GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari ke-16, Polisi Periksa Intensif Tiga Saksi Kasus Dugaan Rudapaksa dan Pembunuhan Siswi MI

Kasus dugaan kekerasan fisik dan seksual yang disertai pembunuhan terhadap siswi kelas 1 MI di Kecamatan Kalibaru pada Rabu (13/11) lalu mulai ada titik terang.
Jumat, 29 November 2024 - 19:52 WIB
Korban kasus dugaan kekerasan fisik dan seksual disertai pembunuhan.
Sumber :
  • Happy Oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan fisik dan seksual yang disertai dengan pembunuhan terhadap siswi kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah di Kecamatan Kalibaru pada Rabu (13/11) lalu mulai ada titik terang. Polisi yang menangani kasus ini sudah memeriksa 27 saksi. Termasuk tiga diantaranya diduga terkait dengan kasus ini.

Saat ini, polisi intensif menggali keterangan dari ketiga saksi tersebut. Seperti yang diungkapkan pengacara keluarga korban, DR Charisma Adilaga Sugiyanto, Jumat (29/11).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari 27 saksi yang mengarah ke terduga pelaku sudah ada sekitar tiga orang. Ketiganya diperiksa secara intensif oleh pihak kepolisian," ujar pengacara yang akrab dipanggil Rama ini.

Update terbaru, Rama menyebut dari ketiga saksi yang intensif digali keterangannya sudah mengerucut kepada dua orang.

"Update terbaru kami mendapatkan informasi bahwa sudah mengerucut kepada dua orang saksi yang diduga mengarah ke pelaku," katanya.

Meski begitu, lanjut Rama, keterangan dua orang saksi tersebut sering berubah-ubah. Dan sampai saat ini polisi terus intensif mendalami keterangan dari keduanya. Rama membeberkan dari keterangan dari orang tua korban sangat membantu polisi melakukan pengembangan dalam penyelidikan kasus ini.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, ketika dikonfirmasi tvOnenews.com, membenarkan kalau polisi masih menunggu hasil laboratorium forensik supaya kasus ini segera menemukan titik terang.

“Hasil laboratorium forensik dari Polda Jatim sudah keluar, yang dimaksud adalah pemeriksaan korban dan barang bukti lainnya,“ ujar Kapolresta Rama, Jumat (29/11).

Kapolresta Rama menegaskan kalau saat ini polisi masih menunggu hasil pemeriksaan sampel darah yang tengah diujikan di Labfor Mabes Polri.

"Kami masih menunggu yang dari Labfor Mabes. Mohon doanya bisa keluar hasilnya 2-3 hari ini ya,” tegas Kapolresta Rama.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, dugaan kekerasan fisik dan seksual disertai pembunuhan dialami siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) asal Kecamatan Kalibaru, CNA. Korban ditemukan meregang nyawa di area kebun tak jauh dari rumahnya, Rabu (13/11).

Korban pertama kali ditemukan dalam kondisi terlentang dekat gubuk tua di kebun tersebut. Saat ditemukan ibu kandung dan wali kelas, korban masih mengenakan seragam yang sudah terbuka kancingnya dan bawahnya tidak tertutup. (hoa/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari kebiajakan baru Dedi Mulyadi hingga omongan Khabib Nurmagomedov.
Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 sektor ganda campuran yang pertemukan pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT