Sempat Dengar Cekcok Dini Hari, Warga Temukan Ibu Rumah Tangga di Tambora Tewas Mengenaskan
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah insiden berdarah mengguncang warga di Jalan Padamulya VIII, Angke, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (19/6) sore.
Seorang ibu rumah tangga berinisial R (40) ditemukan meninggal dunia di kediamannya. Pelaku diduga adalah suaminya sendiri, ES (30), yang ditangkap tak lama setelah jasad korban ditemukan.
Kasus ini terungkap berawal dari laporan warga yang curiga setelah mendengar cerita dari anak pasangan tersebut, R (5). Bocah malang itu memberitahukan kepada tetangga bahwa ibunya telah dianiaya oleh ayahnya.
"R juga menceritakan bahwa korban telah meninggal," ujar Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, saat memberikan konfirmasi di Jakarta.
Mendengar pengakuan sang anak, warga sekitar mencoba memastikan kondisi di dalam rumah. Melalui celah jendela, mereka melihat pemandangan yang mengerikan di ruang tamu.
"Lalu bersama-sama (para saksi) mengintip ke dalam rumah korban dan terlihat korban dalam keadaan terduduk di ruang tamu dan dari mulutnya mengeluarkan cairan," ungkap Wahyu.
Petugas kepolisian dari Polsek Tambora yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian (TKP). Saat memasuki rumah, polisi menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi leher terikat kain.
"Selanjutnya Piket Buser Polsek mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan mendapati korban dalam keadaan terduduk dan di lehernya terikat kain seprai dan diikat ke teralis jendela," papar Wahyu.
Berdasarkan penelusuran fakta di lapangan, pertikaian antara pasangan suami-istri ini sebenarnya sudah terdeteksi sejak dini hari. Beberapa tetangga mengaku sempat mendengar suara keributan yang hebat dari rumah korban sekitar pukul 02.00 WIB.
"Berawal pada hari Jumat tanggal 19 Juni 2026 sekira jam 02.00 WIB, pelapor dan para saksi (tetangga korban) mendengar ada keributan antara pelaku dengan korban (suami-istri) dari dalam rumah," jelas Wahyu.
Namun, saat itu warga memilih untuk tidak melerai atau masuk ke dalam rumah.
"Para saksi tidak mau ikut campur karena hal tersebut urusan rumah tangga antara pelaku dan korban," tambah Wahyu menjelaskan situasi di lapangan.
Drama penangkapan pelaku terjadi ketika polisi sedang melakukan pengamanan di lokasi kejadian. ES, sang suami, justru muncul dari dalam rumah di tengah kerumunan petugas dan warga.
Load more