News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Kunjung Tangani Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur, Aktivis Desak Polisi

Sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Aliansi Relawan Perempuan dan Anak, berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Kediri, Rabu (23/2/2022). Massa menuntut kalangan wakil rakyat memanggil Kapolres Kediri, AKBP Agung Nugroho, soal lambannya penanganan kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.
Rabu, 23 Februari 2022 - 13:50 WIB
unjukrasa tuntut polisi usut kasus pemerkosaan anak di bawah umur
Sumber :
  • tim tvone - yusuf

Kediri, Jawa Timur - Sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Aliansi Relawan Perempuan dan Anak, berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Kediri, Rabu (23/2/2022). Massa menuntut kalangan wakil rakyat memanggil Kapolres Kediri, AKBP Agung Nugroho, soal lambannya penanganan kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

Para aktivis membawa berbagai poster tuntutan, diantaranya Stop Kekerasan Seksual Pada Anak, Anak-anak Kita Adalah Aset Bangsa, Lindungi Mereka dan masih banyak lagi lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jeannie Latumahina, selaku koordinator aksi, meminta agar kasus yang menimpa NE (12 tahun) diungkap dengan jelas. Sebab, dari sejumlah yang diduga pelaku pemerkosaan, pihak kepolisian baru mengamankan satu orang. Dirinya khawatir jatuh korban lain dari tindakan asusila ini. 

"Keterangan yang kami dapat, pelakunya lebih dari satu. Kami berharap supaya kasus ini diungkap sejelas-jelasnya, supaya dapat memanggil Kapolres dan penyidik untuk mempertanyakan," tegas Jeannie.

Data yang dikumpulkan oleh para aktivis, peristiwa pemerkosaan terhadap NE terjadi berulang kali. Pertama, korban diperkosa oleh empat orang teman ayah korban, pada Senin 27 Desember 2021 sekitar pukul 10.15 WIB.

Tindak kejahatan itu berlanjut di pos siskamling, pada pukul 18.15 WIB. Pelaku pemerkosaan sebanyak tiga orang yang berbeda, kemudian berlangsung lagi di Alas Simpenan, pada pukul 22.05 WIB dengan dua orang pelaku berbeda.

Para pelaku sengaja meninggalkan korban di Alas Simpenan sendirian. Keesokan harinya korban ditemukan oleh salah seorang warga dan dibawa ke rumah Ketua RT setempat. Setelah itu, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kediri di Pare.

Tjetjep Mohammad Yasin, aktivis lainnya mempertanyakan langkah kepolisian yang terkesan lamban menangani perkara tersebut. Sebab, dari laporan pada awal Januari 2022 lalu, baru satu orang pelaku yang diamankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kepada DPRD Kabupaten Kediri supaya memanggil Kapolres dan Kasat Reskrim untuk menegur keras. Bahwa tugas mereka disini untuk menjaga ketertiban. Kalau polisi diam, akan ada korban lainnya," ungkapnya.

Para aktivis sengaja mengadu ke DPRD Kabupaten Kediri karena kecewa terhadap kinerja Kapolres Kediri dan bawahannya. Apalagi, menurut Tjetjep dalam kasus pemerkosaan NE ini ada indikasi terjadinya tindak perdagangan manusia (trafficking).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

AHY menuturkan penutupan bandara dilakukan lantaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mengandung material berbahaya dapat mengganggu mesin pesawat.
Tak Hanya Febrie Adriansyah, Kejagung Juga Periksa Pihak Perbankan Terkait Kasus Korupsi dan TPPU

Tak Hanya Febrie Adriansyah, Kejagung Juga Periksa Pihak Perbankan Terkait Kasus Korupsi dan TPPU

Tim penyidik akan terus menyampaikan perkembangan penanganan perkara kepada publik sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang-undangan......
AHY Minta Kader Kawal Pertumbuhan Ekonomi Supaya Adil: Kesejahteraan harus Disebar ke Semua Wilayah

AHY Minta Kader Kawal Pertumbuhan Ekonomi Supaya Adil: Kesejahteraan harus Disebar ke Semua Wilayah

Menurut AHY, ekonomi berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pekerjaan, penghasilan, daya beli, pendidikan, hingga akses terhadap layanan kesehatan.
Usut Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kejagung Periksa Pegawai BUMN hingga ASN BGN

Usut Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kejagung Periksa Pegawai BUMN hingga ASN BGN

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Anang Supriatna mengatakan, pada Selasa (8/9/2026), pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi.
Viral Pria Lompat ke Rel Tanah Abang Saat KRL Datang, Begini Kronologi dan Kondisinya

Viral Pria Lompat ke Rel Tanah Abang Saat KRL Datang, Begini Kronologi dan Kondisinya

Viral pria diduga lompat ke rel saat KRL hendak masuk Stasiun Tanah Abang. Masinis mengerem, petugas mengevakuasi dan menyerahkannya ke pihak rehabilitasi
Menpora Apresiasi Dukungan Dubes Jepang untuk Kontingen Indonesia yang akan Berlaga di Asian Games dan Asian Para Games 2026

Menpora Apresiasi Dukungan Dubes Jepang untuk Kontingen Indonesia yang akan Berlaga di Asian Games dan Asian Para Games 2026

Menpora Erick Thohir apresiasi dukungan dari Dubes Jepang, Ueno Atsushi, untuk Kontingan Indonesia yang akan berlaga di Asian Games dan Asian Para Games 2026.

Trending

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

AHY menuturkan penutupan bandara dilakukan lantaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mengandung material berbahaya dapat mengganggu mesin pesawat.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Melalui surat yang ia tulis tangan secara rapi di autobiografinya tersebut, Fajar Sahrudin menyampaikan pernyataan untuk pihak berwenang boleh mengautopsinya.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT