GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasar Baru Barat (Comboran) Malang Terbakar Hebat, Puluhan Kios dan 11 Mobil Ludes Terbakar

Kebakaran hebat menimpa Pasar Baru Barat atau Pasar Comboran di Jalan Prof M Yamin Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (13/9/2024) malam.
Sabtu, 14 September 2024 - 11:44 WIB
Pasar Baru Barat (Comboran) Malang Terbakar Hebat, Puluhan Kios dan 11 Mobil Ludes Terbakar
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Kebakaran hebat menimpa Pasar Baru Barat atau Pasar Comboran di Jalan Prof M Yamin Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (13/9/2024) malam.

Kapolsekta Klojen Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto mengatakan, peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 17.45 WIB dan dilaporkan sekitar pukul 18.05 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puluhan personel dari UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang diterjunkan untuk memadamkan si jago merah. Sekitar pukul 21.30 WIB api tampak mulai dapat dikendalikan. 

"Saat kebakaran ini terjadi warga langsung teriak-teriak karena api terlihat menyala. Di lantai dua itu banyak pedagang baju bekas. Di lantai tiga juga baju bekas, dan penjual pisang dan kelapa. Angin juga berhembus kencang jadi api cepat meluas dan membesar," kata Kompol Syabain, Jumat (13/9/2024).

Kompol Syabain memastikan, tidak ada aktivitas pedagang saat peristiwa kebakaran di lantai tiga Pasar Comboran atau Pasar Baru Barat.

"Ketika kebakaran sudah tidak ada aktivitas warga, karena pasar sudah tutup," kata Syabain.

Soal penyebab kebakaran dan sumber api, dia masih belum mendapatkan laporan terkait hal itu. Sebab, petugas pemadam kebakaran masih melakukan upaya pemadaman kobaran api.

"Masih belum diketahui untuk itu," ucapnya.

Dia menambahkan ketika proses pemadaman berlangsung aliran listrik di area pasar dimatikan agar upaya penanganan api berjalan maksimal.

"Akses pemadaman dari gudang ke atas tidak ada kendala, semoga tidak ada kendala," terang Kompol Syabain.

Sementara Kepala Operasional UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang Anang Yuwono mengungkapkan, titik kebakaran di Pasar Comboran Malang berawal dari lantai dua. Api kemudian naik ke lantai tiga karena tiupan angin kencang.

"Titik api awal dari lantai dua. Tapi nggak langsung turun ke bawah, melainkan ke atas karena hembusan angin begitu cepat," kata Anang Yuwono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di lantai dua bangunan yang terbakar disebut Anang, berasal dari lapak pedagang penjual pakaian dan sepatu. Hal ini membuat api mudah membesar hingga menghanguskan hampir 85 persen bangunan pasar.

"Lantai satu atau lantai dasar aman, lantai dua dan tiga itu bisa dilihat sendiri. Kejadian pertama di lantai dua, orang yang jualan pakaian. Persentase (terbakar) kurang lebih 85 persen," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Tengah heboh kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo. Menteri Agama beri respons tegas
Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok penyayang binatang. 
Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Sean Strickland tampil dominan saat menaklukkan Khamzat Chimaev di UFC 328, sekaligus merebut kembali sabuk juara kelas menengah. Tak hanya itu, rekor baru.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Bukan Sekadar Brace ke Gawang Persija: Adam Alis Buktikan Keputusan Gabung Persib Bandung Tak Salah

Bukan Sekadar Brace ke Gawang Persija: Adam Alis Buktikan Keputusan Gabung Persib Bandung Tak Salah

Brace ke gawang Persija Jakarta tak hanya memastikan kemenangan Persib Bandung, tetapi juga menjadi pembuktian Adam Alis atas keputusan besar dalam kariernya.
Dipicu Dendam Keluarga, Perempuan di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Kakak Ipar

Dipicu Dendam Keluarga, Perempuan di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Kakak Ipar

Seorang perempuan bernama Nanda Tritami meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan oleh mantan kakak iparnya berinisial CMM. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT