News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kader Gerindra Jadi Alternatif Pendamping Khofifah Versi ARCI, jika Emil Dardak Ditunjuk Menteri

ARCI merilis peta terbaru elektabilitas sejumlah nama yang digadang-gadang maju di Pilgub Jatim 2024.
Jumat, 17 Mei 2024 - 14:57 WIB
survei Pilkada Jatim 2024
Sumber :
  • tim tvone - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com - Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) merilis peta terbaru elektabilitas sejumlah nama yang digadang-gadang maju di Pilgub Jatim 2024.

Hasilnya Khofifah Indar Parawansa masih perkasa di Jawa Timur sebagai figur yang digadang-gadang maju kembali dalam Pilgub Jatim 2024. Namun, untuk posisi Cawagub Jatim masih cukup dinamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur ARCI Baihaki Sirajt mengatakan, jika Emil Elestianto Dardak mendapat garansi menjadi menteri, maka Kharisma Febriansyah bisa menjadi alternatif terbaik.

"Kita tahu, parpol lokomotif di gerbong koalisi Khofifah ialah Gerindra dengan 21 kursi DPRD Jatim. Nama Kharisma yang notabene kader Gerindra sangat potensi dan bisa jadi alternatif semua partai untuk dijadikan cawagub Jatim mendampingi Khofifah," kata Baihaki saat paparan survei. 

Baihaki mengatakan Kharisma merupakan sosok tengah yang bisa merangkul semua kalangan di Jatim. Apalagi, Kharisma merupakan kader didikan langsung Prabowo dan sekarang menjabat sebagai Sekretaris DPD Gerindra Jatim.

"Jadi bisa menjadi jembatan yang bagus juga antara pemerintahan di Jatim dengan pusat jika nantinya Khofifah-Kharisma maju dan menang, Kharisma juga relatif bisa diterima semua parpol pengusung Khofifah," tambahnya.

Baihaki juga menyebut jika Khofifah disimulasikan bergandengan dengan Kharisma, angkanya sudah menembus 50% lebih.

Dalam simulasi ARCI Khofifah-Kharisma memiliki elektabilitas 51,4%. Sementara lawan simulasinya ialah Mantan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar bergandengan dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi yang meraih angka 31,9%. 

"Responden yang belum menentukan di angka 16,7%. Tapi di atas kertas, duet Khofifah-Kharisma sangat mumpuni untuk menang di Pilgub Jatim 2024," jelas Baihaki.

Dalam survei ARCI, elektabilitas Khofifah dalam simulasi 6 nama berada di angka 42,1%. Kemudian ada nama Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad di angka 13,8%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian ada nama Bupati Sumenep yang juga kader PDIP Achmad Fauzi 11,2%. Lalu Ketua Golkar Jatim M Sarmuji 10,9%, Mantan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar 10,7%, Menaker RI Ida Fauziyah 9,2%. Ada 1,1% responden yang tidak tahu/tidak menjawab.

Sementara untuk elektabilitas nama-nama yang digadang maju Cawagub Jatim 2024, nama Emil Elestianto Dardak masih tertinggi di angka 35,7%. Kemudian ada nama Achmad Fauzi di angka 31,3%.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksinya Terekam CCTV, Viral di Media Sosial Pria Diduga Bawa Anak-Istri Curi Paket Milik Kurir di Kalibata

Aksinya Terekam CCTV, Viral di Media Sosial Pria Diduga Bawa Anak-Istri Curi Paket Milik Kurir di Kalibata

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria melakukan aksi pencurian paket milik kurir di kawasan Kampung Pulo Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Detik-detik Kecelakaan Maut di Andara Jaksel, Pemotor Tewas Usai Tabrak Mikrotrans JakLingko

Detik-detik Kecelakaan Maut di Andara Jaksel, Pemotor Tewas Usai Tabrak Mikrotrans JakLingko

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Andara Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu dini hari, 4 Februari 2026.
Abu Dhabi Open 2026: Perjuangan Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Nomor Tunggal Usai Tumbang dari Petenis Unggulan

Abu Dhabi Open 2026: Perjuangan Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Nomor Tunggal Usai Tumbang dari Petenis Unggulan

Petenis Indonesia, Janice Tjen dipaksa gigit jari usai menelan kekalahan dari pemain unggulan, Liudmila Samsonova di babak kedua Abu Dhabi Open 2026.
Disorot KPK! Dana Perjalanan dan Aset Ridwan Kamil Saat Menjabat Gubernur Jabar Ditelusuri

Disorot KPK! Dana Perjalanan dan Aset Ridwan Kamil Saat Menjabat Gubernur Jabar Ditelusuri

Selain menelusuri pembiayaan kegiatan, KPK juga mendalami sumber penghasilan Ridwan Kamil selama menjabat sebagai orang nomor satu di Jawa Barat.
Gubernur Khofifah Penuhi Undangan Presiden Prabowo bersama Pimpinan Ormas Islam Indonesia di Istana Negara

Gubernur Khofifah Penuhi Undangan Presiden Prabowo bersama Pimpinan Ormas Islam Indonesia di Istana Negara

Gubernur Khofifah penuhi undangan Presiden Prabowo bersama para pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam.
Rapat Pleno Komisi Kajian Ketatanegaraan 2026, Ibas Singgung Pentingnya Kajian Ketatanegaraan

Rapat Pleno Komisi Kajian Ketatanegaraan 2026, Ibas Singgung Pentingnya Kajian Ketatanegaraan

Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) membuka Rapat Pleno Komisi Kajian Ketatanegaraan 2026 dengan semangat optimisme untuk terus memperkuat sistem ketatanegaraan Indonesia.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT