News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Demam Berdarah, Petugas Lakukan Fogging di Asrama Haji Sukolilo Surabaya

Jelang kedatangan calon jemaah haji kloter perdana di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, petugas PPIH embarkasi Surabaya melakukan sejumlah persiapan
Senin, 6 Mei 2024 - 11:59 WIB
Cegah Demam Berdarah, Petugas Lakukan Fogging di Asrama Haji Sukolilo
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Jelang kedatangan calon jemaah haji kloter perdana di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 11 Mei nanti, petugas PPIH embarkasi Surabaya telah melakukan sejumlah persiapan, diantaranya kesehatan lingkungan asrama haji. 

Petugas melakukan fogging atau pengasapan di beberapa titik di komplek asrama haji, untuk mencegah calon jamaah haji terjangkit demam berdarah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi Surabaya lewat Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya melakukan pengasapan atau fogging di area asrama haji Sukolilo Surabaya. Beberapa titik yang di fogging diantaranya mulai dari halaman luar hingga kamar-kamar yang akan dipakai para CJH untuk menginap, sebelum penerbangan ke Saudi Arabia. Hal ini dilakukan untuk mencegah bahaya nyamuk demam berdarah.

Selain melakukan fogging, petugas BBKK juga memeriksa beberapa tempat terkait banyaknya tikus yang ada di sekitar asrama. Petugas memasang jebakan tikus yang sudah ditempatkan di titik-titik penyebaran tikus, yang berkeliaran di area asrama haji.

Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan menyebutkan, pemeriksaan kesehatan di sekitar lingkungan asrama haji dilakukan guna memastikan standar lingkungan yang baik sehingga para jemaah haji yang masuk merasa aman dan nyaman. 

“Diantaranyanya  seperti pencegahan demam berdarah hingga penyakit pes yang disebabkan oleh bakteri pada tikus. Kami melakukan fogging dan memasang jebakan tikus di arena asrama haji,” ungkap Rosidi Roslan.

Menurut Rosidi Roslan, hasil pemeriksaan kesehatan lingkungan pengendalian vektor nyamuk, lalat dan tikus ini akan kami sampaikan sebagai rekomendasi ke UPT Asrama haji untuk dilakukan perbaikan kita. Sekaligus kita tembuskan ke pusat Kesehatan Haji Kementerian kesehatan dan Kanwil Kemenag apa yang dilakukan sebelum jemaah haji masuk asrama.

"Nyamuk dan Tikus kami kendalikan dengan melakukan fogging dan memasang jebakan. Bila nantinya ditemukan misalnya satu tikus, kita sudah menganggapnya sudah banyak tikus di sini. Jadi kita akan terus antisipasi agar tidak ada tikus," ujar Kabid Kesehatan PPIH Embarakasi Surabaya ini.

Meski sudah melakukan persiapan kesehatan lingkungan, Rosidi Roslan menegaskan, petugas BBKK akan terus melakukan pengawasan dengan frekuensi yang tinggi, dari mulai jemaah masuk hingga kepulangan atau kedatangan nantinya.

"Kami melakukan pengawasan lebih tinggi frekuensinya dalam sehari, karena sekarang jumlahnya lebih banyak (jemaah haji, Red). Kita menyiapkan tim yang bertugas melihat dari sisi lingkungan," paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Rosidi menambahkan, pihaknya  juga memeriksa makanan bagi CJH selama berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. 

“Hal ini agar tetap higienis selama dikonsumsi, terutama satu jam sebelum makanan tersebut dikonsumsi oleh jemaah. Sehingga jemaah tetap sehat dalam menjalankan ibadah haji di tanah suci,” tutupnya. (msi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT