News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adik Bacok Kakak Kandungnya Hingga Tewas di Wringinanom Gresik, Diduga Karena Warisan

Diduga hanya gara-gara persoalan warisan, seorang adik di Desa Lebanisuko, Kecamatan Wringinanom, Gresik nekat membacok kakak kandungnya sendiri hingga tewas.
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 11:50 WIB
Lokasi pembacokan adik terhadap kakak kandungnya
Sumber :
  • m habib

Gresik, tvOnenews.com - Diduga hanya gara-gara persoalan warisan, seorang adik di Desa Lebanisuko, Kecamatan Wringinanom, Gresik nekat membacok kakak kandungnya sendiri hingga tewas.

Dari informasi yang dihimpun, kasus penganiayaan yang berujung tewasnya kakak kandung di tangan adiknya sendiri, di Desa Lebani Suko, Kecamatan Wringinanom, Gresik diduga dipicu persoalan warisan keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Bahwa dari informasi dari warga ke warga, penyebab terjadinya tindak kekerasan dengan menggunakan senjata tajam itu, diduga soal warisan.

"Infonya ribut karena warisan, tapi tidak tahu pastinya. Yang jelas keduanya sama-sama berprofesi sebagai sopir truk,” ujarnya di Desa Lebanisuko, Jum'at (23/8/2024). 

Sementara itu, Kapolsek Wringinanom, AKP Inggit Prasetyanto mengatakan, sejauh ini pihaknya belum bisa mengungkapkan penyebab terjadinya penganiayaan yang berujung tewasnya korban US (52), yang dibacok oleh adik kandungnya KA (46) sekitar pukul 17.30 WIB, Kamis (22/8). 

“Sementara ini, kami masih mengumpulkan petunjuk dari pemeriksaan saksi-saksi dari warga sekitar. Apalagi, pihak keluarga masih dalam kondisi berkabung,” ungkapnya. 

Inggit menjelaskan, dalam aksinya, terduga pelaku yang tak lain adik dari korban ini, melakukan pembacokan dengan senjata tajam jenis parang satu kali kepada korban pada bagian belakang kepala. 

“Kejadian itu di jalan samping rumah korban,” tambahnya.

Terpisah, Kades Lebanisuko Mustofa pada awak media mengatakan, penyebabnya adanya kasus berdarah di desanya juga masih belum diketahui secara pasti. Lantaran kejadian adik yang nekat membacok kakaknya itu, dilakukan secara tiba-tiba. 

“Kejadian secara tiba-tiba, lantaran saat itu, korban baru saja memarkirkan kendaraan truknya Colt Diesel di samping rumahnya. Lalu, korban berjalan ke arah rumahnya. Tiba-tiba di depan rumah adiknya, tidak ada ini itu, tanpa ba bi bu, dan tanya. Adiknya langsung melakukan kekerasan dengan sajam,” bebernya

“Hanya adiknya memegang senjata tajam. Kakaknya dihampiri langsung dibacok, atau ditebas, tidak ada kejadian pertengkaran. Langsung ditebas. Kakaknya tidak bawa apa-apa,” tandasnya. 

Menurut dia, kakak adik itu beda rumah namun, rumahnya satu deretan. Adik korban ini, jarang pulang ke rumah, karena sudah nikah lagi, domisilnya di luar desa. Tapi karena kelurganya masih di Desa Lebanisuko, satu minggu sekali ke desa Lebanisuko. 

“Kalau kakaknya setiap hari pulang ke rumah, kalau tidak kerja,” sambungnya.

Terkait dugaan warisan, pihaknya juga belum busa memastikan karena sampai kejadian kemarin, belum ada pihak keluarga yang melaporkan ke pihak desa. 

“Kalau memang ada masalah, pasti laporan sebelum adanya kejadian. Agar pihak pemdes bisa melakukan mediasi,” jelas kades.

Diakuinya, kejadian itu memang sangat membuat warga geger. Pasalnya, kejadian terjadi saat ibadah sholat maghrib, warga banyak ke masjid. 

“Begitu warga turun masjid sudah ada ada pelaku dan korban kejar-kejaran,” imbuhnya.

Setelah kejadian tersebut, terduga pelaku memang sengaja akan menyerahkan diri setelah melakukan tindakan kekerasan kepada kakaknya. 

“Adiknya memang niatan menyerahkan diri, setelah kejadian tidak berlari kemana-mana. Saya dapat laporan dari keluarga bahwa terduga pelaku dengan sebutan kancil, menebas kakaknya sebutan kacung. Demi keselamatan, dan antisipasi pembalasan, akhirnya saya laporkan dan terduga pelaku untuk diantarkan ke Kepolisian Polsek Wringinanom,” ucap Kades.

Untuk mengantisipasi balas dendam, atau hal yang tidak diinginkan. Pihaknya juga sudah memberikan pemahaman kepada salah satu putra pertama korban saat di rumah sakit. 

“InsyaAllah terima dan tidak ada gejolak. Korban meninggalkan dua anak, laki laki dan perempuan. Yang anak pertama laki-laki sudah berusia 21 tahun, dan yang perempuan masih sekolah SMA,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mustofa menambahkan, sebelum kejadian berdarah ini, memang pernah ada pertengkaran antara keduanya akibat ketidakcocokan persepsi saat perceraian adiknya.

“Korban anak sulung dan terduga pelaku anak keempat dari delapan saudara. Keduanya sopir truk, kakak colts diesel, adiknya Fusso,” pungkasnya. (mhb/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli menyatakan bantuan jatah hidup (jadup) untuk korban banjir dan tanah longsor di daerah itu mulai disalurka
Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dua pemain yang berhasil membawa Jakarta BIN meraih gelar juara Proliga 2024, Megawati Hangestri dan Kara Bajema, kembali bertemu di babak final four musim ini.
Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga nyawa terjadi di jalan Yogya-Wates, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Jumat (3/4/2026).
Mulai Sendiri Perang dengan Iran, Trump Rencana Akhiri Ketegangan karena Takut Kalah di Kongres

Mulai Sendiri Perang dengan Iran, Trump Rencana Akhiri Ketegangan karena Takut Kalah di Kongres

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan sedang berupaya mencari jalan untuk mengakhiri perang dengan Iran, karena ia khawatir kalah di Kongres.
Pengusaha Rokok M Suryo Mangkir dari Panggilan KPK, Kasus Dugaan Korupsi Cukai Kian Disorot Publik

Pengusaha Rokok M Suryo Mangkir dari Panggilan KPK, Kasus Dugaan Korupsi Cukai Kian Disorot Publik

Pengusaha rokok M Suryo mangkir dari panggilan KPK terkait dugaan korupsi cukai. Publik desak KPK bertindak tegas dan transparan.
Mobil Pikap Pengangkut Sayur Terjun ke Sungai Sedalam 10 Meter di Jembatan Getasan Kabupaten Semarang

Mobil Pikap Pengangkut Sayur Terjun ke Sungai Sedalam 10 Meter di Jembatan Getasan Kabupaten Semarang

Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jembatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (3/4/2026).

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT