News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Money Politic Pak Kades di Pacitan saat Hari Tenang Jadi Sorotan, GMNI Geruduk Bawaslu

Hari tenang Pemilu Serentak 2024 terpaksa harus dinodai dengan adanya dugaan money politic untuk kemenangan salah satu paslon Bupati-Wakil Bupati Pacitan.
Selasa, 26 November 2024 - 17:35 WIB
Dugaan Money Politic Pak Kades di Pacitan saat Hari Tenang Jadi Sorotan, GMNI Geruduk Bawaslu
Sumber :
  • agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Hari tenang Pemilu Serentak 2024 yang seharusnya menjadi momen tanpa ada keributan, terpaksa harus dinodai dengan adanya dugaan money politic untuk kemenangan salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan.

Dugaan money politic itu terkuak setelah beredarnya voice note dari salah seorang kepala desa yang mengarahkan politik uang dengan sejumlah kepala dusun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Muhammad Tonis Dzikrullah, mengungkapkan kekecewaannya terhadap penyelenggara pengawasan pemilu atas kelalaian ini. Bersama puluhan anggotanya, GMNI geruduk bawaslu dan menanyakan kejelasan penanganan dugaan itu.

"Ini kan sudah hari tenang tapi masih ada pendukung paslon yang kami duga politik uang. Bawaslu mestinya gerak cepat memahami situasi ini kan, tapi kok terkesan membiarkan," ujarnya. 

Situasi ini menuai sorotan karena melibatkan oknum kepala desa dan paslon tertentu yang mendapat keuntungan dari money politic tersebut. Jika kondisi seperti ini dibiarkan, integritas penyelenggaraan Pemilu bisa dipertanyakan.

“GMNI akan terus mengawal dan berharap ada tindakan tegas sampai kasus dugaan money politic itu diselesaikan atau bahkan terungkap. Jika tidak, kami akan bawa kasus ini hingga DKPP,” imbuh Tonis.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pacitan Syamsul Arifin, menjelaskan terkait beberapa isu dan berita pelanggaran yang menjadi bola liar di masyarakat, semua masih dalam proses penelusuran.

"Kita tidak serta merta bisa melakukan penindakan, ada mekanisme penelusuran informasi. Jadi informasi tersebut menjadi informasi awal. Proses itu harus kita hormati, karena itu bagian dari taat kepada undang-undang," jelasnya.

Seluruh isu dan berita yang beredar tak lepas dari pengawasan kami. Ada proses penelusuran dan penggalian informasi, dan apabila itu memenuhi syarat formil dan materiil, maka akan dijadikan temuan.

"Ini bukan semata tanggung jawab Bawaslu. Beberapa kasus yang kita tangani, akan kita kaji dengan Tim Penegakan Hukum Terpadu (GAKKUMDU) yang terdiri dari unsur Bawaslu Pacitan, Kejaksaan Negeri Pacitan, dan Polres Pacitan. Mekanisme-mekanisme tersebut harus kita penuhi sesuai dengan regulasi yang berlaku," tambah Syamsul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Voice note yang berasal dari Kepala Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku itu kini masih beredar luas di masyarakat. Publik berharap pihak terkait segera menyelesaikan permasalahan ini demi menjaga netralitas dan stabilitas dalam Pemilu. 

Hari tenang seharusnya menjadi momen bagi masyarakat untuk refleksi demi menentukan pilihan yang tepat tanpa ada tekanan, termasuk money politic yang terus menghantui ruang publik. (asw/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi perubahan komposisi tim usai kehilangan dua pilar andalannya sebelum menghadapi IBK Altos di laga perdana Liga Voli Korea 2026-2027.
Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Herri Pras membantah menantang duel Adi Paryanto. Ia membeberkan bukti chat WhatsApp yang menunjukkan niat awalnya hanya ingin bersilaturahmi dan berdiskusi.
Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

YouTuber Herri Pras mengakui dirinya langsung melakukan hal ini usai diduga dipukul di area ulu hati dan perut oleh segerombolan OTK. Dia masuk ke rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi lalu menelepon polisi.
Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri menghadapi tantangan dalam debutnya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027 saat bertemu IBK Altos pada laga pembuka. (3/11)

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT