GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Luluk Nur Hamidah Tekankan Urgensi Pencegahan KDRT dan Kekerasan Seksual di Jatim

Menurut Luluk, kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, termasuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), masih tinggi di Jawa Timur.
Senin, 16 September 2024 - 15:26 WIB
Luluk Nur Hamidah
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Bakal Calon Gubernur Jawa Timur dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luluk Nur Hamidah, menghadiri acara bersama para pendukung dari 18 kecamatan di Sidoarjo. Ia didampingi oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, dan Ketua Sementara DPRD Jawa Timur, Anik Maslachah, di Griya Jaya Hasanah, Jasem, Bulusidokare, Sidoarjo.

Menurut Luluk, kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, termasuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), masih tinggi di Jawa Timur. Ia berkomitmen untuk memperjuangkan pengurangan kekerasan di provinsi tersebut agar tidak terjadi lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"KDRT tidak bisa dinormalisasi atau dianggap sebagai hal biasa. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan pelanggaran pidana. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama menyiapkan pencegahannya," tegasnya.

Langkah-langkah yang harus diupayakan termasuk hukum acara yang berpihak kepada korban, penanganan yang adil, serta bantuan dan dukungan dari berbagai pihak.

"Di sekolah-sekolah, lembaga keagamaan, dan asrama harus juga disiapkan edukasi mengenai kewaspadaan terhadap kejahatan seksual dan tindakan yang harus diambil jika menjadi korban. Terlebih, jika tidak ada hotline 24 jam yang siap sedia sebagai tempat pengaduan pertama bagi para korban," tambahnya.

Selain itu, Luluk menekankan pentingnya pendanaan yang cukup untuk memastikan unit pelayanan terpadu di setiap kabupaten dan kota di Jawa Timur dapat beroperasi secara maksimal dan profesional dengan melibatkan ahli, karena adanya insentif pendanaan dari APBD.

Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Timur yang juga politisi PKB, Anik Maslachah, menyampaikan bahwa Luluk merupakan kader yang potensial dan nyata dalam bekerja.

"Mbak Luluk adalah salah satu vokalis legislatif. Kita tahu bagaimana Mbak Luluk memperjuangkan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UUTPKS) dan kesejahteraan ibu serta anak. Hari ini kita melihat bagaimana Mbak Luluk berjuang untuk pelayanan yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anik melanjutkan bahwa melihat pengalaman Luluk dalam hal perdamaian, perempuan, dan anak, ia adalah pilihan yang tepat.

"Oleh karena itu, PKB memutuskan untuk menghadirkan kader yang berkualitas untuk menyelesaikan segala persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta masalah lainnya," pungkasnya. (khu/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa perlindungan nyawa prajurit TNI yang bertugas di Lebanon adalah harga mati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT