GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seniman Kuda Kencak di Lumajang Meninggal Dunia saat Pertunjukan

Seniman kuda kencak warga Dusun Kedung Supit, Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, tiba-tiba meninggal dunia saat atraksi menarik bersama kuda
Jumat, 10 Januari 2025 - 20:56 WIB
Seniman Meninggal Dunia Mendadak saat Pertunjukan
Sumber :
  • Tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Seorang seniman kuda kencak bernama Mistar (53) warga Dusun Kedung Supit, Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, tiba-tiba meninggal dunia saat atraksi menarik bersama kudanya. 

Saat itu, Mistar sedang menjadi pengisi acara hajatan di rumah Abdullah, di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Rabu (8/1) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Detik-detik ambruknya Mistar terekam dalam beberapa video yang diabadikan penonton pertunjukan di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian.

Salah satunya, video berdurasi 1 menit 30 detik yang direkam sendiri oleh putrinya, Ervina Eka Sari.

Dalam video, tampak Mistar menari bersama jaran kencak atau kuda kencak miliknya. Tiba-tiba, ia tersungkur ke samping, tepat di bawah kuda miliknya.

Abdullah, tuan rumah hajatan mengatakan, saat itu Mistar menari seperti biasa menunjukkan kebolehan kuda kencak miliknya.

Pertunjukan baru berjalan 5 menit, korban tiba-tiba terjatuh di bawah kuda miliknya dan tidak bergerak sama sekali.

Awalnya, semua orang mengira hal itu bagian dari pertunjukan. Namun, karena tidak kunjung bergerak, putri Mistar mencoba membangunkan korban tapi tidak ada respon.

Tangis histeris Ervina langsung pecah saat mengetahui ayahnya tidak sadarkan diri.

"Ya waktu ngeremo (menari) itu tiba-tiba jatuh dibawah kudanya, saya kira itu atraksinya nanti dia jatuh terus kudanya jatuh, ternyata tidak, beliau meninggal dunia," kata Abdullah di rumahnya, Jumat (10/1). 

Abdullah menerangkan, saat tiba di rumahnya sebelum pertunjukan, tidak ada tanda-tanda Mistar kurang sehat. Korban juga tidak mengeluh tidak fit kepada Abdullah.

"Gak ada tanda-tanda sakit, orangnya sehat sekali, saya juga kenal baik dengan orangnya," terangnya.

Mistar yang sudah tidak sadarkan diri lantas dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Pasirian. Namun, sesampainya disana, petugas menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Ervina, putri korban mengatakan, sebelum tersungkur, ayahnya hendak mengambil mikrofon untuk mengidung atau menyanyikan syair.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pas mau ambil mik itu langsung jatuh, waktu itu kan mau mengidung," katanya.

Bahkan, Mistar sempat meminta Ervina untuk merekam aksinya agar bisa diunggah di media sosial.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT