News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria Paruh Baya Dibacok Orang Tak Dikenal di Lumajang, Polisi : Motif dan Pelaku Masih dalam Penyelidikan

Seorang pria paruh baya di Kabupaten Lumajang menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal pada Selasa siang (22/10).
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 23 Oktober 2024 - 07:09 WIB
Warga menunjukan tkp penemuan korban pembacokan
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Seorang pria paruh baya di Kabupaten Lumajang menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal pada Selasa siang (22/10). Nyawa korban tak bisa diselamatkan lantaran mengalami pendarahan hebat.

Korban diketahui bernama Samsul Arifin (42), warga Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh ditemukan warga dalam kondisi tergeletak  di sekitar lahan tebu di Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, sekitar pukul 11.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rekaman video amatir warga yang telah beredar luas, terlihat korban bersimbah darah dengan luka bacok di bagian tangan kanan. Korban yang tak berdaya tersebut sempat ditolong warga setempat yang melintas.

Tidak jauh dari tubuh korban, juga ditemukan sebuah motor matic dengan nomor polisi N 6838 YBP, yang juga dipenuhi bercak darah di bagian body dan joknya.

Sadi, salah seorang warga mengaku melihat korban sudah tergeletak di jalan dengan penuh darah.

"Saya taunya korban sudah tergeletak banyak darah. Ada luka bacok bagian tangan kanan. Korban sudah tidak bisa bicara, karena lemas dan tidak kuat," jelas Sadi.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian untuk dilakukan penanganan. Korban yang sekarat tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Haryoto namun kondisinya tak tertolong lantaran mengalami pendarahan hebat.

Terpisah, Kuasa Hukum Korban, Suryadi mengatakan diketahui korban sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk berangkat kerja. Namun, siangnya pihak keluarga mendapat informasi korban mengalami insiden pembacokan tersebut.

Suryadi menyampaikan korban sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan. Ia juga mengatakan korban juga tidak ada masalah dengan pihak manapun. Usai terjadi aksi tersebut diketahui tidak ada barang berharga apapun yang diambil pelaku.

"Tidak ada (barang diambil). Sepeda motor, dompet dan hp korban masih ada, Jadi pihak keluarga juga belum bisa menyimpulkan apa motif dibalik pembacokan ini," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pihak kepolisian hingga kini masih mendalami kasus tersebut. Kanit Reskrim Polsek Sumbersuko, Aiptu Waluyo menyampaikan masih belum memastikan motif atas aksi pembacokan tersebut.

"Nyawa korban tidak bisa tertolong karena dimungkinkan kehabisan darah. Sementara, untuk motif masih belum jelas, masih dalam penyelidikan. Lukanya (korban) ada di bagian tangan kanan," tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT