News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Air Keruh Akibat Galian C, Warga di Banyuwangi Geruduk Kantor Desa

Gara-gara air sungai keruh akibat galian C, warga Dusun Tegalwudi Desa Bedewang, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, menggeruduk kantor desa setempat
Jumat, 28 Januari 2022 - 09:17 WIB
Warga Dusun Tegalwudi, Desa Bedewang, Banyuwangi mendatangi kantor desa memprotes air keruh akibat galian C
Sumber :
  • tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur – Gara-gara air sungai keruh akibat galian C, warga Dusun Tegalwudi Desa Bedewang, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, menggeruduk kantor desa setempat. Mereka menagih janji penutupan tambang yang memicu keruhnya air.

Aksi warga berlangsung spontan. Mereka tiba di Kantor Desa menjelang tengah hari. Tak hanya laki-laki, beberapa ibu-ibu ikut aksi. Mereka membawa sejumlah tulisan. Isinya, memprotes aktivitas galian C yang memicu keruhnya air sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Warga satu dusun mengeluh, air sungai keruh terkena lumpur galian C. Padahal, warga beraktivitas mandi dan lainnya di sungai,” kata Romadhon, salah satu warga.

Keruhnya air sungai ini, menurut Romadhon, sudah berlangsung hampir enam bulan. Sejak dibukanya galian C di Dusun Arjosari di desa setempat. Sedikitnya ada tiga titik galian C yang dikeruk menggunakan alat berat. Karena keruh, warga tak bisa beraktivitas lagi di sungai. Sebab, kondisinya tak layak digunakan. Dipenuhi material lumpur. Selain untuk aktivitas warga, aliran sungai digunakan untuk pengairan sawah. Para petani mengeluhkan tanaman yang dipenuhi material tanah.

“Petani juga bingung ketika mengairi sawah, airnya berlumpur,” tegas Romadhon.

Menurutnya, sudah empat kali, warga, penambang galian C, petani dan pihak desa melakukan pertemuan. Hasilnya, muncul kesepakatan jika air kembali keruh, aktivitas galian C harus dihentikan.

“Ini air keruh lagi, sehingga warga spontan datang ke kantor desa menagih kesepakatan yang sudah ada,” jelasnya.

Warga berharap, ada solusi air bersih akibat aktivitas galian C itu. Sebab, warga sangat tergantung dengan aliran sungai.

“Kami inginnya ditutup saja galian C. Hari ini, setelah aksi warga, aktivitas galian C sudah berhenti,” jelasnya.

Pihaknya tidak mengetahui apakah galian C tersebut memiliki izin atau tidak.

Kapolsek Songgon AKP Eko Darmawan menegaskan, aksi warga berlangsung spontan. Pihaknya sudah melakukan mediasi terkait tuntutan warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu aksi spontan, kami sudah lakukan mediasi terkait tuntutan warga,” jelasnya. (Happy Oktavia)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 
Ihwal Kasus Amsal Sitepu, Lola Nelria: Aparat Hukum Harus Jaga Amanah Publik

Ihwal Kasus Amsal Sitepu, Lola Nelria: Aparat Hukum Harus Jaga Amanah Publik

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi NasDem, Lola Nelria Oktavia, menegaskan pentingnya menjaga amanah publik dalam pelaksanaan tugas aparat penegak hukum saat RDPU
KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi ke Keluarga Ono Surono Saat Penggeledahan: Penyidik Diterima Dengan Welcome

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi ke Keluarga Ono Surono Saat Penggeledahan: Penyidik Diterima Dengan Welcome

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada intimidasi saat melakukan penggeledahan terhadap rumah Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono di Bandung.
Fuji Akhirnya Bereaksi soal Furab, Tak Disangka Jawabannya Bikin Kaget

Fuji Akhirnya Bereaksi soal Furab, Tak Disangka Jawabannya Bikin Kaget

​​​​​​​Fuji akhirnya bereaksi soal Furab yang viral. Jawabannya bikin kaget, tegas minta netizen tak bawa keluarga meski santai soal jodoh-jodohan dengan Arap.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT