News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sinergi PG dan Perkumpulan Pengecer Pupuk Indonesia (PPPI) Pastikan Distribusi Pupuk Merata Harga Terjangkau

Ribuan orang yang tergabung dalam Perkumpulan Pengecer Pupuk Indonesia (PPPI) berkomitmen mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan kedaulatan pangan nasional.
Kamis, 19 September 2024 - 11:02 WIB
Ketua Perkumpulan Pengecer Pupuk Indonesia (PPPI) Jawa Timur
Sumber :
  • m habib

Gresik, tvOnenews.com - Ribuan orang yang tergabung dalam Perkumpulan Pengecer Pupuk Indonesia (PPPI) secara resmi mendeklarasikan diri sebagai organisasi yang berkomitmen untuk memperkuat sinergi dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan kedaulatan pangan nasional

Deklarasi ini sendiri diikuti oleh lebih dari 3.000 anggota PPPI dari berbagai penjuru wilayah di Indonesia mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan luar Pulau Jawa. Deklarasi PPPI pada Rabu (18/9) tersebut berlangsung di GOR Tri Dharma PT Petrokimia Gresik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadir dalan kegiatan Deklarasi, Ketua umum PPPI Pusat, Ketua PPPI Jawa Timur dan sejumlah pejabat terkait di antaranya direktur operasional dan produksi PT Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih, Dirjen Kementerian Perindag, Dirjen Koperasi dan perwakilan dari Bulog.

Ketua PPPI Jawa Timur Ir. Kusbianto Susilo Putro mengatakan, jika deklarasi Perkumpulan Pengecer Pupuk Indonesia (PPPI) diikuti oleh anggota yang tersebar di 38 kabupaten/kota yang jumlahnya diperkirakan mencapai enam ribuan anggota PPPI.

"Tujuan kami menyelenggarakan deklarasi PPPI ini untuk mewadahi teman-teman semuanya. Selama ini teman-teman tidak ada untuk panutan dan lain sebagainya. Sehingga perlu adanya wadah ini PPPI (Perkumpulan Pengecer Pupuk Indonesia)," kata Kusbianto.

Kusbianto menegaskan, jika para pengecer pupuk baik distributor maupun kios, perlu suatu wadah untuk menyampaikan aspirasi atau suatu hal yang perlu disampaikan, karena selama ini untuk pelaporan-pelaporan terkait pupuk sangat sulit, sehingga perlu wadah untuk memudahkan itu semua.

"InsyaAllah ini seluruh Indonesia yang hadir. Tapi untuk luar Jawa itu terwakili masing-masing dua atau tiga. Untuk Jawa Timur sebanyak 5.857 kios dan 188 distributor dan Jawa Tengah terwakili 150 kios, Jawa Barat 120 kios dan DKI dan Banten terwakili masing-masing 10 kios," terangnya.

Dikatakan Kusbianto jika para pengecer mengeluhkan susahnya regulasi dan pelaporan terkait pupuk sehingga banyak pengecer yang mengeluh. Dan berharap untuk dipermudah dalam pelaporannya. Karena kalau pelaporannya tidak benar bisa kena pinalti.

Sementara itu Ketua Umum PPPI, Khilmi  menyampaikan bahwa tujuan utama dari pembentukan PPPI adalah untuk membangun kerjasama yang kuat antara pengecer pupuk dan seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian. 

“PPPI hadir sebagai wadah untuk menyatukan para pengecer pupuk dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mencapai kedaulatan pangan. Kami siap bekerja sama dengan pemerintah, produsen pupuk, dan para petani untuk memastikan distribusi pupuk yang tepat, merata, dan terjangkau,” ujarnya.

Khilmi menambahkan, deklarasi ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menghadapi tantangan distribusi pupuk yang sering menjadi masalah bagi para petani yang sangat membutuhkan pupuk.

"Melalui PPPI, para pengecer diharapkan dapat lebih mudah berkoordinasi dan berkolaborasi dalam memastikan ketersediaan pupuk yang bagi para petani di seluruh penjuru negeri, " ungkapnya. 

Dengan demikian, maka lanjutnya produktivitas pertanian dapat ditingkatkan. Sehingga akan berdampak positif pada ketahanan pangan dan kedaulatan pangan nasional.

Direktur operasional dan produksi PT Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih, ditempat yang sama menyampaikan apresiasinya terhadap pembentukan organisasi PPPI. 

Menurutnya PPPI memiliki peran penting dalam penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani. Ia juga menyampaikan jika stok pupuk aman dan petani tidak perlu khawatir lagi.

"Stok pupuk bersubsidi saat ini telah melebihi ketentuan, dengan total mencapai 1,7 juta ton. Kami berharap, dengan adanya PPPI, penyaluran pupuk dapat berjalan lebih efisien dan tepat sasaran," ungkap Digna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk, lanjutnya sangat mendukung langkah PPPI dalam upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, produsen, pengecer, dan petani.

"Kami berharap dengan adanya PPPI, distribusi pupuk dapat lebih efektif dan efisien, sehingga target kedaulatan pangan dapat kita capai bersama," pungkasnya. (mhb/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri aesthetic medicine di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan berbasis teknologi yang dinilai lebih aman.
Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Jika sebelumnya tindakan bedah kerap menjadi pilihan utama untuk mengatasi kekenduran kulit, kini prosedur minim invasif menjadi preferensi banyak pasien.
Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena. 
Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Inilah update gempa Magnitudo 7,1 yang mengguncang Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) lalu. 

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Singapura yang menjadi tim underdog membuat Vietnam wajib meraih poin penuh bagi Timnas Indonesia.
Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena. 
Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri aesthetic medicine di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan berbasis teknologi yang dinilai lebih aman.
Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Jika sebelumnya tindakan bedah kerap menjadi pilihan utama untuk mengatasi kekenduran kulit, kini prosedur minim invasif menjadi preferensi banyak pasien.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT