News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MPros Deklarasi Dukung Sugiat sebagai Calon Bupati Jombang, Ini Alasannya

Mantan Penjabat Bupati Jombang, yang telah mundur dari jabatannya karena maju pilkada, Sugiat, mendapat dukungan dari generasi milenial
Senin, 29 Juli 2024 - 10:58 WIB
Pilkada Kabupaten Jombang
Sumber :
  • tim tvone - umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Mantan Penjabat Bupati Jombang, yang telah mundur dari jabatannya karena maju pilkada, Sugiat, mendapat dukungan dari generasi milenial. Kelompok milenial dan Gen Z yang tergabung dalam Milenial Profesional akhirnya membentuk MProS (Milenial dan Gen Z Pro Sugiat). 

Dukungan disampaikan setelah mengkaji lebih dalam sejumlah figur yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat akan maju menjadi calon bupati dalam pilkada November 2024 mendatang.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukungan generasi Z tersebut dibuktikan dengan deklarasi mendukung Sugiat sebagai Bupati Jombang periode 2025-2029, di posko MPros di Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto. Sekitar 40 orang generasi milenial itu meneriakkan yel-yel dengan lantang. 

"Jombang Giat, Jombang hebat, Jombang Giat, Jombang hebat," teriak anak-anak muda itu sambil mengacungkan kepalan tangan kanannya.

Sebelum menutup dengan yel-yel penyemangat perjuangannya, anak-anak muda ini berdiskusi panjang lebih dahulu dengan materi berbagai persolan yang terjadi di Kabupaten Jombang selama ini. Para alumnus berbagai perguruan tinggi tersebut mencoba mengkritisi berbagai kebijakan bupati.   

“Kami harus menentukan sikap dalam Pilkada 2024 Jombang. Milenial dan Gen Z tidak boleh apatis. Kebijakan pemerintah sangat berpengaruh terhadap masa depan milenial dan Gen Z,” ungkap Ahmad Danail Miqdad (Amiq), Koordinator MPros.

Sebab menurut Amiq, panggilan akrabnya, untuk menentukan siapa yang akan didukung, perlu melakukan sinkronisasi dalam menilai sosok yang beredar di masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nama-nama yang sudah beredar, masing-masing memiliki plus minus. Sosok yang sudah pasang baliho diri ini, memiliki kelebihan dan kekurangan. Setelah mengkaji lebih dalam, kami memutuskan untuk mendukung langkah mantan Pj Bupati Jombang Sugiat maju di Pilkada Jombang,” tegasnya.
 
Menurut Amiq, kalau hanya aman, baik, damai, tenang, maka, Jombang sekarang sudah cukup. Tetapi, kedepan butuh sosok yang inovatif, responsif, tegas dan cerdas. 

“Tantangan warga Jombang ke depan jauh lebih kompleks. Termasuk bagi kaum milenial dan Gen Z seperti kami-kami ini. Kalau tata kelola Kabupaten Jombang seperti yang sudah-sudah, maka, ke depan kita akan tergilas perkembangan zaman, tenologi dan digitalisasi,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Motif Sementara Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Kekecewaan Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Konselor Dampingi Keluarga

Motif Sementara Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Kekecewaan Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Konselor Dampingi Keluarga

Motif sementara anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu mulai digali pihak kepolisian.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Thalita Ramadhani Gagal Buka Kemenangan, Indonesia 0-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Thalita Ramadhani Gagal Buka Kemenangan, Indonesia 0-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Thalita Ramadhani Wiryawan gagal meraih kemenangan di laga debutnya sehingga Indonesia kini tertinggal 0-1 dari Hong Kong.
Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Kayu Gelondongan di Aceh ke Tahap Penyidikan

Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Kayu Gelondongan di Aceh ke Tahap Penyidikan

Hal ini dibenarkan oleh Dittipidter Bareskrim Polri, Brigjen Moh. Irhamni, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).
Persija Jakarta Sudah Punya 4 Striker, Tepatkah Langkah Macan Kemayoran Datangkan Mauro Zijlstra?

Persija Jakarta Sudah Punya 4 Striker, Tepatkah Langkah Macan Kemayoran Datangkan Mauro Zijlstra?

Dengan kedatangan Mauro Zijlstra, Persija Jakarta total akan memiliki lima striker tajam. Lalu, apakah pemain Timnas Indonesia itu bisa merebut tempat utama?
Bahar Bin Smith Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Anggota Banser, Disebut-sebut Ikut Lakukan Pemukulan

Bahar Bin Smith Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Anggota Banser, Disebut-sebut Ikut Lakukan Pemukulan

Bahar Bin Smith dijadwalkan untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan anggota Banser pada Rabu (4/2/2026). 
Juventus Terima Kabar Superbahagia dari Dusan Vlahovic Jelang Tantang Atalanta di Perempat Final Coppa Italia

Juventus Terima Kabar Superbahagia dari Dusan Vlahovic Jelang Tantang Atalanta di Perempat Final Coppa Italia

Juventus tampaknya menerima kabar superbahagia menjelang duel kontra Atalanta di perempat final Coppa Italia. Dusan Vlahovic sudah kembali berlatih setelah pulih dari cedera.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT