News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nekat Melintas, Kakek di Malang Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Palang Pintu Kepanjen

Seorang kakek ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan setelah tertabrak kereta api Matarmaja jurusan Malang – Pasar Senin Jakarta di perlintasan palang pintu kereta api di Jalan Sumedang Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 5 Mei 2024 - 15:28 WIB
Kakek di Malang Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Palang Pintu Kepanjen
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Seorang kakek ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan setelah tertabrak kereta api Matarmaja jurusan Malang – Pasar Senin Jakarta di perlintasan palang pintu kereta api di Jalan Sumedang Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (4/5).

Identitas korban diketahui bernama Syaikul Hayat (64) warga Jalan Kawi 21 Sukun RT 005 RW 005 Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Informasi yang masuk dari piket Mako TRC BPBD Kabupaten Malang kalau sekitar pukul 10.00 WIB, ada orang tertabrak kereta api di perlintasan palang pintu cepokomulyo," ujar Sarianto kepada awak media, Sabtu (4/5).

Mendapatkan laporan ini, dirinya bersama rekan anggota TRC BPBD Kabupaten Malang langsung meluncur ke lokasi dengan mengendarai mobil ambulan.

"Sesampai di lokasi nampak tubuh kakek ini tergeletak di tepian perlintasan kereta api dalam kondisi mengenaskan," bebernya.

Kapolsek Kepanjen, AKP Moch Lutfi mengatakan peristiwa tersebut bermula saat kereta api Matarmaja hendak melintas dari arah timur laut menuju barat daya atau dari arah Stasiun Kepanjen Malang menuju ke arah Jakarta.

Di lokasi kejadian, diketahui perlintasan sudah ditutup oleh petugas jaga. Namun bersamaan dengan itu, secara tiba-tiba korban memaksa menyeberang. Diketahui, korban berlari kecil dari arah utara menuju selatan.

“Mengetahui hal tersebut petugas jaga perlintasan kereta api berusaha mencegah dengan cara meneriaki korban agar tidak menyeberang, namun teriakan petugas kemungkinan tidak didengar/dihiraukan oleh korban,” terang Lutfi saat dikonfirmasi, Sabtu (4/5).

Karena jarak yang sudah dekat, sambung Lutfi, korban yang saat itu sudah sempat berada di sisi selatan rel kemungkinan terserempet badan kereta api, sehingga tubuh korban terpelanting ke arah barat jalan.

Kepala korban membentur cor pagar besi pembatas perlintasan kereta api yang berada di pojok barat daya sisi selatan perlintasan kereta api,” tambahnya.

Usai terserempet badan kereta, korban diketahui meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka benturan di kepala.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen guna dilakukan otopsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Korban mengalami luka pada bagian kepala tengkorak kepala pecah, serta patah tulang tangan kiri, patah tulang kaki kanan dan kiri serta luka di pada lengan kiri,” pungkasnya. (eco/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karier Melesat di Jerman, Gelandang Berdarah Surabaya Ini Isyaratkan Bela Timnas Indonesia

Karier Melesat di Jerman, Gelandang Berdarah Surabaya Ini Isyaratkan Bela Timnas Indonesia

Gelandang muda berdarah Surabaya, Laurin Ulrich, tengah mencuri perhatian seiring kariernya yang terus berkembang di Jerman, bakal membela Timnas Indonesia.
Golkar Tak Masalahkan Usulan KPK Soal Pembatasan Masa Jabat Ketum Parpol Dua Periode: Kami Selalu Ganti Setiap Periode

Golkar Tak Masalahkan Usulan KPK Soal Pembatasan Masa Jabat Ketum Parpol Dua Periode: Kami Selalu Ganti Setiap Periode

Partai Golkar tegaskan tak ada masalah terkait usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan masa jabatan ketua umum partai maksimal dua periode.
FIFA Beri Jalan, PSSI Bisa Naturalisasi Kapten Liga Jepang Berposisi Striker untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

FIFA Beri Jalan, PSSI Bisa Naturalisasi Kapten Liga Jepang Berposisi Striker untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

PSSI bisa Incar Kapten Klub Jepang untuk Naturalisasi dan membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday mendatang, Punya Darah Jawa dan Sudah Lolos Syarat FIFA
Rupiah Tembus Rp17.287 per Dolar AS, Tekanan Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Pemicu

Rupiah Tembus Rp17.287 per Dolar AS, Tekanan Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Pemicu

Rupiah melemah ke Rp17.287 per dolar AS dipicu lonjakan harga minyak dunia dan konflik AS-Iran yang ganggu pasar global.
Kades Pragaan Daya Ditahan, Dana Desa Diduga Jadi Dana Bancakan

Kades Pragaan Daya Ditahan, Dana Desa Diduga Jadi Dana Bancakan

Kejari Sumenep resmi menahan Kades Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan berinisial IM sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan ADD
Selain Dikenal Gubernur Cantik dan Terkaya, Sherly Tjoanda Sabet Penghargaan Kartini Berkat Kiprah Memimpin Malut

Selain Dikenal Gubernur Cantik dan Terkaya, Sherly Tjoanda Sabet Penghargaan Kartini Berkat Kiprah Memimpin Malut

Sherly Tjoanda Laos mendapat penghargaan Anugerah Kartini Infrastruktur Daerah 2026. Pencapaian ini dari hasil kinerja menjadi Gubernur Maluku Utara (Malut).

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT