GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Malu Lahirkan Anak di Luar Nikah, Pasangan Sejoli di Madiun Tega Buang Bayinya ke Sungai

Tega, pasangan sejoli di Kabupaten Madiun nekat buang bayinya yang baru dilahirkan di Sungai Sono, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun.
Senin, 13 Januari 2025 - 18:16 WIB
Penemuan Bayi di Sungai
Sumber :
  • Tim tvone - miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Tega, pasangan sejoli di Kabupaten Madiun nekat buang bayinya yang baru dilahirkan di Sungai Sono, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun. 

Kejadian tragis tersebut dilakukan pada Rabu (8/1) dini hari, usai pelaku (ibu bayi) melahirkan seorang diri di kamar mandi rumahnya tanpa bantuan medis. Sehari kemudian bayi tak berdosa ditemukan warga mengambang di sungai, korban terbungkus kantong plastik warna merah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada polisi, kedua orang tua bayi Varian Veri Krisdianto (25) warga Desa Sumberejo Kecamatan-Kabupaten Madiun dan Ezlya (16) warga Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu, Madiun, mengaku malu melahirkan bayi diluar nikah  

“Kami malu punya anak di luar nikah,” kata Veri saat press release di Mapolres Madiun, Senin (13/1). 

Sebelumnya, pasangan kekasih ini sempat berulang kali mencoba menggugurkan janin dengan jamu, obat hingga pijat tradisional, namun upaya mereka tak ada hasil, hingga akhirnya bayi hasil hubungan asmara keduanya lahir. 

Menurut pengakuan Veri, sejak menjalani kisah asmara selama 3 tahun, mereka telah melakukan hubungan layaknya suami istri 3 kali dan mereka lakukan di salah satu hotel di Telaga Sarangan. 

Awalnya pelaku tidak mengetahui jika pacarnya hamil, saat usia kandungan sudah 7 bulan keduanya baru sadar ada pergerakan bayi dari dalam perut. Bahkan selama hamil hingga melahirkan itu, pelaku tak pernah memeriksakan kondisi kandungannya ke bidan. 

“Kita panik dan saat itulah timbul niatan untuk menggugurkan janin mulai beli obat, jamu hingga urut ke tukang pijat namun gak ada hasil, sampai akhirnya melahirkan itu,” imbuhnya. 

Sementara itu Kapolres Madiun, AKBP Muhammad Ridwan menerangkan bahwa motif kejahatannya membuang bayi itu karena kondisi panik, malu dan si cowok juga terpengaruh alkohol sehingga tak bisa berfikir jernih, saat dikabari pacarnya baru saja melahirkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena panik dan takut ketahuan, akhirnya pelaku datangi rumah pacar, ambil bayi dibalut dengan kaos dibungkus kantong plastik dan dimasukkan tas ransel kemudian dibuang ke sungai," terang Ridwan. 

Dari hasil olah TKP dan pengembangan anggota, lanjut Ridwan kaos yang dipakai untuk membungkus korban inilah yang menjadi petunjuk. Karena di kaos tersebut tertera identitas sekolah pelaku. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Pram menuturkan sampai hari ini Jakarta memang masih berstatus sebagai ibu kota negara. Selain itu, penggunaan nama DKI juga tetap melekat pada Jakarta.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Seorang anggota polisi Polres Pacitan berpangkat brigadir buron setelah diduga terlibat kasus penipuan puluhan juta rupiah dengan modus bisa membebaskan tahanan
KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK telah memeriksa dua saksi dugaan korupsi terkait benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan
Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Nama Ocha alias Josepha Alexandra menjadi viral seusai mengikuti cerdas cermat empat piral MPR. Begini penjelasannya
Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim mengaku prihatin atas vonis 4 tahun penjara terhadap Ibrahim Arief di kasus pengadaan Chromebook Kemendikbudristek.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT