GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Massa Kumail di Surabaya Mengutuk Pembunuhan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh

Kumail aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya sebagai bentuk mengutuk Zionis Israel dan Amerika Serikat yang dianggap bertanggung jawab atas terbunuhnya pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Ibu Kota Teheran, Iran, Selasa (7/8).
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 7 Agustus 2024 - 14:36 WIB
Ratusan Massa Kumail di Surabaya Mengutuk Pembunuhan Pemimpin Hamas
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com – Ratusan massa dari Komunitas Umat Islam Anti Amerika dan Israel atau Kumail, Selasa siang (6/8) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya sebagai bentuk mengutuk Zionis Israel dan Amerika Serikat yang dianggap bertanggung jawab atas terbunuhnya pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Ibu Kota Teheran, Iran, Selasa (7/8).

Dalam aksi ini, para pengunjukrasa mengibarkan bendera Palestina sembari memajang poster bergambar foto mendiang Ismail Haniyeh, serta mengangkat poster bertuliskan kecaman terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam orasinya, Zainal Nahrawi selaku penanggung jawab aksi menyatakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Kumail ini sebagai respon terhadap aksi yang dilakukan oleh entitas Zionis yang telah merenggut nyawa pemimpin Hamas Ismail Haniyeh.

“Aksi kali ini adalah respon kita atas aksi yang dilakukan oleh entitas Zionis Israel yang mana Zionis ini telah merenggut nyawa pemimpin Hamas dan kami mengutuk perbuatan tersebut. Ini adalah reaksi terhadap apa yang telah dilakukan oleh zionis Amerika dan Israel. Kita hanya melakukan aksi sebagai bentuk perlawanan kita menyikapi kearoganan penjajahan terhadap rakyat sipil Palestina,” kata Zainal disela-sela aksi.

Aksi demo mengutuk Israel ini sengaja dilakukan di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya sebagai bentuk mendorong pemerintah Indonesia untuk terus peduli terhadap bangsa Palestina yang tertindas, seperti yang termaktub dalam Undang-Undang Dasar 1945, dimana penjajahan di muka bumi harus dihapuskan.

“Karena memang seperti yang kita ketahui bahwa, dalam Undang-Undang kita menyatakan penjajahan di muka bumi harus dihapuskan, kami berharap Pemerintah mau peduli kepada bangsa Palestina karena memang bangsa Palestina ini bangsa yang tertindas,” terang Zainal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penanggung jawab aksi menegaskan, konflik yang terjadi di Palestina saat ini bukanlah konflik Agama, atau etnis, melainkan sudah merupakan konflik kemanusiaan.

“Kami menyatakan bahwa konflik di Palestina ini bukan lagi konflik agama, bukan konflik etnis, tapi merupakan konflik kemanusiaan. Saya berharap bahwa sesuai dengan pernyataan Bapak proklamator kita, selama bumi Palestina tidak dikembalikan ke bangsa Palestina, bangsa Indonesia tetap di belakang bangsa Palestina sampai merdeka,” tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT