News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meriahkan Ruwatan Pasar, Ratusan Warga Berebut Tumpeng Raksasa isi Sayuran, Buah buahan dan Burung Emprit

Unik dan menarik, ratusan warga beramai-ramai berebut tumpeng raksasa yang berisi sayur dan buah-buahan segar saat diarak masuk ke dalam area pasar tradisional Benowo.
Minggu, 22 September 2024 - 14:31 WIB
Ratusan Warga Berebut Tumpeng Raksasa isi Sayuran, Buah buahan dan Burung Emprit
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Unik dan menarik, ratusan warga beramai-ramai berebut tumpeng raksasa yang berisi sayur dan buah-buahan segar saat diarak masuk ke dalam area pasar tradisional Benowo. Warga rela berdesak-desakan untuk mendapatkan isi gunungan yang dipercaya mendatangkan barokah.

Tidak hanya itu saja, suasana ruwatan pasar tradisional Benowo dan sedekah bumi warga Benowo Krajan ini semakin meriah, saat puluhan anak-anak juga ikut berdesak-desakan hingga nekat memanjat gunungan raksasa yang di dalamnya berisi puluhan ekor burung emprit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah anak yang berhasil mendapatkan burung emprit terlihat sangat senang dan bahagia, meskipun mereka harus berdesak-desakan saat berebut untuk menangkap burung emprit dari dalam rangka tumpeng gunungan yang berisi buah dan sayur- sayuran segar itu.

Jefri, salah satu anak yang akhirnya mendapatkan lima ekor burung emprit usai berebut gunungan tumpeng bersama teman-temannya, mengaku sangat senang karena bisa mengikuti ruwatan pasar tradisional Benowo dan sedekah bumi warga.

"Rebutan tumpeng yang di dalamnya ada burung dan sayur sayurnya. semuanya gelut (berebutan) dan langsung dapat burung ini," ujar Jefri pada tim tvOnenews.com, Sabtu (21/9).

Sementara itu, Patno, ketua paguyuban pasar Benowo, mengatakan jika ruwatan pasar bertujuan agar kondisi pasar kembali ramai didatangi para pembeli. Hal ini dikarenakan sebelumnya situasi pasar sempat sepi akibat dampak dari wabah covid 19.

"Ini semua kan dampak daripada pandemi covid- 19 kemarin, sehingga pasar ini semakin hari semakin menurun. Untuk itu kami sebagai pengurus pasar yang baru, ingin mengubah pasar ini ramai seperti semula. Kami membuat gunungan dan tumpang. Kami berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa, supaya pasar Benowo semakin hari semakin meningkat," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Patno juga menjelaskan jika adanya burung emprit di dalam tumpeng gunungan raksasa sebagai simbul kerukunan, bahwa tidak ada perbedaan perlakuan pada para pedagang pasar, baik dari warga Benowo maupun warga luar Benowo.

"Sebagai simbul tidak membeda bedakan pedagang baik warga Benowo maupun dari luar," tegas Patno.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT