News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gencarkan Penanaman Durian Premium di Jatim, Khofifah: Peluang Ekspor Black Thorn dan Musang King ke Tiongkok

Gubernur Jawa Timur Terpilih, Khofifah ungkapkan potensi besar pengembangan tanaman durian di Jawa Timur, upaya untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat
Jumat, 27 Desember 2024 - 15:20 WIB
Gencarkan Penanaman Durian Premium di Jatim
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Blitar, tvOnenews.com – Gubernur Jawa Timur Terpilih, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan potensi besar dalam pengembangan tanaman durian di Jawa Timur sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Menurut Khofifah, durian, terutama jenis Musang King dan Black Thorn, memiliki peluang ekspor yang sangat menjanjikan, khususnya untuk memenuhi permintaan pasar di Tiongkok. Selain itu kebutuhan domestik saat ini delapan puluh persen kita masih import untuk jenis durian tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khofifah mengungkapkan hal tersebut usai meninjau langsung Republik Durian Farm di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, pada Jumat (27/12).  

Di kebun seluas satu hektar itu, berbagai jenis durian, termasuk Musang King, Black Thorn, dan Bawor, dibudidayakan dengan hasil yang melimpah. Di Desa Ngaglik sendiri terdapat tiga farm sementara untuk jenis yang sama sedang dikembangkan di Wonosalam Jombang dengan luasan lebih besar.

Dalam kunjungannya, Khofifah berkesempatan untuk memanen langsung durian Musang King dan Black Thorn yang sudah matang di pohon. Tak hanya itu, ia juga ikut serta bersama masyarakat dan sejumlah tokoh lokal dalam memecah durian Musang King dan Black Thorn.

Durian Black Thorn yang dibudidayakan di Republik Durian Farm memiliki ciri khas yang berbeda dengan durian jenis lainnya. Kulit durian ini berwarna hijau dengan duri berwarna hitam di ujungnya, serta pola bergambar bintang yang mencolok. Daging buahnya berwarna oranye dengan rasa yang manis dan legit.

“Saya ini durian lover. Hampir semua jenis durian sudah saya coba, dan durian Black Thorn ini menurut saya adalah yang terbaik, bahkan lebih enak dibandingkan Musang King,” ungkap Khofifah dengan antusias.

Khofifah juga mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu ia mengunggah foto dan video sedang membuka durian Black Thorn di media sosial, yang mendapat sambutan positif dari warganet, termasuk dari Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia. 

“Dubes Tiongkok merespons positif, dan mereka menyampaikan minat untuk mengimpor durian dari Indonesia. Deputi Komersial dan Perdagangan Kedutaan Tiongkok bahkan langsung menanyakan tentang produk durian Black Thorn dan Musang King yang dikembangkan di Jawa Timur,” jelasnya.

Untuk itu, Khofifah menambahkan bahwa kunjungannya kali ini bertujuan untuk meninjau kapasitas produksi durian Musang King dan Black Thorn di Blitar, terutama saat musim panen. Menurutnya, untuk memenuhi pasar ekspor, produk durian harus memenuhi tiga faktor penting yaitu kuantitas, kualitas, dan kontinyuitas.

“Saya yakin durian premium seperti Black Thorn dan Musang King sangat berpotensi untuk masuk pasar ekspor. Maka kunjungan ini Kami ingin memastikan bahwa kualitas dan kuantitas produk durian di sini saat peak season sampai seberapa,” tegasnya.

Khofifah juga mengungkapkan bahwa di masa depan, pengembangan durian premium di Jawa Timur akan semakin diperluas. Ia berencana memanfaatkan lahan idle dan perhutanan sosial untuk meningkatkan luas penanaman durian, mengingat potensi ekonomi yang sangat besar. 

“Karena peluang bisnisnya sangat menjanjikan. Satu hektar kebun durian dengan 100 pohon bisa menghasilkan keuntungan hingga Rp 2 miliar dalam waktu empat sampai lima tahun,” jelas Khofifah mengutip penjelasan Anna Luthfi pemilik farm durian.

Karena itu, Khofifah optimistis bahwa sektor ini dapat berkembang pesat jika melibatkan lebih banyak pihak, seperti lembaga pengelola hutan desa (LMDH) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

“Kita bisa mengembangkan ini lebih masif, misalnya dengan menggandeng LMDH dan juga BUMDes. Satu desa dengan satu hektar kebun empat sampai lima tahun  bisa menghasilkan keuntungan hingga Rp 2 miliar,” tambah Khofifah.

Di sisi lain, pemilik Republik Durian Farm, Anna Luthfie, juga mengungkapkan potensi besar dalam budidaya durian. 

“Mengembangkan durian itu sangat potensial. Petani durian memiliki risiko satu, yaitu kaya raya,” ujar Anna antusias. 

Menurut Anna Luthfie, durian Black Thorn yang dikembangkan di Blitar memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan durian Black Thorn dari Malaysia. Faktor tanah yang subur dan iklim yang mendukung menjadi alasan utama mengapa durian Blitar memiliki rasa yang lebih unggul. 

“Blitar, Tulungagung, Kediri, dan seluruh Jawa Timur memiliki potensi besar untuk budidaya durian premium,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anna juga mengungkapkan bahwa budidaya durian bisa digandengkan dengan budidaya ikan seperti Lele atau Patin. Pasalnya Kolam ikan bisa berfungsi ganda, selain sebagai cadangan air, juga berfungsi sebagai sumber pupuk alami bagi tanaman durian. 

“Itulah alasannya 80 persen pupuk untuk kebun durian di sini adalah dengan pupuk organik,” urainya. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kota Bandung Ajukan Status Darurat Sampah ke Pemprov Jabar, Farhan: Persoalan Sampah Jadi Tantangan Terbesar yang Kami Hadapi

Kota Bandung Ajukan Status Darurat Sampah ke Pemprov Jabar, Farhan: Persoalan Sampah Jadi Tantangan Terbesar yang Kami Hadapi

Kota Bandung mengajukan status darurat sampah kepada Pemprov Jabar.
BMKG Prediksi Seluruh Jakarta Bakal Cerah Berawan pada Selasa Pagi

BMKG Prediksi Seluruh Jakarta Bakal Cerah Berawan pada Selasa Pagi

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jakarta bakal cerah berawan mulai Selasa pagi.
Pelaku Begal Mobil yang Gunakan Setrum Akhirnya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Pelaku Begal Mobil yang Gunakan Setrum Akhirnya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Unit Reserse Kriminal Polsek Denpasar Selatan, Polresta Denpasar menetapkan seorang pria berinisial AF (37), yang merupakan pelaku begal mobil milik seorang dokter.
Menjemput Berkah di Kota Nabi, Timwas DPR Minta Petugas Permudah Langkah Jemaah Menuju Raudah

Menjemput Berkah di Kota Nabi, Timwas DPR Minta Petugas Permudah Langkah Jemaah Menuju Raudah

Gelombang kerinduan umat akan segera bergeser. Mulai 7 Juni 2026 mendatang, hampir seratus ribu jemaah haji Indonesia secara bertahap akan bergerak dari hamparan maktab Mekkah menuju keanggunan Kota Madinah.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-19 vs Timor Leste: Garuda Nusantara Jaga Asa Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2026

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-19 vs Timor Leste: Garuda Nusantara Jaga Asa Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2026

Jadwal siaran langsung Timnas Indonesia U-19 vs Timor Leste, di mana Garuda Nusantara berjuang meraih kemenangan demi lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2026.
Dicari Lewat Sayembara Dedi Mulyadi Rp750 Juta, Aman Yani Diduga Sempat Ngontrak di Cikarang Selatan

Dicari Lewat Sayembara Dedi Mulyadi Rp750 Juta, Aman Yani Diduga Sempat Ngontrak di Cikarang Selatan

Dedi Mulyadi tawarkan sayembara Rp750 juta untuk temukan Aman Yani. Saksi ungkap pria mirip Aman Yani sempat ngontrak di Villa Mutiara, Cikarang Selatan.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Bea Cukai Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) turut merespong polemik terkait permasalahan penahanan dan pembongkaran 15 kontainer bermuatan bahan mineral tambang timah dan ilminite milik PT Putera Mineral Mandiri (PMM).
Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Pelemahan nilai tukar rupiah yang dibuka perdagangan level Rp17.885 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/6/2026) ternyata tidak selalu membawa kabar buruk.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT