelen.
Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Gempa sebelumnya terjadi di NTT, hari ini (16/8) terjadi di Sumatera Utara. Ternyata getarannya sampai di pulau lain, seperti Sulawesi hingga Malaysia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT