Polres Ngawi Grebek Rumah Kosong Tempat Produksi Petasan Berdaya Ledak Tinggi
- Tim tvone - miftakhul erfan
Ngawi, tvOnenews.com - Jajaran Satreskrim Polres Ngawi berhasil menggrebek sebuah rumah kosong di Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, yang dijadikan tempat produksi petasan berbagai ukuran berdaya ledak tinggi.
Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono membenarkan pihaknya telah melakukan penggrebekan sebuah rumah tempat produksi petasan berbagai ukuran. Selain menyita barang bukti petasan, 7 pelaku berusia remaja yang diduga sebagai perakit petasan juga telah diamankan.
“Penggrebekan ini untuk menindaklanjuti ledakan petasan di Magetan yang telah merusak bangunan rumah dan menimbulkan korban jiwa," Kata Argo saat dikonfirmasi di Mapolres Ngawi.
Tindak lanjut tersebut dibuktikan dengan razia petasan oleh anggota Satreskrim Polres Ngawi sehingga berhasil mengungkap tempat produksinya. Dari rumah produksi itu, polisi telah menyita puluhan petasan berbagai ukuran.
Selain mengamankan tujuh tersangka, polisi juga menyita 4 petasan berukuran besar setinggi kurang lebih satu meter, dengan diameter sekitar 50 sentimeter atau sebesar tong aspal. Kemudian 64 buah petasan dengan panjang sekitar 30 sentimeter dengan diameter 10 sentimeter, sejumlah bambu dan peralatan merakit petasan.
Tak hanya menyita puluhan petasan siap ledak, polisi juga menyita sisa serbuk petasan (mesiu) dalam kaleng sebanyak setengah kilogram serta belasan selongsong gulungan kertas yang masih belum diisi bubuk petasan.
“Ada banyak petasan yang kita sita, beberapa diantaranya berukuran besar yang memiliki daya ledak tinggi, rencananya petasan itu akan di nyalakan saat lebaran besok,” imbuhnya.
“Satu dari tujuh tersangka yakni K-J (25) warga setempat dan 6 lainnya masih anak di bawah umur,” tandasnya.
Saat ini Polres Ngawi sedang melakukan pengembangan dengan melakukan pemeriksaan ke tujuh tersangka yang telah diamankan. Pemeriksaan ini diharapkan akan mengungkap siapa pemasok bubuk mesiunya yang diakui sebanyak 5 kilogram.
Kemudian petasan tersebut apakah murni dipakai sendiri atau dijual kembali. Karena keseluruhan petasan yang diamankan dampaknya sangat berbahaya jika diledakkan.
Diharapkan razia yang ditingkatkan terkait petasan dan juga kejadian petasan yang meledak di rumah warga Magetan kemarin lusa bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat.
Meski petasan ini telah dianggap sebagai tradisi dalam menyambut lebaran, namun dampaknya akan sangat besar.
Dimana beberapa kejadian di berbagai daerah bisa berdampak hilangnya nyawa seseorang hingga mengancam keselamatan warga masyarakat di sekitarnya. (men/hen)
Load more