News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Paman Korban Ungkap Penyebab Kematian 5 Sekeluarga: Gas Beracun dari Endapan Bambu

Paman korban yang menjadi saksi awal mengungkap dugaan penyebab kematian kelima sekeluarga di dalam sumur tua di Desa Jarin, Pademawu, Kabupaten Pamekasan
Senin, 2 Desember 2024 - 14:33 WIB
Syaiful Bahri paman Sa'i salah satu korban
Sumber :
  • tvOne - veros afif

Pamekasan, tvOnenews.com - Paman korban yang menjadi saksi awal mengungkap kematian kelima sekeluarga di dalam sumur tua di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Senin (2/12).

Syaiful Bahri paman Sa'i salah satu korban menyebut, kelima orang yang meninggal lantaran menghirup gas beracur diduga akibat dari hasil endapan rendaman bambu di dalam sumur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Paman yang saat itu mendengar langsung, sebelum air di dalam sumur di sedot pakai pompa air, korban pertama yaitu Hozen sempat mengambil semua bambu dengan ukuran 1 meter setengah, namun tidak ada reaksi apapun hanya tercium bau menyengat.

"Setelah korban pertama mengambil bambu yang ukuran 1 meter setengah, Sa'i keluar dari dalam sumur karena tidak kuat bau busuk. Karena airnya cukup dalam, akhirnya di sedot oleh oleh Sa'i dan Fathorrosi menggunakan mesin pompa untuk di kuras," ungkap Syaiful Bahri.

Setelah air di sedot dengan sisa ketinggian air kurang lebih setengah meter, Hosen masuk kembali ke dalam sumur yang di bantu Sa'i dan Fathor Rosi untuk mengambil sisa bambu yang ukuran 1 meter di dasar sumur.

"Setelah masuk sampai di dasar sumur, Hosen jatuh tersungkur dan disusul Sa'i serta fathor Rosi. Sontak istri Fathor Rosi minta bantuan kepada Zainol dan Samsuri untuk menolong ketiga korban yang kondisi terkapar di dalam sumur," terangnya.

Menurut Syaiful, setelah Zainol dan Samsuri masuk kedua korban itu juga ikut jatuh terkapar, sehingga istri korban itu teriak minta tolong, datanglah Sa’i dan warga sekitar untuk membantu mengevakuasi kelima korban tersebut.

"Kami mengevakuasi menggunakan tali dan dengan membuat sampul yang diikatkan kepada di tangan para korban sehingga bisa ditarik ke atas," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah semua korban berhasil diangkat, para korban sempat dibawa ke rumah sakit umum, namun nyawanya sudah tidak tertolong.

"Saya meyakini para korban ini meninggal diduga keracuna gas hasil endapan rendaman bambu yang di rendam karena baunya sangat menyengat dan kondisi para korban juga membiru," ucap Syaiful.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Juga Main Lawan Persib, Pelatih Ratchaburi FC Sudah Waswas Lihat Kekuatan Pasukan Bojan Hodak: Akan Sulit

Belum Juga Main Lawan Persib, Pelatih Ratchaburi FC Sudah Waswas Lihat Kekuatan Pasukan Bojan Hodak: Akan Sulit

Persib Bandung akan menghadapi Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League 2 2025/2026, dan sang lawan mulai memberi sorotan serius.
Panen Raya Jagung di Maros, Perkuat Langkah Swasembada Pangan

Panen Raya Jagung di Maros, Perkuat Langkah Swasembada Pangan

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui program unggulan Agrosolution kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Seolah Tak Terima Maaf Denada, Ressa Rossano Sampai Tega Lakukan Hal Ini Usai Diakui Sebagai Anak Kandung

Seolah Tak Terima Maaf Denada, Ressa Rossano Sampai Tega Lakukan Hal Ini Usai Diakui Sebagai Anak Kandung

Denada akhirnya mengakui bahwa Ressa Rossano adalah anak kandungnya sendiri.
Fakta-Fakta Pria Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Lampung, Jendela Tidak Terkunci hingga Korban Berkomunikasi dengan Dua Orang

Fakta-Fakta Pria Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Lampung, Jendela Tidak Terkunci hingga Korban Berkomunikasi dengan Dua Orang

Fakta-fakta pria tewas dengan kepala terbungkus plastik di sebuah kosan di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung mulai terungkap satu per satu. 
Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Diprediksi Masuk 15 Besar Dunia usai Jadi Runner-up Piala Asia 2026

Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Diprediksi Masuk 15 Besar Dunia usai Jadi Runner-up Piala Asia 2026

Timnas Futsal Indonesia diperkirakan bisa mencapai peringkat ke-15 dalam pembaruan ranking FIFA nanti. Hal ini merupakan imbas dari kesuksesan tim mencapai final Piala Asia Futsal 2026.
Bali Diperkirakan Akan Dilanda Cuaca Ekstrem, BBMKG Keluarkan Peringatan Dini

Bali Diperkirakan Akan Dilanda Cuaca Ekstrem, BBMKG Keluarkan Peringatan Dini

Bali diperkirakan akan dilanda cuaca ekstrem pada tanggal 11-17 Februari 2026. Untuk itu, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini.

Trending

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Peluang Timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi muda berbakat kembali terbuka. Wonderkid Arsenal, Demiane Agustien, akhirnya masuk radar John Herdman?
Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Seorang janda memuaskan syahwatnya menggunakan alat, apakah diperbolehkan dalam Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama baru. Kiper Eropa, Kayne van Oevelen layak masuk radar John Herdman usai tampil impresif di Eredivisie.
Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Korban pelecehan seksual, Saa dengan akun X @aarummanis merasa pelaku tidak beritikad baik. Itu terjadi pasca Mohan Hazian bikin pernyataan permintaan maafnya.
Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes
Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks kembali diterpa kabar buruk setelah pemain andalannya yang juga merupakan sahabat Megawati Hangestri dikabarkan berpotensi absen panjang di Liga Voli Korea.
2 Agenda Denada di Singapura, Kuasa Hukum Tegaskan Penting sebelum Pertemuan dengan Ressa

2 Agenda Denada di Singapura, Kuasa Hukum Tegaskan Penting sebelum Pertemuan dengan Ressa

​​​​​​​2 agenda Denada di Singapura ditegaskan kuasa hukum sebagai langkah penting sebelum pertemuan dengan Ressa Rizky Rossano akhirnya bisa terwujud.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT