News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inspiratif, Sekolah Alam Ilalang di Batu Wadahi Anak-Anak Korban Perundungan dan Tidak Mampu

Di Sekolah Alam Ilalang, anak-anak diajarkan untuk mendapatkan pengalaman bersosialisasi. Baik dengan teman sebaya maupun dengan lingkungannya.
Selasa, 15 Februari 2022 - 09:26 WIB
Anak-anak belajar di Sekolah Alam Ilalang, Batu
Sumber :
  • Edy Cahyono

Batu, Jawa Timur - Menjadi pendidik adalah cita-cita yang mulia, karena akan melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas serta memiliki kepribadian yang baik. Bahkan pendidikan jadi jalan untuk perubahan yang lebih baik di segala sektor.

Hal itulah yang dipegang teguh oleh Qoriatul Azizah (42), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu sebagai pendidik sekaligus pendiri dari sekolah non-formal yang ia beri nama Sekolah Alam Ilalang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keteguhannya mencerdaskan para calon pemimpin bangsa ini telah ia lakukan sejak 22 tahun lalu. Bahkan hingga saat ini sekolah yang ia dirikan masih eksis dan memberikan manfaat untuk masyarakat sekitarnya.

Qoriatul menceritakan ada banyak suka duka yang dijalaninya sejak membuka Sekolah Alam Ilalang. Karena jauh sebelum Sekolah Alam Ilalang berdiri Ia merintisnya dengan membuka bimbingan belajar.

"Embrio Sekolah Alam Ilalang diawali tahun 2011 silam, saat saya membuka bimbingan belajar. Keinginan untuk membuka sekolah alam karena ada pengalaman di keluarga," ujar Qoriatul, Senin (14/2/2022).

Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut berhubungan dengan kegiatan anak-anaknya. Di mana setiap pulang sekolah aktifitas anak-anaknya dihabiskan dengan menonton TV.

“Pengalaman dari keluarga saya, anak-anak sering menonton TV. Dari situ saya ingin agar anak-anak menghilangkan aktivitas tersebut,”jelasnya.

Lebih lanjut, alumnus SDN Sidomulyo 3 dan SMP Raden Fatah ini menerangkan dengan adanya bimbingan belajar mendapat tanggapan baik dari masyarakat sekitar. Terutama anak-anak yang ikut dalam kelompok belajar bisa mengubah kebiasaannya.

"Dengan bimbingan belajar yang saya gelar sepulang sekolah. Anak-anak jadi memiliki aktivitas positif. Meski di awal bimbel hanya diikuti beberapa anak saja," ungkapnya.

Namun enam tahun berjalan. Tepatnya tahun 2006, Qoriatul diangkat sebagai PNS. Setahun kemudian menjadi masa-masa kejayaan bimbingan belajar yang ia kelola, karena saat itu ada 12 guru yang mengajar dengan 187 siswa.

Tidak hanya membimbing adik-adik pelajar reguler. Tapi juga adik-adik yatim-piatu.

"Selain adik-adik yatim-piatu. Kami juga membimbing korban perundungan atau perceraian orang tua dan sebagainya," imbuhnya.

Dengan banyaknya anak didik, dalam mengajar ia menumpang lembaga pendidikan RA Hasanah. Sebelum itu, ia mengajar dirumahnya.

"Hingga pada tahun 2015, saya mendapatkan tanah hibah dari keluarganya. Kemudian tanah hibah tersebut digunakan untuk tempat belajar mengajar," terangnya.

Tempat tersebut sederhana. Bangunan semi permanen dari bambu berbentuk gazebo. Dengan lokasinya di Gelora Bunga, Desa Sidomulyo.

Setelah memiliki tempat sendiri. Barulah pada tanggal 16 Juli 2016 berdirilah Sekolah Alam Ilalang yang merupakan transformasi dari bimbingan belajar yang ia pimpin.

"Nama Sekolah Alam Ilalang ini saya pilih bukan tanpa alasan. Tapi memiliki makna filosofis. Yaitu merindukan angin namun tak ikut arus karena akarnya yang kuat," tuturnya tegas.

Berbeda dengan sekolah non-formal lainnya. Dalam mengelola, Qoriatul juga menggandeng pihak ketiga atau donatur. Karena dia yakin sekolah akan lebih berkembang jika ada kolaborasi dengan pihak lainnya sebagi pendukung.

"Apalagi ada orang tua yang tidak mampu. Kami menggratiskan Sekolah Alam Ilalang ini. Begitu pula bagi orang tua yang berkecukupan, kami tidak mematok harga," ujarnya.

Untuk konsep, sesuai dengan nama di Sekolah Alam Ilalang, anak-anak diajarkan untuk mendapatkan pengalaman bersosialisasi. Baik dengan teman sebaya maupun dengan lingkungannya.

“Di sekolah, anak-anak dituntut kognitifnya. Sehingga di sini mereka bermain layang-layang, mancing, salat berjamaah, membaca, melukis, sampai presentasi,” katanya.

Selain itu pihaknya juga mengajarkan kegiatan berbasis alam lainnya seperti menanam bunga dan bedah ikan.

Saat ini, di Sekolah Alam Ilalang ada 47 siswa yang ia bimbing. Meliputi anak-anak jenjang SD, SMP, dan SMA. Dengan mayoritas anak-anak dengan latar belakang ekonomi rendah.

Dalam mendidik, pihaknya juga tidak membedakan. Karena menurutnya semua anak adalah sama dan memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka adalah anak langit yang dikirim Tuhan untuk saya. Jadi setiap anak memiliki keinginan baik. Tinggal kami yang bantu mewujudkannya dan mengarahkannya," pungkasnya.

Sementara untuk jam belajar, Sekolah Alam Ilalang buka setiap hari, kecuali Senin. Dengan jadwal sekolah buka mulai pukul 16.30 WIB sampai 19.30 WIB. Untuk akhir pekan, pada pukul 9.00 WIB sampai 13.00 WIB. (Edy Cahyono/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

vivo X500 Ultra dikabarkan membawa kamera telefoto 200MP, sedangkan vivo X500s menguji sensor selfie 68MP berbentuk persegi. Simak bocoran spesifikasinya.
Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Said Aalim Brkic, pemain keturunan Indonesia, kembali masuk skuad Jerman U-17 untuk kualifikasi Euro 2027 di Frankfurt, melawan tiga negara Eropa pada November.
Pamerkan 25 Karya Seni, “Ikhtiar Menitipkan Harapan” Ajak Pengunjung Selami Berbagai Pengalaman Hidup Lewat Ekspresi Visual

Pamerkan 25 Karya Seni, “Ikhtiar Menitipkan Harapan” Ajak Pengunjung Selami Berbagai Pengalaman Hidup Lewat Ekspresi Visual

Sebanyak 25 karya seni yang terdiri atas 22 lukisan dan 3 patung hadir dalam pameran bertajuk “Ikhtiar Menitipkan Harapan” di PORTA by Ambarrukmo Yogyakarta
Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama

Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama

Pendakwah Habib Bahar bin Smith akhirnya buka suara menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang ramai disorot publik. Ia menyinggung konten yang dinilai.
Daftar Pemain Asing Klub Super League di I.League Cup 2026-2027: Persija Tak Masukkan Jeremejeff dan Stjepan Loncar

Daftar Pemain Asing Klub Super League di I.League Cup 2026-2027: Persija Tak Masukkan Jeremejeff dan Stjepan Loncar

Sebanyak 16 klub Super League telah mendaftarkan pemain asing untuk I.League Cup 2026/2027. Menariknya, Persija Jakarta tidak memasukkan dua nama yang penting.
Profil Martha Amalia Iflahah, Sosok Istri Sah Dwi Bagus Martono yang Kini Jadi Sorotan

Profil Martha Amalia Iflahah, Sosok Istri Sah Dwi Bagus Martono yang Kini Jadi Sorotan

Nama Martha Amalia Iflahah menjadi perhatian publik usai kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya di Madiun terungkap. Ini profil istri Dwi Bagus Martono.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT