News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pabrik Spon Springbed di Gresik Terbakar Hebat, Warga dan Pekerja Panik Berhamburan

Sebuah pabrik spon springbed milik UD Victori Metalindo, di Dusun Randupukah, Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik terbakar hebat
Kamis, 11 Juli 2024 - 14:13 WIB
Pabrik Spon Springbed di Gresik Terbakar Hebat
Sumber :
  • tim tvone - habib

Gresik, tvOnenews.com - Sebuah pabrik spon springbed milik UD Victori Metalindo, di Dusun Randupukah, Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik terbakar hebat, hingga menimbulkan asap hitam tebal membumbung ke langit, Kamis (11/7).

Kencangnya tiupan angin membuat kobaran api terus membesar dan menghanguskan seluruh isi gudang pabrik, dan membuat para kerja yang ada di dalam pabrik semburat keluar menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu saja, lokasi pabrik yang berhimpitan dengan pemukiman padat penduduk membuat para warga panik dan berusaha menyelamatkan barang berharga mereka dari dalam rumahnya.

Tim tvOnenews.com yang berada di lokasi kejadian sempat melihat warga yang berada tepat di sisi kanan, kiri dan belakang pabrik spons tersebut panik semburat keluar rumah. Mereka mengeluarkan barang-barang yang berada di dalam rumah, hingga membasahi rumah mereka dengan air seadanya sebelum pemadam kebakaran tiba.

"Tadi kejadiannya sekitar pukul 10 WIB. Api terlihat berasal dari belakang pabrik. Warga dan para pekerja panik bergegas keluar menyelamatkan diri," Mursidi, salah satu warga.

Diungkapkan Mursidi, awalnya api menjalar tinggi di atas rumahnya. Dia pun segera mengamankan barang-barang berharga. Setelah mengeluarkan barang-barang tersebut, ia langsung menyiram rumah di bagian yang berdekatan dengan pabrik. 

"Tembok-tembok tadi tak basahi dengan air di kamar mandi dan air seadanya, setelah ada petugas damkar, ruang saya dibasahi agar api tidak menjalar," ujar Mursidi. 

"Rumah bibi saya juga terbakar sebagian karena tidak ada penghuninya. Orangnya ke Kalimantan," lanjut Mursidi. 

Sementara Nur Salim, warga lainnya yang berada di belakang pabrik spons mengatakan hal yang sama. Ia baru mengetahui kebakaran setelah mendengar teriakan tetangganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tadi kan istirahat. Sebenarnya saya sedang sakit. Tadi ada tetangga teriak pabrik spons kebakaran. Saya langsung keluar dan melihat api tinggi dengan asap hitam pekat," tuturnya. 

Lantaran takut api menjalar ke rumahnya, ia langsung kembali masuk untuk menyelamatkan ibunya yang sedang sakit. Saat itu ibunya sedang berisitirahat di kamar paling belakang rumahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT