GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deklarasi Damai, Warga Desa Pakel Banyuwangi Sepakat Tolak Oknum Luar Daerah Penebar Kebencian

Bertahun-tahun mengalami situasi tidak nyaman dan aman akibat polemik lahan, akhirnya warga di Desa Pakel, Kecamatan Licin, bangkit
Jumat, 21 Juni 2024 - 12:11 WIB
Warga Desa Pakel Sepakat Tolak Oknum Luar Daerah Penebar Kebencian
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Banyuwangi, tvOnenews.com – Bertahun-tahun mengalami situasi tidak nyaman dan aman akibat polemik lahan, akhirnya warga di Desa Pakel, Kecamatan Licin, bangkit. Tak ingin polemik terus berlarut akibat ada kelompok yang mengaku berhak atas tanah di Desa Pakel, warga akhirnya menggelar deklarasi damai, Kamis (20/6) sore.

Sekitar seratus warga yang mayoritas kaum emak-emak ini mengikuti deklarasi damai yang diadakan oleh Presidium Gerakan Pakel Damai dan Sejahtera. Tidak hanya warga Desa Pakel. Deklarasi di salah satu rumah makan ini juga diikuti perwakilan desa tetangga. Sebab, akibat polemik lahan, ternyata mereka juga kena imbasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Presidium ini dibentuk sebagai wadah warga Pakel yang ingin mewujudkan perdamaian. Warga bisa rukun tanpa polemik pertanahan yang sebenarnya milik negara,” kata Ketua Presidium Gerakan Pakel Damai dan Sejahtera, Rohimin.

Ada lima hal yang diperjuangkan presidium ini. Diantaranya, sepakat menjaga silaturahmi, kerukunan dan persaudaraan di Desa Pakel. Kedua, siap melawan informasi bohong atau hoaks yang memecah belah warga Pakel. Ketiga, mengecam dan menolak oknum dari luar daerah yang menanamkan kebencian di Desa Pakel. Selanjutnya, warga mendukung supremasi hukum di Desa Pakel. Terakhir, warga akan bersama-sama berjuang mewujudkan Desa Pakel yang damai dan sejahtera.

Selain deklarasi, acara ini menjadi kesempatan warga untuk menyampaikan keluhannya. Sebab, sejak persoalan ini muncul di tahun 2018, situasi antar warga sangat tidak nyaman dan aman. Apalagi muncul dua kelompok warga yang berbeda pandangan soal status pertanahan di Pakel.

“Kalau melihat sejarah, tanah di Pakel yang berpolemik itu adalah milik tiga warga, Karso, Dulgani dan Senen di zaman Belanda. Namun, ketika merdeka, tanah itu belum pernah didaftarkan ke BPN. Jadi, diambil alih negara,” beber Samsul Muarif, pengurus Presidium Gerakan Pakel Damai dan Sejahtera.

Pihaknya berharap, meski surat dari BPN menyatakan tanah di Pakel tak masuk Hak Guna Usaha (HGU) PT Bumisari, menurutnya, bukan berarti tanah itu adalah milik warga. Apalagi, hanya berdasarkan akta 1929 di era kolonial.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Xiaomi Pamer Mobil Konsep Vision Gran Turismo di MWC Barcelona, Hypercar Listrik 1.900 HP yang Bikin Dunia Otomotif Kaget

Xiaomi Pamer Mobil Konsep Vision Gran Turismo di MWC Barcelona, Hypercar Listrik 1.900 HP yang Bikin Dunia Otomotif Kaget

Xiaomi Bikin Heboh! Film Dokumenter Vision Gran Turismo Bongkar Desain Hypercar Listrik 1.900 HP. Design mobil dengan konsep futuristik Vision Gran Turismo 7 ini
Antisipasi Lonjakan Konsumsi, Pertamina Patra Niaga Jamin Stok BBM dan LPG Aman saat Ramadan-Lebaran

Antisipasi Lonjakan Konsumsi, Pertamina Patra Niaga Jamin Stok BBM dan LPG Aman saat Ramadan-Lebaran

Mengantisipasi lonjakan konsumsi pada periode Ramadan-Lebaran, Pertamina menambah cadangan stok dan memastikan kesiapan sarana serta fasilitas distribusi.
Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil Listrik? Simak Daftar Rest Area Tol Trans Jawa dengan SPKLU

Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil Listrik? Simak Daftar Rest Area Tol Trans Jawa dengan SPKLU

Daftar rest area di Tol Trans Jawa yang telah menyediakan fasilitas SPKLU menjelang mudik lebaran 2026. Pemerintah bersama PLN terus memperluas jaringan SPKLU
Ceramah Tarawih di Kampus UGM, Jusuf Kalla Sebut Perdamaian Dunia Butuh Keadilan dan Penguasaan Teknologi

Ceramah Tarawih di Kampus UGM, Jusuf Kalla Sebut Perdamaian Dunia Butuh Keadilan dan Penguasaan Teknologi

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa upaya menciptakan perdamaian harus didasarkan pada keadilan serta didukung oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tak Disangka, Buya Yahya Blak-blakan Bicara Tugas Prabowo sebagai Presiden RI: Tidak Gampang, Berat

Tak Disangka, Buya Yahya Blak-blakan Bicara Tugas Prabowo sebagai Presiden RI: Tidak Gampang, Berat

Saat hadir di acara buka puasa bersama, pendakwah KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mengakui tugas Prabowo Subianto sebagai Presiden RI tidak mudah.
Kasatgas Tito Minta Huntara Dimaksimalkan, Pengungsi di Tenda Harus Jadi Prioritas Utama

Kasatgas Tito Minta Huntara Dimaksimalkan, Pengungsi di Tenda Harus Jadi Prioritas Utama

Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang membutuhkan perhatian khusus untuk pembangunan hunian sementara atau huntara.

Trending

Jadwal Lengkap Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Langsung Main, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Electric PLN Usai Lebaran

Jadwal Lengkap Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Langsung Main, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Electric PLN Usai Lebaran

Jadwal lengkap final four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan unjuk gigi setelah lebaran di laga yang berlangsung di tiga kota berbeda.
Terpopuler: AFC Resmi Umumkan Hasil Sidang Komdis, Skenario Gila Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 hingga John Herdman Full Senyum

Terpopuler: AFC Resmi Umumkan Hasil Sidang Komdis, Skenario Gila Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 hingga John Herdman Full Senyum

Tiga berita sepak bola paling populer di tvOnenews.com: hasil sidang AFC soal Persib sudah keluar? skenario Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, hingga kabar gembira untuk John Herdman.
Update Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026: 6 Nama Hampir Dipastikan, Satu Bintang Berpotensi Menyusul

Update Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026: 6 Nama Hampir Dipastikan, Satu Bintang Berpotensi Menyusul

Timnas Indonesia terancam kehilangan banyak pemain jelang FIFA Series 2026. Enam pemain sudah absen karena sanksi dan cedera, Mauro Zijlstra juga berpotensi menyusul.
PBVSI Rencana Datangkan 4 Pemain Naturalisasi dari Brasil untuk Timnas Voli Indonesia, Siapa Saja?

PBVSI Rencana Datangkan 4 Pemain Naturalisasi dari Brasil untuk Timnas Voli Indonesia, Siapa Saja?

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) mengungkapkan rencana naturalisasi empat pemain dari Brasil untuk memperkuat Timnas Voli Indonesia di masa depan.
Siapa Anis Syarifah? Istri Bos Rokok HS yang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Moge dengan Yamaha Jupiter MX

Siapa Anis Syarifah? Istri Bos Rokok HS yang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Moge dengan Yamaha Jupiter MX

Berikut profil mendiang Hj. Anis Syarifah, istri pengusaha rokok HS dan pendiri Surya Group yang meninggal dunia imbas kecelakaan di Kulon Progo, DI Yogyakarta.
Duh, Persija Kena Badai! Gagal Tempel Persib di Klasemen Liga 1, Empat Pilar Macan Kemayoran Tumbang Sekaligus

Duh, Persija Kena Badai! Gagal Tempel Persib di Klasemen Liga 1, Empat Pilar Macan Kemayoran Tumbang Sekaligus

Persija Jakarta gagal memanfaatkan peluang untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Liga 1, Persib Bandung. Situasi makin rumit setelah sejumlah pemain inti
Arya Irwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas Ngaku Sedih Harus Kembalikan Beasiswa LPDP karena Konten Istri Pamer Paspor Inggris: Keluarga Malu

Arya Irwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas Ngaku Sedih Harus Kembalikan Beasiswa LPDP karena Konten Istri Pamer Paspor Inggris: Keluarga Malu

Dalam video itu, Dwi Sasetyaningtyas juga tampak memamerkan paspor Inggris milik sang anak. Ia mengaku sangat senang karena anaknya kini telah menjadi warga negara Inggris.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT