News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Home Industri Miras Trobas di Pakis Malang Digrebek Polisi, Pelaku Sudah Beroperasi 1,5 Tahun

Rumah industri miras ilegal yang terletak di tepi Jalan Raya Kedungrejo, Dusun Genitri RT 01 RW 01 Desa Kedungrejo, Pakis digerebek Satresnarkoba Polres Malang.
Kamis, 6 Juni 2024 - 19:22 WIB
Home Industri Miras Trobas di Pakis Malang yang Sudah Beroperasi 1,5 Tahun
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Rumah industri minuman keras (miras) ilegal yang terletak di tepi Jalan Raya Kedungrejo, Dusun Genitri RT 01 RW 01 Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang digerebek Satresnarkoba Polres Malang.

Tersangka sekaligus pemilik usaha miras jenis trobas yakni Muchamad Rochiki (48) warga Desa Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kamis (6/6/2024) siang Polres Malang menggelar press release. Kegiatan ini digelar di tempat industri secara langsung. Bahkan tersangka juga turut dihadirkan dalam press release ini.

Wakapolres Malang, Kompol Imam Mustolih mengatakan, penggerebekan home industri ini dilakukan pada 3 Juni 2024.

"Sebelumnya, kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terdapat home industri miras di lokasi ini," kata Imam.

Usai mendapatkan informasi, petugas kepolisian kemudian melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya rumah tersebut digerebek.

Pada saat penggerebekan, Rochiki saat itu sedang beraktivitas mengolah miras jenis trobas seorang diri.

"Menurut penuturan tersangka, ia mempoduksi, hingga menjualnya ke pembeli seorang diri tanpa ada karyawan," jelasnya.

Kemudian dari hasil penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti. Antara lain lima galon berisi miras, 12 drum biru isi ketan hitam fermentasi, 21 drum biru kosong, 35 galon mineral, elpiji, mesin pompa air, alat penyuling, kompor gaw, corong, jerigen, alat ukur kadar alkohol, dan lainnya.

Dijelaskan Imam, berdasarkan hasil pemeriksaan, ia membuat miras berjalan 1,5 tahun. Dalam pembuatannya, ia berguru dari temannya.

"Saat ini, temannya sedang dalam proses pengembangan," sambungnya.

Sedangkan berdasarkan hasil pemeriksaan, miras tersebut diedarkan di wilayah Kabupaten Malang dan Kota Malang. Ia menjual miras dalam kemasan botol plastik 1,5 liter dengan harga Rp45 ribu per botol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, tersangka harus menanggung perbuatannya. Ia disangkakan Pasal 204 ayat (1) KUHP atau Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a UU 08/1999 tentang perlindungan Konsumen.

"Ancaman hukumannya penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar," tandasnya. (eco/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Piala Dunia 2026, Rabu 17 Juni: Ada Prancis vs Senegal, Lionel Messi Turun Gunung Bela Argentina

Jadwal Piala Dunia 2026, Rabu 17 Juni: Ada Prancis vs Senegal, Lionel Messi Turun Gunung Bela Argentina

Jadwal Piala Dunia 2026 hari ini, di mana ada sejumlah laga seru salah satunya ialah Argentina akan unjuk gigi dan Prancis melawan Senegal.
Viral! Pria Berenang di Kolam Bundaran HI, Kasatpol PP Jakarta Buka Suara

Viral! Pria Berenang di Kolam Bundaran HI, Kasatpol PP Jakarta Buka Suara

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria yang berenang di kolam Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/6/2026).
Mengapa Sepatu Pink Dipakai Banyak Pemain di Piala Dunia 2026?

Mengapa Sepatu Pink Dipakai Banyak Pemain di Piala Dunia 2026?

Jika diperhatikan, ada banyak sekali pemain dari berbagai negara yang turun ke lapangan dengan mengenakan sepatu berwarna pink fuchsia.
Kronologi Pejabat Keuangan Pemkab Purwakarta Tewas dalam Kondisi Mengenaskan, Ditemukan Ada 4 Luka Tusuk

Kronologi Pejabat Keuangan Pemkab Purwakarta Tewas dalam Kondisi Mengenaskan, Ditemukan Ada 4 Luka Tusuk

Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara menjelaskan kronologi sementara kasus kematian pejabat keuangan di Pemkab Purwakarta, Yogi Saleh.
Pemerintah Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Tunarungu, Kemenag Lakukan Standarisasi

Pemerintah Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Tunarungu, Kemenag Lakukan Standarisasi

Dirjen Bimas Islam Kemenag menjelaskan bahwa pemerintah sedang melakukan penyusunan kosa isyarat istilah keislaman dalam satu standar untuk disabilitas tunarungu.
Targetkan 1.000 Kantong Darah, Mal Yogyakarta Ramai Pendonor

Targetkan 1.000 Kantong Darah, Mal Yogyakarta Ramai Pendonor

Plaza Ambarrukmo terlihat ramai oleh para pengunjung yang ingin mendonorkan darah mereka pada program donor darah, kerja sama RCMY dengan PMI DIY, Senin (15/6).

Trending

Viral! Pria Berenang di Kolam Bundaran HI, Kasatpol PP Jakarta Buka Suara

Viral! Pria Berenang di Kolam Bundaran HI, Kasatpol PP Jakarta Buka Suara

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria yang berenang di kolam Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/6/2026).
Mengapa Sepatu Pink Dipakai Banyak Pemain di Piala Dunia 2026?

Mengapa Sepatu Pink Dipakai Banyak Pemain di Piala Dunia 2026?

Jika diperhatikan, ada banyak sekali pemain dari berbagai negara yang turun ke lapangan dengan mengenakan sepatu berwarna pink fuchsia.
Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) menggelar Muktamar VIII di Sunset 100 Kuta, Bali, pada 15–16 Juni 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT