News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Remaja Karangploso Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Delapan Orang Pesilat PSHT Hingga Kritis

Miris, delapan orang anggota PSHT ranting Dusun Mojosari, Karangploso diduga melakukan pengeroyokan terhadap remaja asal Ngenep, Karangploso, Kabupaten Malang. 
Selasa, 10 September 2024 - 10:59 WIB
Delapan pesilat PSHT, terduga pelaku pengeroyokan remaja hingga kritis
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Miris, delapan orang anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ranting Dusun Mojosari, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, diduga melakukan pengeroyokan terhadap remaja berinisial Asa (17) asal Ngenep, Karangploso, Kabupaten Malang. 

Akibat pengeroyokan ini, Asa dalam kondisi kritis (koma) dan menjalani perawatan intensif di UGD RS Prasetya Husada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Karangploso AKP Moch Sochib, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, peristiwa aksi dugaan pengroyokan yang dilakukan oleh delapan orang anggota PSHT terhadap korbannya itu terjadi hari Jumat (6/9/2024) malam.

"Iya kejadian hari Jumat malam kemarin dan telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Malang pada Sabtu (7/9/2024)," kata AKP Sochib, Senin (9/9/2024) malam. 

Diungkapkan AKP Sochib, peristiwa ini bermula saat korban mengunggah foto dirinya mengenakan kaus atribut PSHT di status WhatsApp. Seorang anggota PSHT berinisial AL yang melihat status tersebut menanyakan pada korban apakah benar ia anggota PSHT.

“Korban menjawab dirinya warga PSHT dan latihan di ranting PSHT Singosari,” jelasnya. 

Akan tetapi, saat AL melakukan klarifikasi secara detail, ternyata korban bukan merupakan anggota PSHT. Ia pun mengajak korban latihan di lokasi kejadian pada Jumat (6/9/2024) pukul 18.30 hingga korban bisa menjadi anggota PSHT resmi.

“Korban janjian dengan saudara AL untuk mengikuti latihan di lokasi dan terjadi penganiayaan oleh anggota PSHT terhadap korban hingga tidak sadarkan diri,” imbuh AKP Sochib.

Lanjut, korban mengalami luka berat hingga tak sadarkan diri. Sekitar pukul 22.00 WIB, korban dibawa oleh anggota PSHT ke Klinik Delima. Namun, pihak klinik menyarankan korban dibawa ke rumah sakit karena kondisinya sudah sangat lemah. Korban kemudian dibawa ke IGD RS Prasetya Husada.

Petugas kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyidikan. Dan petugas telah mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam peristiwa ini.

Para pelaku yang di bawah umur yakni inisial PIA (15), MAS (17), RH (14), VM (16), dan HQN (16) asal Kecamatan Karangploso.

Sedangkan terduga pelaku lainnya, Ragil (19), warga Desa Ngenep, Karangploso, Iman (25) asal Kota Batu dan Nurrochman (27) asal Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

“Saat ini delapan orang anggota PSHT diamankan guna proses lebih lanjut,” terang AKP Sochib. 

Kasihumas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto membenarkan adanya kejadian ini. Sebanyak delapan orang terduga pelaku telah diperiksa oleh Satreskrim Polres Malang.

"Polsek Karangploso telah menyerahkan delapan terduga pelaku pengeroyokan ke polres dan sudah diterima oleh Satreksrim. Saat ini sembilan terduga itu masih dalam pemeriksaan," kata Dadang,

Selain memeriksa delapan terduga pelaku, polisi juga memeriksa tiga orang saksi dan masih bisa bertambah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Dadang belum bisa menyampaikan apa motif pengeroyokan tersebut. Ia akan menyampaikannya ketika proses penyelidikan maupun penyidikan telah selesai.

"Ini masih pendalaman dan pemeriksaan saksi yang ada. Jadi nanti setelah ada hasil dari penyelidikan maupun penyidikan akan kita sampaikan," tukasnya. (eco/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri membuka pendaftaran Peruri Chip Hackathon 2026 bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang-gudang milik Perum Bulog sudah tidak mampu lagi menampung stok beras nasional yang kini mencapai 4,8 juta ton. Bulog harus menyewa gudang swasta untuk menampung cadangan beras tersebut.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, peraih medali emas angkat besi putra kelas 75 kilogram di Asian Games 2026 dan pemecah rekor dunia.
18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

AirNav Indonesia mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Lifter Indonesia yakni Rahmat Erwin Abdullah, berhasil meraih medali emas pada cabor angkat besi kelas 75kg Asian Games 2026 pada hari ini, Sabtu 26 September.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT